Comscore Tracker

Adik Imam Nahrawi Klaim Kakaknya Telah Dizalimi oleh KPK

KPK menetapkan Imam jadi tersangka penerima suap

Surabaya, IDN Times - Usai Menpora Imam Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), keluarganya yang berada di Jawa Timur angkat bicara. Adik Imam, Syamsul Arifin mengatakan apa yang telah dilakukan oleh KPK terhadap saudara sedarahnya itu merupakan satu bentuk kezaliman. 

"Pertama, terima kasih kepada KPK karena telah menunjukkan kezalimannya di negara ini," ujarnya saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Rabu (18/9).

Lalu, mengapa Syamsul mengatakan KPK telah menzalimi Imam? Padahal, di ruang persidangan sudah terungkap berulang kali, kakaknya itu memang menerima duit melalui asisten pribadinya, Miftahul Ulum. 

Baca Juga: Jadi Tersangka, Menpora Imam Nahrawi Nonaktifkan Komentar Instagram 

1. Keluarga kaget dan tidak percaya Imam menerima uang suap

Adik Imam Nahrawi Klaim Kakaknya Telah Dizalimi oleh KPKANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Kepada media, Syamsul mengaku terkejut dan tidak percaya kakaknya telah berbuat korupsi dengan menerima suap. Pria yang juga politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai tidak ada prosedural hukum dalam penetapan Imam.

"Karena setahu saya semua itu ada alur menetapkan orang sebagai tersangka. Ada alur hukum yang harus ditempuh dan diketahui orang banyak. Ojok singitan (jangan sembunyi-sembunyi," kata Syamsul. 

2. Keluarga menilai KPK memiliki motif politik dengan menetapkan Imam sebagai tersangka

Adik Imam Nahrawi Klaim Kakaknya Telah Dizalimi oleh KPKIDN Times/Sukma Sakti

Syamsul juga melihat ada faktor politik dalam penetapan Imam sebagai tersangka KPK. Ia tidak segan usul kepada Presiden Joko 'Jokowi' Widodo memakai hukum rimba saja.

"Faktor politis sangat kentara. Saya akan mengusulkan ke presiden, pejabat tertentu (agar) pakai hukum rimba," kata dia.

"Kalau kakak saya tidak bersalah, saya kepung rumah Menpora berapa puluh bus yang diinginkan dengan tulisan senggol bacok gitu. Karena sama-sama tidak memperlihatkan keindahan hukum. Tidak ada koridor hukum," tuturnya lagi. 

3. Syamsul membandingkan dengan kasus yang sudah ada barang bukti tetapi tak diproses

Adik Imam Nahrawi Klaim Kakaknya Telah Dizalimi oleh KPKIDN Times/PBSI

Syamsul pun membandingkan penetapan tersangka Imam dengan kasus pejabat lainnya tapi tak kunjung ditindak. Menurutnya ada oknum menteri yang sudah terungkap barang buktinya diduga lakukan korupsi, tapi proses hukumnya tidak berjalan.

"Semua orang tahu siapa yang sudah ada bukti bersalah tapi tidak diapa-apain. Ada salah satu menteri bersalah, ada BB (barang bukti), apa itu bukan zalim. Ini hanya perbandingan saja," bebernya.

Ia menegaskan kalau keberatan dengan penetepan sang kakak. "Kita keberatan. Keberatan kita memohon ke Allah. Pada saatnya kita lihat siapa yang zalim," kata Syamsul.

4. Keluarga mempertimbangkan untuk mengajukan praperadilan

Adik Imam Nahrawi Klaim Kakaknya Telah Dizalimi oleh KPKUnsplash/ rawpixel

Sementara, ke depannya, keluarga tengah mempertimbangkan untuk mengajukan gugatan praperadilan atas penetapan Imam sebagai tersangka oleh KPK. Saat ini, keluarga masih merundingkan opsi tersebut.

"Ya sambil kita kaji hal lain terkait hukum, misal pra peradilan bisa jadi kita lakukan. (Advokat) nanti kita rembuk dengan keluarga dulu," tutur Syamsul. 

Baca Juga: [BREAKING] Imam Nahrawi Temui Jokowi Sebelum Mundur Sebagai Menpora

Topic:

  • Santi Dewi

Berita Terkini Lainnya