Comscore Tracker

Warga Bekasi Boleh Ibadah di Rumah Ibadah, Ini Penjelasan Wali Kota 

Ibadah berjamaah tetap mengacu protokol kesehatan COVID-19

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat mengizinkan masyarakat melakukan kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah baik masjid, musala, maupun rumah ibadah bagi pemeluk agama lainnya.

"Sudah diperbolehkan, termasuk Salat Jumat berjamaah. Tapi tetap harus mengacu protokol kesehatan COVID-19," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi seperti dikutip dari Antara, Jumat (29/5).

Baca Juga: Pekan Depan Pemkot Bekasi Akan Buka Masjid dan Rumah Ibadah

1. Ibadah berjamaah bagi umat muslim dan nonmuslim harus sesuai protokol COVID-19

Warga Bekasi Boleh Ibadah di Rumah Ibadah, Ini Penjelasan Wali Kota Ilustrasi pelaksanaan Salat Jumat. (IDN Times/Saifullah)

Rahmat Effendi mengeluarkan izin ibadah berjamaah itu lewat Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor 450/3408/SETDA.KESSOS, tentang protokol pelaksanaan ibadah berjamaah bagi masyarakat untuk mencegah penularan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Bekasi.

Surat edaran yang ditandatangani Rahmat pada Rabu (27/5) lalu itu, menyatakan bahwa pelaksanaan ibadah berjamaah bagi umat Muslim maupun kegiatan di rumah ibadah bagi non muslim, harus mengacu pada protokol kesehatan COVID-19.

2. Ini protokol kesehatan ibadah berjamaah di Bekasi

Warga Bekasi Boleh Ibadah di Rumah Ibadah, Ini Penjelasan Wali Kota Jemaat di Gereja St Lidwina saat melaksanakan Misa natal pada Rabu (25/12). IDN Times/Siti Umaiyah

Rahmat menjelaskan, protokol kesehatan itu mengatur beberapa hal. Di antaranya, tempat ibadah untuk pelaksanaan ibadah berjamaah harus dibersihkan terlebih dahulu dengan disinfektan.

Kemudian, pengurus tempat ibadah harus menyampaikan pemberitahuan pelaksanaan ibadah kepada Pemkot Bekasi.

"Mereka (pengurus tempat ibadah) juga diwajibkan menyediakan pembersih tangan dan pengukur suhu tubuh elektrik," jelasnya.

3. Khutbah atau ceramah paling lama 15 menit

Warga Bekasi Boleh Ibadah di Rumah Ibadah, Ini Penjelasan Wali Kota Ilustrasi salah berjemaah di masjid. IDN Times/Saifullah

Setiap jemaah yang hendak melaksanakan ibadah berjamaah, wajib menggunakan masker dan membawa peralatan ibadah masing-masing. Juga harus menjaga jarak sejauh 1,2 meter.

"Khutbah (ceramah) juga sesingkat mungkin, paling lama 15 menit. Selama melakukan ibadah, jemaah tidak diperkenankan melakukan kontak langsung dengan sesama jemaah seperti bersalaman dan berpelukan. Setelah ibadah berjamaah selesai, harap segera membubarkan diri," ungkap Rahmat Effendi yang akrab disapa Pepen ini.

Baca Juga: Pandemik COVID-19, Bekasi Jadi Prototipe New Normal

Topic:

  • Sunariyah
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya