Comscore Tracker

Ini Alasan Alumni Trisakti Dukung Jokowi Jadi Presiden Lagi

Mereka yakin Jokowi dapat menyelasaikan kasus HAM masa lalu

Jakarta, IDN Times - Alumni Trisakti bersama dengan perguruan tinggi negeri dan swasta beserta organ relawan Jokowi-Ma'ruf Amin menyatukan hati dan pikiran mendeklarasikan dukungan kepada capres dan cawapres nomor urut 01 itu. Deklarasi dukungan itu dilaksanakan di Gedung Basketball Hall, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Selatan, Sabtu(9/2).

1. Kinerja Jokowi terbukti nyata

Ini Alasan Alumni Trisakti Dukung Jokowi Jadi Presiden LagiIDN Times/Axel Jo Harianja

Ketua Alumni Trisakti, Muhanto Hatta, mengatakan bahwa kinerja Jokowi sudah terbukti. Hal itu menjadi alasan alumni Trisakti memutuskan Jokowi untuk memimpin Indonesia kembali

"Jokowi sudah terbukti kinerjanya jadi perlu untuk dilanjutkan 5 tahun lagi. Selain itu Trisakti sebagai kampus reformasi mempunyai kewajiban menjaga demokrasi yang selama ini telah dijalankan Jokowi dengan baik," ujar Muhanto Hatta di Gedung Basketball Hall, GBK, Jakarta, Sabtu(9/2).

Baca Juga: Alumni Trisakti Dukung Jokowi, Yakin Kasus HAM 98 Dituntaskan

2. Jokowi dinilai mampu menyelesaikan kasus HAM masa lalu

Ini Alasan Alumni Trisakti Dukung Jokowi Jadi Presiden LagiDokumen Negara via wikipedia.org

Sebelumnya, dukungan dari alumni Trisakti ini cukup unik, karena sebelumnya para keluarga korban kasus Hak Asasi Manusia (HAM) 1998 tidak lagi percaya terhadap pemerintah lantaran tak juga menyelesaikan kasus HAM masa lalu.

Janji Jokowi di 2014 yang akan menyelesaikan kasus HAM 1998 hingga kini masih belum ditepati. Hingga akhirnya, para keluarga korban pun menyatakan kekecewaannya mereka.

Kendati demikian, di Pilpres 2019, rupanya Alumni Trisakti, di mana 4 mahasiswa dari kampus tersebut menjadi korban pelanggaran HAM 1998, siap kembali memberikan dukungan kepada Jokowi.

Rupanya, mereka tetap percaya bahwa pada periode kedua nanti Jokowi akan selesaikan masalah HAM tersebut.

"Masih sangat optimistis untuk di periode yang kedua ini, mestinya Pak jokowi tanpa beban untuk bisa menyelesaikan masalah HAM ini. Pak Jokowi orang baik dan kerjanya nyata, kerjanya hebat untuk membangun Indonesia yang lebih baik," kata Muhanto.

"Kita harus menangkan orang yang baik, orang yang tidak punya masalah dengan HAM dan bukan pelanggar HAM. Insyaallah kalau dia terpilih lagi, masalah HAM terselesaikan," tambahnya.

3. Alumni Trisakti akan melakukan kampanye positif

Ini Alasan Alumni Trisakti Dukung Jokowi Jadi Presiden LagiIDN Times/Axel Jo Harianja

Muhanto mengaku, banyaknya informasi hoaks dan fitnah beredar di masyarakat, menjadi fokus alumni Trisakti untuk melakukan kampanye positif.

"Sebagai kampus perjuangan kami ingin cita-cita reformasi 1998 tetap hidup, jangan berita tidak benar yang beredar. Apalagi selama pemerintahan Jokowi dalam nilai-nilai Pancasila telah diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Jokowi selama hampir 5 tahun sudah membuktikan dalam bentuk karya dan keadilan sosial untuk rakyat," ungkap Muhanto.

4. Alumni Trisakti ajak masyarakat DKI pilih Jokowi di Pilpres 2019

Ini Alasan Alumni Trisakti Dukung Jokowi Jadi Presiden Lagibiro pers kepresidenan

Usai deklarasi itu, Muhanto mengatakan para alumni Trisakti akan mengunjungi masyarakat di DKI Jakarta untuk mendukung Jokowi memimpin Indonesia kembali.

"Kami akan door to door menyampaikan pentingnya memilih Jokowi dalam Pilpres 2019 akan berjuang agar Jokowi menang supaya cita-cita reformasi tidak padam. Kami tidak mau pengorbanan empat mahasiswa Trisakti yang meninggal pada 1998 sia-sia," tegas Muhanto.

Deklarasi ini sendiri dihadiri sekitar 5.000 orang. Selain dari alumni Trisakti ada pendukung dari FOKAL UI, alumni UNS, JoSmart, alumni Unpar, alumni Jayabaya , alumni UKI, alumni UI, alumni Atma Jaya, alumni IPB, alumni Pancasila, alumni ITS, alumni Unpad, alumni IPB, alumni UGM ,alumni mahasiswa di Jerman, alumni Brawijaya, alumni NHI, komunitas DDB, dan relawan Pertiwi, Projo, Jokowers.

Baca Juga: Menanti Kedatangan Jokowi, Alumni Trisakti Latihan Bernyanyi

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Just For You