Comscore Tracker

Polda Jatim Akui Teroris di Pasuruan Terkait Bom Bunuh Diri Medan

Masih diperiksa Densus 88 hingga saat ini

Surabaya, IDN Times - Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera tidak menepis informasi penangkapan terduga teroris berinisial ADM di Kabupaten Pasuruan oleh Densus 88.

Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan kasus bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada 13 November 2019

"Saya membenarkan saja (penangkapan terkait pengembangan kasus bom di Polrestabes Medan)," ujarnya dikonfirmasi, Selasa (19/11).

1. ADM sudah dua bulan berdomisili di wilayah Kemaden

Polda Jatim Akui Teroris di Pasuruan Terkait Bom Bunuh Diri MedanKabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. IDN Times/Axel Jo Harianja

Barung enggan menjelaskan lebih detail terkait penangkapan tersebut. Sebab, seluruh proses penyelidikan dan penyidikan ada di tangan Densus 88 Antiteror Mabes Polri,

Berdasarkan informasi yang diterima IDN Times dan dibenarkan oleh Barung, Densus 88 Antiteror juga mengantongi beberapa keterangan. Salah satunya dari Ketua RW 06 Lingkungan Kemaden, Sukri.

Hasil keterangan sementara, ADM telah dua bulan berdomisili di lingkungan Kemaden.

2. Terduga teroris membeli rumah melalui jasa perantara

Polda Jatim Akui Teroris di Pasuruan Terkait Bom Bunuh Diri Medan(Ilustrasi) IDN Times/Arief Rahmat

Perwira dengan tiga melati emas di pundak ini juga membenarkan bahwa ADM membeli rumah melalui perantara berinisial MU. MU mem-posting penjualan rumah secara online melalui media sosial. Akan tetapi, rumah yang dibeli oleh ADM merupakan milik RO.

Baca Juga: Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Pengamanan Polres Tuban Diperketat

3. Ketua RW belum pernah ketemu langsung dengan terduga teroris

Polda Jatim Akui Teroris di Pasuruan Terkait Bom Bunuh Diri Medan(IIustrasi) IDN Times/Arief Rahmat

Sukri juga mengaku kepada polisi bahwa selama dua bulan ini belum pernah bertatap muka dengan ADM. Alasannya, ADM jarang ke luar rumah dan bersosialisasi dengan para tetangga.

Saat menempati rumah, ADM hanya menyertakan fotokopi yang diserahkan oleh MU.

4. Terduga teroris lahir di Pasuruan

Polda Jatim Akui Teroris di Pasuruan Terkait Bom Bunuh Diri Medan(Ilustrasi) IDN Times/Sukma Shakti

Sementara menurut biodata yang dikantongi polisi, terduga teroris ADM berusia 35 tahun. Ia lahir di Pasuruan dan status pekerjaannya wiraswasta. Saat ini masih ditangani penuh Densus 88 Antiteror Polda Jatim.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Jaringan Bom Medan di Pasuruan

Topic:

  • Umi Kalsum

Just For You