Comscore Tracker

Ketua DPRD Surabaya: Risma Sujud Tanggung Beban Kesalahan Warganya

Aksi Risma dinilai spontan untuk meminta maaf atas warganya

Surabaya, IDN Times - Aksi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sujud di kaki dokter saat menggelar audiensi dengan perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya, menjadi pembicaraan hangat di tengah publik. Ada yang memuji tindakan Risma tersebut, namun ada pula pihak yang menganggap aksi tersebut berlebihan.

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menyebut aksi tersebut spontan dilakukan Risma sebagai permintaan maaf mewakili warganya yang belum patuh protokol kesehatan. Sehingga tenaga kesehatan di RSUD dr. Soetomo kewalahan.

”Kan itu konteks pertemuannya, para dokter meminta masyarakat disiplin. Kalau di hulu atau di masyarakatnya disiplin, di hilir alias penanganan kuratifnya di rumah sakit bisa dikelola dengan baik, tidak overload. Nah saya rasa karena itu Bu Risma itu minta maaf karena belum bisa membuat semua warga disiplin taat protokol kesehatan,” ujar Awi, sapaan akrabnya, Selasa (30/6).

1. Risma dianggap ingin menanggung beban kesalahan warganya yang belum disiplin protokol kesehatab

Ketua DPRD Surabaya: Risma Sujud Tanggung Beban Kesalahan WarganyaWali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Tangkapan layar/Dok. Istimewa)

Awi juga menilai bahwa aksi sujud Risma dilakukan untuk mewakili kesalahan para warganya. Dia juga menyebut wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan ini seakan ingin menanggung kurangnya kedisiplinan para warga.

"Jadi tidak menyalahkan masyarakat, tapi meminta maaf karena belum semua warga taat protokol kesehatan. Bu Risma tidak ingin warganya yang disalahkan. Maka beban itu dia tanggung di pundaknya. Pemimpin kan memang harus begitu," katanya.

Baca Juga: Dirut RS: Bu Risma Sulit Hubungi Dr Soetomo, Ya Iya Sudah Meninggal

2. Tanggung jawab moral Risma sebagai pemimpin

Ketua DPRD Surabaya: Risma Sujud Tanggung Beban Kesalahan WarganyaKetua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono saat menggelar reses di Kampung Mejoyo (6/2). Dokumentasi DPRD

Awi juga menyebut aksi sujud wali kota kelahiran Kediri itu sebagai bentuk tanggung jawab moral bahwa dia sebagai pemimpin belum bisa membantu optimal ke RSUD dr Soetomo.

"Saya melihatnya itu sebagai bentuk permintaan maaf Bu Risma, bahwa dia sudah mencoba membantu, tapi kan tidak bisa masuk ke RSUD dr. Soetomo karena bukan wewenangnya,” ucap Awi.

3. Risma sujud di depan Ketua Pinere RSUD dr. Soetomo

Ketua DPRD Surabaya: Risma Sujud Tanggung Beban Kesalahan WarganyaWali Kota Surabaya Tri Rismaharini sujud di kaki dokter (Dok. Istimewa)

Diberitakan sebelumnya, Risma menggelar audiensi dengan perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya di Taman Surya, Senin (29/6). Ketika, Ketua Pinere RSUD Dr. Soetomo, dr. Sudarsono memaparkan kondisi rumah sakit yang penuh, Risma mendadak melakukan sujud di depan Sudarsono. Bahkan tidak hanya satu kali, Risma melakukannya dua kali.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Risma Tiba-tiba Sujud di Kaki Dokter, Ada Apa?

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya