Bertambah 124, Kasus Virus Corona di DKI Jakarta Jadi 7.053 

Tercatat 1.807 orang sembuh dan 517 orang meninggal

Jakarta, IDN Times - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, hari ini jumlah kasus COVID-19 di DKI bertambah lagi 124 orang.

Sebelumnya, ada 6.929 orang yang dinyatakan positif. Penambahan kasus ini diketahui berdasarkan data di corona.jakarta.go.id, per Jumat (29/5) pukul 09.00 WIB.

"Berdasarkan data terkini dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, telah dilaporkan sebanyak 7.053 orang terdiagnosa positif COVID-19," jelas Widyastuti seperti dilansir dari YouTube Pemprov DKI Jakarta, Jumat.

Baca Juga: Data Lengkap Virus Corona di Indonesia Per Jumat 29 Mei 2020

1. Tercatat 1.807 orang sembuh dan 517 orang meninggal akibat virus corona

Bertambah 124, Kasus Virus Corona di DKI Jakarta Jadi 7.053 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti (Dok. Pemprov DKI Jakarta)

Dari 7.053, 2.007 orang menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan yang isolasi mandiri ada 2.722 orang.

Selanjutnya, 517 orang dinyatakan meninggal dari yang sebelumnya 514 orang. Lalu, 1.807 orang dinyatakan sembuh dari yang sebelumnya 1.719 orang.

2. Daftar penambahan kasus positif virus corona di DKI selama PSBB

Bertambah 124, Kasus Virus Corona di DKI Jakarta Jadi 7.053 Ilustrasi pasien COVID-19 (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

Pemprov DKI Jakarta menerapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ibu kota sejak Jumat (10/4), dan kembali diperpanjang mulai 24 April. Harapannya adalah bisa menekan penambahan kasus positif COVID-19 di Jakarta.

Berikut penambahan kasus positif COVID-19 di Jakarta selama PSBB:

PSBB tahap 1:
Jumat, 10 April: 178 kasus baru
Sabtu, 11 April 93 kasus baru
Minggu, 12 April: 179 kasus baru
Senin, 13 April: 160 kasus baru
Selasa, 14 April: 107 kasus baru
Rabu, 15 April: 98 kasus baru
Kamis, 16 April: 223 kasus baru
Jumat, 17 April: 153 kasus baru
Sabtu, 18 April: 79 kasus baru
Minggu, 19 April: 131 kasus baru
Senin, 20 April: 79 kasus baru
Selasa 21 April: 167 kasus baru
Rabu, 22 April: 120 kasus baru
Kamis 23 April: 107 kasus baru


PSBB tahap 2:
Jumat, 24 April: 99 kasus baru
Sabtu, 25 April: 76 kasus baru
Minggu, 26 April: 65 kasus baru
Senin, 27 April: 86 kasus baru
Selasa, 28 April: 118 kasus baru
Rabu, 29 April: 83 kasus baru
Kamis, 30 April: 105 kasus baru

Jumat, 1 Mei: 145 kasus baru
Sabtu, 2 Mei: 72 kasus baru
Minggu, 3 Mei: 62 kasus baru
Senin, 4 Mei: 55 kasus baru
Selasa, 5 Mei: 169 kasus baru
Rabu, 6 Mei: 68 kasus baru
Kamis, 7 Mei: 66 kasus baru
Jumat, 8 Mei: 126 kasus baru
Sabtu, 9 Mei: 57 kasus baru
Minggu, 10 Mei: 182 kasus baru
Senin, 11 Mei: 55 kasus baru
Selasa 12 Mei: 108 kasus baru
Rabu, 13 Mei: 134 kasus baru
Kamis, 14 Mei: 180 kasus baru
Jumat, 15 Mei: 62 kasus baru
Sabtu, 16 Mei: 116 kasus baru
Minggu, 17 Mei: 127 kasus baru
Senin, 18 Mei: 74 kasus baru
Selasa, 19 Mei:57 kasus baru
Rabu, 20 Mei: 97 kasus baru
Kamis, 21 Mei: 70 kasus baru
Jumat, 22 Mei: 96 kasus baru

PSBB tahap 3
Sabtu, 23 Mei: 127 kasus baru
Minggu 24 Mei: 118 kasus baru
Senin, 25 Mei: 67 kasus baru
Selasa, 26 Mei: 61 kasus baru
Rabu, 27 Mei: 137 kasus baru
Kamis, 28 Mei: 103 kasus baru
Jumat, 29 Mei: 124 kasus baru

3. Pasien positif COVID-19 di seluruh Indonesia ada 25.216 orang

Bertambah 124, Kasus Virus Corona di DKI Jakarta Jadi 7.053 Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19 Achmad Yurianto (Dok. BNPB)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan dan kini menjadi 25.216 kasus.

Terhitung sejak 28 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 29 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 678 orang.

"Bertambah 678 kasus, sehingga menjadi 25.216 kasus," lapor Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Jumat (29/5).

Untuk pasien yang sembuh, bertambah 252 menjadi 6.492 orang. Sedangkan yang meninggal, bertambah 24 menjadi 1.520 orang.

Berikut ini data lengkap rincian penyebaran virus corona di 414 kabupaten atau kota di 34 provinsi di Indonesia:

1. Aceh 20 kasus
2. Bali 443 kasus
3. Banten 845 kasus
4. Bangka Belitung 42 kasus
5. Bengkulu 72 kasus
6. Yogyakarta 230 kasus
7. DKI Jakarta 7.128 kasus
8. Jambi 97 kasus
9. Jawa Barat 2.211 kasus
10. Jawa Tengah 1.350 kasus
11. Jawa Timur 4.414 kasus
12. Kalimantan Barat 184 kasus
13. Kalimantan Timur 285 kasus
14. Kalimantan Tengah 367 kasus
15. Kalimantan Selatan 893 kasus
16. Kalimantan Utara 165 kasus
17. Kepulauan Riau 178 kasus

18. Nusa Tenggara Barat 590 kasus
19. Sumatera Selatan 953 kasus
20. Sumatera Barat 541 kasus
21. Sulawesi Utara 306 kasus
22. Sulawesi Tenggara 241 kasus
23. Sumatera Utara 400 kasus
24. Sulawesi Selatan 1.461 kasus
25. Sulawesi Tengah 126 kasus
26. Lampung 131 kasus
27. Riau 117 kasus
28. Maluku Utara 139 kasus
29. Maluku 215 kasus
30. Papua Barat 158 kasus
31. Papua 640 kasus
32. Sulawesi Barat 88 kasus
33. Nusa Tenggara Timur 90 kasus
34. Gorontalo 68 kasus

Dalam proses verifikasi di lapangan 21 kasus.

Baca Juga: 135 Tenaga Medis Jatim Terpapar COVID-19, RS Mulai Kelimpungan!

Topik:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya