Comscore Tracker

Sulsel Rawan COVID-19, Bawaslu Ingatkan Protokol Kesehatan Pilkada

Bakesbangpol klaim tidak ada masalah protokol kesehatan

Makassar, IDN Times - Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan Azry Yusuf mengatakan, pasangan calon harus benar-benar disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, agar tidak ada klaster baru.

Hal ini juga berhubungan langsung dengan tingkat pemetaan wilayah COVID-19. Tidak bisa dipungkiri bahwa kasus COVID-19 di Kota Makassar cenderung meningkat. Jika kemudian hal ini tidak bisa diantisipasi bersama, maka bukan tidak mungkin bahwa penyebaran COVID-19 mengancam penyelenggaraan pilkada.

Baca Juga: 2 Paslon di Sulsel Positif COVID-19, Tahap Penetapan Pilkada Ditunda

1. Bawaslu ingatkan tentang protokol kesehatan, karena Makassar termasuk daerah rawan pilkada

Sulsel Rawan COVID-19, Bawaslu Ingatkan Protokol Kesehatan Pilkada(IDN Times/Mardya Shakti)

Kota Makassar termasuk dalam 10 kabupaten kota dengan kerawanan tertinggi dari aspek pandemik COVID-19 menurut pemutakhiran Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada 2020 Bawaslu. Makassar ada di urutan ketiga dengan presentasi 65,12 persen.

"Oleh karena itu harapan kita peserta pilkada, saya kira diberikan atensi khusus terhadap kerawanan ini. Contohnya kegiatan tatap muka bisa dikurangi. Jangan lagi pengerahan massa, karena itu sangat berbahaya bagi kesehatan di masa pandemik," kata dia, Minggu (27/9/2020).

2. Bakesbangpol klaim tidak ada permasalahan, termasuk yang menyangkut protokol kesehatan COVID-19

Sulsel Rawan COVID-19, Bawaslu Ingatkan Protokol Kesehatan Pilkada(IDN Times/Mardya Shakti)

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memastikan, penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan tahapan pilkada di 12 kabupaten kota di Sulsel. 

Kepala Bakesbangpol Sulsel Asriady Sulaiman mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan 12 kabupaten kota yang akan melaksanakan pilkada, tidak ditemukan adanya permasalahan, termasuk yang menyangkut protokol kesehatan COVID-19. 

Upaya yang dilakukan, kata Asriady, pihaknya secara berjenjang menyampaikan instruksi Kementerian Dalam Negeri mengenai penerapan protokol kesehatan mulai dari kabupaten kota hingga level Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

"Termasuk Bapak Gubernur sebagai Ketua Gugus Tugas COVID-19 Sulsel agar mematuhi protokol kesehatan dan ini ditindaklanjuti di kabupaten kota oleh para bupati," ujar Asriady, Minggu. 

3. Bakesbangpol juga klaim tidak ada paslon yang melanggar protokol kesehatan

Sulsel Rawan COVID-19, Bawaslu Ingatkan Protokol Kesehatan PilkadaPenandatanganan Pakta Integritas Pilkada Makassar di Hotel Harper, Kamis (24/9/2020). YouTube

Asriady juga mengklaim tidak ada pasangan calo yang melanggar protokol kesehatan saat tahapan pengundian nomor urut. Hanya saja, memang ada lima bakal paslon yang sebelumnya mendapat teguran dari Menteri Dalam Negeri. 

"Tapi pada saat pengundian nomor calon setelah penetapan calon mereka memenuhi protokol kesehatan. Jadi tidak ada lagi pelanggaran," kata dia.

Selain itu, Asriady juga menyebutkan bahwa kelima bakal paslon itu hanya mendapatkan teguran. "Sampai hari ini kami juga belum menerima apa sanksi tegas yang diberikan dari Kemendagri," ungkapnya.

Baca Juga: Pilkada Makassar, Danny Pomanto Paling Tajir Hartanya Rp197,5 Miliar

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya