Comscore Tracker

Saudi Tutup Umrah, 30 Jemaah dari Denpasar Berangkat 2 Hari Lalu

Arab Saudi mencegah penyebaran virus corona

Denpasar, IDN Times - Keputusan Kerajaan Arab Saudi menghentikan sementara kunjungan umrah dan Masjid Nabawi dari luar negaranya, mendapat respons dari Indonesia, termasuk Bali.

Keputusan Saudi diberlakukan untuk mencegah masuknya virus corona atau Covid-19 ke Tanah Suci. Bagaimana tanggapan dari penyelenggara haji dan umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Bali?

1. Rombongan umrah dari Denpasar baru berangkat ke Arab Saudi melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

Saudi Tutup Umrah, 30 Jemaah dari Denpasar Berangkat 2 Hari LaluIlustrasi (IDN Times/Candra Irawan)

Kasi Pendaftaran dan Dokumen Haji Reguler Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Bali H Muhammad Nasihuddin mengatakan, pihaknya baru memberangkatkan sekitar 30 orang rombongan umrah dari Denpasar pada Selasa (25/2) sekitar pukul 21.00 Wita.

“Terkait dengan pemberangkatan umrah, kami kemarin masih melepas pemberangkatan jemaah umrah dari Denpasar menuju ke Arab Saudi. Jemaah umrah kemarin pun tetap berangkat juga. Kemarin ada sekitar 30 orang kami lepas dari Bandara Ngurah Rai. Dua hari itu masih keberangkatan,” ujar dia, Denpasar, Bali, Kamis (27/2).

Baca Juga: Benar Arab Saudi Tutup dari Jamaah Umrah, Ini 5 Hoaks Virus Corona

2. Jemaah dari Bali termasuk rombongan terakhir yang berangkat dari agen perjalanan di Denpasar

Saudi Tutup Umrah, 30 Jemaah dari Denpasar Berangkat 2 Hari Lalu(IDN Times/Ayu Afria)

Nasihuddin mengaku belum mengecek data pasti jumlah keberangkatan rombongan umrah. Namun ia memastikan, jemaah umrah dari Bali yang baru saja berangkat tersebut menjadi rombongan terakhir setelah larangan dari Saudi. Ia belum menerima laporan keberangkatan selanjutnya dari agen perjalanan.

“Untuk sementara yang dari travel umrah itu yang lapor kami. Pemberangkatan dari Denpasar itu ya dua hari lalu itu saja. Belum ada. Biasanya kalau dia mau berangkat itu ada laporan kepada kami. Lalu kami langsung me-monitoring ke bandara gitu,” kata dia.

3. Bali masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait penutupan umrah

Saudi Tutup Umrah, 30 Jemaah dari Denpasar Berangkat 2 Hari LaluKondisi jamaah umrah di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Kamis (27/2). (Dok. Istimewa)

Nasihuddin juga belum mengantongi data resmi jumlah jemaah haji dari Bali, yang bakal berangkat ke tanah suci tahun ini. Lantaran data tersebut biasanya ia terima secara resmi dari pemerintah pusat. Terkait penutupan sementara itu, pihaknya masih menunggu kebijakan dari Kementerian Agama.

“Jadi segala kebijakan itu kami yang menentukan adalah Kementerian Agama pusat. Kami hanya melaksanakan. Ini kami masih menunggu kebijakan dari pusat terkait imbauan Kerajaan Arab Saudi tentang pembatasan jemaah umrah tersebut. Kami menunggu informasi dari pusat,” kata dia.

Terkait dugaan jemaah umrah tidak bisa memasuki Masjid Nabawi, Nasihuddin mengaku belum menerima laporan tersebut.

“Terkait semua yang sudah di Arab Saudi itu kewenangan pusat. Jadi belum ada informasi yang lebih jelas lagi dari Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Pusat. Insyaallah nanti ada informasi dari pusat,” tutup Nasihuddin.

Baca Juga: [FOTO] Otoritas Arab Saudi Periksa Jamaah Umrah

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya