Comscore Tracker

2 Paslon di Sulsel Positif COVID-19, Tahap Penetapan Pilkada Ditunda

Ada 31 paslon yang akan maju Pilkada di Sulsel

Makassar, IDN Times - Dua bakal pasangan calon atau paslon belum mengikuti tahap penetapan, di Pilkada Sulawesi Selatan. Mereka adalah pasangan Irwan Bachri Syam-Andi Muhammad Rio Patiwiri (Ibas-Rio) di Luwu Timur, dan Arsyad Kasmar- Andi Sukma (Akas) di Luwu Utara.

Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Selatan (KPU Sulsel) hari ini, Rabu (23/9/2020), melakukan tahapan penetapan pasangan calon Pilkada Serentak 2020

Irwan sempat dilaporkan positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab, demikian juga dengan Arsyad Kasmar. Sementara, paslon lainnya telah melalui tahapan penetapan sesuai jadwal.

"Mereka akan dilakukan lagi tes usap (swab). Setelah tes usap itu nanti akan kita ketahui, mudah-mudahan mereka sudah negatif semuanya," kata Komisioner KPU Sulsel Misna Attas, saat dihubungi IDN Times, Rabu.

Baca Juga: Arief Budiman Sempat ke Makassar, Ketua KPU Sulsel Positif COVID-19

1. Penetapan bagi calon yang positif COVID-19 terpaksa ditunda

2 Paslon di Sulsel Positif COVID-19, Tahap Penetapan Pilkada DitundaRapid test massal di Makassar, Selasa (12/5). (Humas Pemprov Sulsel)

Penundaan sesuai dengan Pasal 50 C ayat (1) Peraturan KPU (PKPU) Nomor 10 Tahun 2020. Pasal tersebut menyebutkan KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota menunda tahapan pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani, dan bebas penyalahgunaan narkotika bagi bakal pasangan calon atau salah satu bakal pasangan calon yang dinyatakan positif COVID-19.

"Kita tidak tahu apakah nantinya ditetapkan atau tidak. Semua tergantung dari tes kesehatannya atau persyaratan-persyaratan lainnya karena mereka ini kan masih tertunda tahapannya, khusus untuk yang positif COVID-19," kata Misna.

2. Paslon yang positif COVID-19 harus menunggu hingga sembuh untuk penetapan

2 Paslon di Sulsel Positif COVID-19, Tahap Penetapan Pilkada DitundaIlustrasi (IDN Times/Melani Indra Hapsari)

Tahapan berikutnya adalah pengundian nomor urut pada 24 September 2020. Pada tahapan ini, paslon yang sudah ditetapkan KPU akan diundang secara bergantian mengambil nomor urut mereka di kertas suara nantinya. 

Namun bakal paslon yang belum masuk tahapan penetapan, terlebih dahulu harus dinyatakan sembuh dari COVID-19. Setelah itu, KPU akan melakukan penelitian kelengkapan dokumen hingga tahapan pemeriksaan kesehatan. 

"Kalau memang ternyata negatifnya itu setelah dilakukan tahapan-tahapan misalnya pengundian nomor urut, maka nomor urutnya mereka tinggal mengikut," kata Misna.

3. KPU Sulsel menetapkan 31 paslon yang siap bertarung di Pilkada 2020

2 Paslon di Sulsel Positif COVID-19, Tahap Penetapan Pilkada DitundaIlustrasi Pilkada serentak 2020, IDN Times/ istimewa

Adapun paslon yang ditetapkan di masing-masing kabupaten/kota adalah satu paslon di Kabupaten Soppeng, empat paslon di Kabupaten Pangkep, dan satu paslon di Kabupaten Gowa. 

Selanjutnya, satu paslon di Kabupaten Luwu Timur, dan satu paslon lainnya masih dalam tahapan pemeriksaan kesehatan. Lalu, tiga paslon di Kabupaten Maros. 

Kemudian, empat paslon di Kabupaten Bulukumba, empat paslon di Kota Makassar, dan tiga paslon di Kabupaten Tana Toraja. Lalu, tiga paslon di Kabupaten Toraja Utara dan tiga paslon di Kabupaten Barru. 

Selanjutnya, dua paslon di Kabupaten Luwu Utara sementara satu paslon lainnya masih dalam tahapan pemeriksaan kesehatan. Terakhir, dua paslon di Kabupaten Selayar. Total 31 Paslon yang ditetapkan di 12 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada Serentak 2020.

Baca Juga: 4 Pasangan Calon Lolos di Pilkada Makassar, Ada Pasangan Dilan!

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya