Ketua Bidang Keprofesian Perhapi: Menambang Itu Tugas Penting!

Lini kehidupan manusia ditentukan oleh hasil tambang

Tangerang, IDN Times - Masagus Ahmad Azizi, Ketua Bidang Keprofesian Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi),menilai bahwa menambang merupakan suatu tugas yang penting.

Hal itu ia ungkapkan dalam rangkaian acara Indonesia Writers Festival (IWF) 2019 pada sesi Mining For Life.

"Menambang itu adalah tugas penting. Di ruangan ini hampir 70 persen bahan tambang," katanya di Gedung D Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Serpong, Tangerang, Banten, Sabtu (7/9).

Ia pun mencontohkan, ketika terjadinya peristiwa mati lampu massal di sejumlah wilayah Pulau Jawa pada Minggu (4/8) hingga Senin (5/8) lalu. Menurutnya, hal itu disebabkan adanya masalah dari komoditas tambang.

"(Problem-nya) Itu batu bara (yang digunakan) pembakar energi PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap)," ujarnya.

Selain itu, soal menambang secara efisien dan ramah lingkungan, juga sudah ada pedomannya. Dalam jenjang perkuliahan khususnya fakultas pertambangan, kata Agus, sudah diberikan pedoman bagaimana cara menambang yang efisien dan safety.

Justru, kejadian-kejadian longsor atau warga yang tertimbun longsoran tanah dari kegiatan pertambangan, dikarenakan pihak perusahaan maupun individunya-lah yang tak memperhatikan pedoman tersebut.

"Itu bedanya penambang dengan bukan penambang. Jadi, kalau ada kejadian-kejadian yang longsoran, mati tertibun dan sebagainya, itu biasanya memang dari faktor itu (tak mempelajari pedoman)," tuturnya.

IDN Times menggelar Indonesia Writers Festival 2019. Acara yang juga dikenal dengan IWF 2019 ini adalah pertemuan independen yang berkomitmen untuk memberdayakan Indonesia melalui bidang menulis. Acara dengan slogan Empowering Indonesia Through Writing ini dilangsungkan pada 6 hingga 7 September 2019 di Universitas Multimedia Nusantara, Serpong, Tangerang.

IWF 2019 sendiri menghadirkan lebih dari 30 pembicara kompeten di berbagai latar belakang seperti Najwa Shihab, Rosiana Silalahi, Ivan Lanin, Marchella FP, Gina S. Noer, Sheila Timothy, Dewi Lestari, Reza Rahadian, Trinity, Windy Ariestanty, Ayu Utami, Henry Manampiring, Angkie Yudistia dan masih banyak lagi.

Ajang penulisan terbesar di Tanah Air ini dihadiri oleh 5.000-an penggiat dunia literasi dan kreatif. Simak dan ikuti terus perkembangan IWF 2019 di situs kami, IDN Times.

Baca Juga: Perhapi: Praktik Tambang Tidak Seperti di Dokumenter Sexy Killer

Topik:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya