Comscore Tracker

Polri Tegaskan Tidak Ada Larangan Ibadah Natal di Sumatera Barat

Ada konsensus perjanjian dengan masyarakat soal ibadah Natal

Jakarta, IDN Times - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra menegaskan, tidak ada larangan menjalankan ibadah Natal di Padang, Sumatera Barat. Hal ini berkaitan dengan adanya informasi pelarangan menjalankan ibadah Natal di Kabupaten Sijunjung dan juga Dharmasraya.

"Dari pemerintah Kabupaten setempat, sudah menegaskan bahwa tidak ada larangan itu, tidak ada larangan melaksanakan ibadah," kata Asep di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (19/12).

1. Ada konsensus perjanjian dengan masyarakat soal ibadah Natal

Polri Tegaskan Tidak Ada Larangan Ibadah Natal di Sumatera BaratKabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol. Asep Adi Saputra (IDN Times/Axel Joshua Harianja)

Asep menjelaskan, di Kabupaten itu, ada sebuah konsensus perjanjian dengan masyarakat setempat mengenai kegiatan ibadah Natal. Masyarakat kata Asep, dipersilakan melaksanakan ibadah Natal seperti biasa di tempat ibadah resmi dan maupun di rumah secara pribadi.

"Namun, bila ada melaksanakan secara jamaah di rumah diminta oleh Pemerintah Kabupaten dilaksanakannya di tempat ibadah resmi. Jadi sekali lagi tidak ada larangan itu," ujar Asep.

Baca Juga: Jika Ada Sweeping Saat Natal, Kapolda Metro Jaya: Kita Tindak Tegas!

2. Polisi dan Pemkab menjaga konsensus tersebut

Polri Tegaskan Tidak Ada Larangan Ibadah Natal di Sumatera BaratANTARA FOTO/Rahmad

Asep melanjutkan, pihak kepolisian dengan Pemerintah Kabupaten setempat, berusaha menjaga konsensus tersebut.

"Supaya semuanya bisa terjaga dan pihak Kepolisian khususnya diback up oleh TNI dan Pemerintah Daerah memberikan jaminan itu, bahwa tidak ada sama skali larangan pelaksanaan ibadah menjelang Natal ini," jelas Asep.

3. Polda Metro bakal tindak pihak yang melakukan sweeping menjelang Natal

Polri Tegaskan Tidak Ada Larangan Ibadah Natal di Sumatera BaratOperasi Lilin 2019 menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (IDN Times/Axel Joshua Harianja)

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono mengatakan, ada beberapa target yang diharapkan dari Operasi Lilin tahun 2019. Diantaranya meminimalisasi terjadinya gangguan keamanan seperti pencurian rumah kosong, copet, premanisme, hingga sweeping.

"Kalau ada yang sweeping siapa pun itu, kita akan melakukan tindakan tegas," katanya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (19/12) pagi.

4. Ormas yang melakukan sweeping bakal ditindak sesuai aturan

Polri Tegaskan Tidak Ada Larangan Ibadah Natal di Sumatera BaratPersonel Polisi (Dok. Humas Polri)

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus mengatakan, pihaknya tak segan menindak ormas yang melakukan aksi sweeping saat perayaan Natal dan Tahun Baru. Namun, ia tidak menjelaskan secara detail apa tindakan tegas tersebut.

"Kita lakukan secara tegas dan kita amankan. Kalau melawan pidana, ya kita tindak sesuai dengan hukum yang berlaku," ujar Yusri.

Yusri mengatakan, polisi juga menggandeng ormas untuk menjaga keamanan perayaan itu. Salah satunya, ormas Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU).

"Kita mengajak teman ormas dan mereka menyatakan akan membantu aparat menjaga toleransi beragama. Ada beberapa ormas mengerahkan kekuatan menjaga gereja yang ada dengan berpatroli bersama aparat," ujar Yusri.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Sulsel, Makassar Jadi Fokus

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya