Comscore Tracker

Terpapar COVID-19, Dua Balita di Jepara Meninggal Dunia

Sang balita sempat sesak nafas, kejang, dan diare

Jepara, IDN Times - Akibat terinfeksi COVID-19, dua balita di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, meninggal dunia. Sebelum meninggal, kedua bayi tersebut sempat mengalami gejala diare dan sesak napas hingga kejang-kejang.

Rendahnya kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan diduga sebagai pemicu penularan COVID-19 di Kabupaten Jepara. Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Jepara per Selasa, 22 Juni 2021, jumlah warga positif virus corona mencapai 12.177 jiwa. 

Baca Juga: COVID-19 Merajalela di Depok, 37 Balita Terpapar dalam Sehari

1. Bayi yang meninggal COVID-19 berusia sembilan bulan dan empat bulan

Terpapar COVID-19, Dua Balita di Jepara Meninggal DuniaIlustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Balita tersebut adalah ASM yang berusia sembilan bulan asal Pakisaji Jepara, yang meninggal dengan hasil PCR positif COVID-19.

Bayi kedua yang meninggal berusia empat bulan, warga Kalinyamatan, yang meninggal pada 18 Juni 2021.

2. Sang balita mengalami gejala diare, kejang, dan sesak napas

Terpapar COVID-19, Dua Balita di Jepara Meninggal DuniaIlustrasi corona. IDN Times/Mardya Shakti

Dari unggahan di jejaring sosial pada 13 Juni 2021 oleh Sylvi Anitasari, dokter spesialis anak yang menangani ASM mengatakan, kondisi pasien saat diterima sangat buruk.

Sebelum meninggal, balita tersebut mengalami gejala COVID-19 seperti sesak napas berat dan kesadaran turun pasca-kejang-kejang, serta suhu tubuh mencapai 42 derajat Celcius. Selain itu, ASM mengalami diare berulang dan terjadi dehidrasi berat.

Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Jepara Muh Ali mengakui, memang ada bayi yang meninggal dengan terkonfirmasi COVID-19. 

“Soal gejalanya ya seperti biasa kalau COVID-19, seperti batuk, pilek, panas. Yang sudah-sudah seperti itu. Semoga nanti tidak ada lagi anak-anak yang terpapar. Kami minta bantuan untuk patuh 5 M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menghindari bepergian,” kata dia mengutip rri.co.id, Selasa, 22 Juni 2021.

3. Rendahnya protokol kesehatan ditengarai jadi pemicu penularan COVID-19

Terpapar COVID-19, Dua Balita di Jepara Meninggal DuniaInfografik Cara Menggunakan Masker yang Baik. IDN Times/Sukma Shakti

Rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan ditengarai sebagai pemicu penularan COVID-19 di Kabupaten Jepara. Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Jepara per Selasa, 22 Juni 2021, jumlah warga positif virus corona mencapai 12.177 jiwa. 

Jumlah tersebut terdiri dari penderita aktif sebanyak 2.416 orang, pasien sembuh 9.138 orang, dan meninggal dunia sebanyak 623 jiwa. 

Baca Juga: Kasus COVID-19 Balita Tinggi, DKI Diminta Larang Anak ke Tempat Umum

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya