Comscore Tracker

Budi Dimutilasi karena Tersangka Tak Bayar Sewa Kencan Rp100 Ribu

Budi dan tersangka sudah empat kali transaksi seksual

Surabaya, IDN Times - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) akhirnya berhasil mengungkap motif pembunuhan mayat dalam koper yang jasadnya dimutilasi di Blitar beberapa waktu lalu.

Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Toni Harmanto mengatakan, motif pembunuhan mutilasi guru honorer Kota Kediri, Budi Hartanto (28), adalah perkara asmara sejenis. Korban dan tersangka Aris Sugianto (34) diketahui beberapa kali melakukan transaksi seksual.

1. Korban dan tersangka telah berhubungan intim empat kali

Budi Dimutilasi karena Tersangka Tak Bayar Sewa Kencan Rp100 RibuIDN Times/Ardiansyah Fajar

Toni mengatakan, korban Budi Hartanto dan tersangka Aris Sugianto sudah beberapa kali melakukan hubungan intim. Ia menyebut hubungan itu dilakukan sebanyak empat kali.

"Hubungan asmara sesama jenis sebanyak 3 kali. Ini kali 4 (lalu terjadi pembunuhan)," ujar Toni.

2. Hubungan sejenis bukan atas dasar suka sama suka

Budi Dimutilasi karena Tersangka Tak Bayar Sewa Kencan Rp100 RibuIDN Times/Ardiansyah Fajar

Menurut fakta yang diungkap oleh tim penyidik Polda Jatim, pasangan sesama jenis ini berhubungan intim bukan atas dasar suka sama suka, melainkan karena ada transaksi. Dalam hal ini, Aris menyewa Budi untuk memuaskan hasratnya.

"Ini bukan proses suka sama suka, tapi pembayaran. Yang membayar tersangka AS," katanya.

3. Tarif sekali sewa kencan Rp100 ribu

Budi Dimutilasi karena Tersangka Tak Bayar Sewa Kencan Rp100 RibuIDN Times/Ardiansyah Fajar

Budi mematok harga Rp100 ribu untuk sekali sewa kencan. Tapi pada saat transaksi yang keempat kalinya, Aris tidak membayar sewa kepada Budi sesuai perjanjian, sehingga terjadi pertikaian.

"AJ (Azis Prakoso) hanya membantu saja (pembunuhan). (Pembunuhan) Dilakukan bersama (Aris dan Azis) dan di tempat yang sama, (korban) biasa dibayar Rp100 ribu saja," terangnya.

Baca Juga: Dengan Kaki Ditembak, Kedua Pelaku Mutilasi Budi Tiba di Mapolda Jatim

4. Tersangka terancam hukuman pidana seumur hidup

Budi Dimutilasi karena Tersangka Tak Bayar Sewa Kencan Rp100 RibuIDN Times/Ardiansyah Fajar

Dari tangan tersangka polisi mengamankan beberapa barang bukti pembunuhan. Mulais dari golok, pisau besar, koper, telepon genggam, hingga sepeda motor.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 340 KUHP sub pasal 338 KUHP dan 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup.

5. Korban dibunuh, dimutilasi, mayatnya ditaruh di dalam koper

Budi Dimutilasi karena Tersangka Tak Bayar Sewa Kencan Rp100 RibuIlustrasi jenazah. (IDN Times/Sukma Shakti)

Sebelumnya, warga Blitar digegerkan penemuan mayat dalam koper di antara semak-semak dekat sungai, tepatnya di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar, Rabu (3/4). Koper itu ditemukan pencari rumput di desa sekitar.

Saat ditemukan, di dalam koper terdapat mayat yang tidak memakai kain sehelai pun. Tak hanya itu, mayat tersebut tanpa kepala. Setelah ditelusuri, kepala korban ditemukan tersangkut ranting bambu di bantaran sungai kawasan Desa Bleber, Kediri. Kepala ini dibuang oleh para pelaku pembunuhan.

Lokasi eksekusi Budi sekaligus tempat pemenggalannya adalah di sebuah warung kopi. Warung kopi ini berada di Jalan Surya Kabupaten Kediri.

"Tempat inilah di mana almarhum Budi Hartanto mengembuskan napas terakhir dan di sini juga dilakukan yang namanya mutilasi," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Jumat (12/4).

Baca Juga: Budi Hartanto Dimutilasi di Sebuah Warung Kopi

Topic:

  • Dwifantya Aquina

JADWAL SALAT & IMSAK

25
MEI
2019
20 Ramadan 1440 H
Imsak

04.26

Subuh

04.36

Zuhur

11.53

Asar

15.14

Magrib

17.47

Isya

19.00

Just For You