Comscore Tracker

Khofifah Sebut Masalah Papua Diselesaikan dengan Komunikasi dari Hati 

Khofifah sering undang mahasiswa Papua ke Grahadi

Surabaya, IDN Times - Kerusuhan melanda Manokwari dan sejumlah daerah lain di Papua. Pemicunya, disebut karena aksi rasisme yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pun angkat suara.

Khofifah mengatakan, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meredakan gejolak tersebut adalah dengan komunikasi.

Baca Juga: Papua Mencekam, Warga Longmarch Sejauh 20 Km Menuju Kantor Gubernur 

1. Ajak komunikasi dari hati ke hati

Khofifah Sebut Masalah Papua Diselesaikan dengan Komunikasi dari Hati IDN Times/Vanny El Rahman

Khofifah mengatakan, komunikasi yang dapat dilakukan bukan hanya secara formal. Ia menyarankan untuk melakukan komunikasi dari hati ke hati dengan mahasiswa Papua di Jawa Timur.

"Komunikasi itu tidak harus dibangun secara formal. Saya rasa kita bisa membangun dari hati ke hati, supaya kita nyambung. Kalau saya disuruh menyanyi lagu Papua, saya juga hafal," ujarnya, Senin (19/8).

2. Ajak bangun harmonisasi

Khofifah Sebut Masalah Papua Diselesaikan dengan Komunikasi dari Hati IDN Times/Ardiansyah Fajar

Gubernur kelahiran Surabaya ini mengajak mahasiswa Papua untuk membangun harmonisasi di Jatim. Terlebih saat ini masih dalam momentum kemerdekaan HUT RI ke-74, yang mana bisa mengingatkan tentang persatuan.

"Saya sampaikan kepada anak-anak saya mahasiswa Papua yang tinggal di Jawa Timur bukan hanya di Surabaya, di Malang dan beberapa tempat lain, mari bersama-sama membangun hubungan harmonis," katanya.

3. Sering sapa mahasiswa Papua di Jatim melalui kampanye damai

Khofifah Sebut Masalah Papua Diselesaikan dengan Komunikasi dari Hati IDN Times/Vanny El Rahman

Perempuan yang juga Ketua Muslimat NU ini menambahkan, secara pribadi maupun secara konstitusi dia berupaya menyapa komunitas mahasiswa Papua dalam berbagai kesempatan dan pertemuan. Salah satunya saat deklarasi kampanye damai.

"Ketika selesai deklarasi kampanye damai di Kodam, saya minta izin kepada Pak Kapolda, Pak Pangdam, untuk turun bersalaman, karena di situ ada barisan mahasiswa Papua," ucap Khofifah.

Baca Juga: Polda Jatim: 43 Mahasiswa Papua Diselamatkan Bukan Ditahan

4. Pernah panggil mahasiswa Papua ke Grahadi

Khofifah Sebut Masalah Papua Diselesaikan dengan Komunikasi dari Hati IDN Times/Fitria Madia

Khofifah juga membeberkan, sempat memanggil sejumlah mahasiswa Papua di Surabaya yang sedang meminta sumbangan untuk korban banjir bandang Sentani, ke Gedung Negara Grahadi untuk secara khusus memberi bantuan.

"Saya lihat mereka bawa dus, ada tulisan bantuan untuk Sentani. Saya minta tolong tim protokol meminta mereka datang ke Grahadi. Secara pribadi saya ingin beri bantuan untuk korban banjir bandang di Sentani," beber Khofifah.

Tak lupa, mantan Menteri Sosial ini mengajak mahasiswa Papua di Jatim turut membangun equaltreatment, untuk kesetaraan perlakuan bagi seluruh warga bangsa. Termasuk warga dunia yang ada di beberapa perguruan tinggi, sehingga kehidupan aman dan nyaman bisa terwujud.

"Jadi, saya ingin bersama-sama kita menjadi Indonesia yang sesungguhnya," pungkas Khofifah.

Baca Juga: Polda Jatim Akan Usut Pihak yang Teriak Rasis pada Mahasiswa Papua

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya