Comscore Tracker

[BREAKING] Jenazah Kru KRI Nanggala-402 Belum Ditemukan, Diduga Tertimbun Lumpur

Batas waktu pencarian kru Nanggala-402 berakhir 26 Mei 2021

Denpasar, IDN Times - Jenazah kru KRI Nanggala-402 hingga kini belum ditemukan. Sejak kapal selam milik TNI AL tersebut hilang kontak di perairan Utara Bali pada 21 April 2021 hingga dinyatakan tenggelam pada 25 April 2021, pencarian masih belum membuahkan hasil.

"Kami hanya memperkirakan, mungkin posisinya ada di situ dengan diameter 38, kedalaman kurang lebih 10 sampai 15 meter. Badan kapal itu diameter 8 meter," ujar Pangkoarmada II TNI AL, Laksda TNI Iwan Isnurwanto dalam konferensi pers di Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar, Jalan Raya Sesetan Nomor 331 Sesetan, Denpasar Selatan, Selasa (18/5/2021).

Ia menjelaskan bahwa di bagian bawah perairan bukanlah batu, melainkan lumpur sehingga mungkin badan tekan tertimbun lumpur. "Apakah personelnya di sana? Dengan tidak ditemukannya personel pengawak, kemungkinan pun ada di sana. Mungkin di badan tekan, tapi tidak diketahui posisinya di mana," jelasnya. 

Saat ditanya kapan batas akhir pencarian, Iwan menyatakan pihaknya telah mengadakan rapat pada Senin (17/5/2021) malam bersama beberapa pihak.

"Kami berdiskusi, pun mereka dengan jujur masih belum bisa menemukan di mana posisi. Rentang waktu, kapan akan diselesaikan ini? Dengan posisi seperti ini, belum bisa menentukan kapan akan diselesaikan," ujarnya.  

Dia mengatakan sampai saat ini, batas waktu yang diberikan adalah hingga 26 Mei 2021. "Dengan kesulitan yang ada, mereka minta akhir Mei. Setelah itu akan komunikasi untuk mencari jalan keluar," ungkapnya. 

Seperti diketahui, Sabtu (24/4/2021) dini hari pukul 03.00 WITA merupakan batas ketersediaan oksigen di KRI Nanggala-402. Kapal selam ini diperkirakan hilang di perairan Bali sekitar 60 mil laut utara Pulau Bali, pada Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 03.00 Wita. Pencarian yang dilakukan melibatkan bantuan kekuatan militer negara asing.

KRI Nanggala-402 menjadi salah satu pelaku pada latihan penembakan rudal di Laut Bali, yang direncanakan dilaksanakan pada Kamis (22/4/2021), disaksikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf TNI AL Laksamana Yudho Margono. KRI Nanggala-402 memiliki "saudara kembar" yaitu KRI Cakra-401.

Sistem propulsi KRI Nanggala-402 berintikan motor diesel-elektrik Siemens low-speed yang tenaga kerjanya langsung disalurkan ke baling-baling di buritan. Kekuatan daya dorongnya adalah 5.000 shp (shaft horse power), sedangkan baterai-baterai listriknya dengan bobot sekitar 25 persen bobot bruto kapal menyimpan daya listrik. Ada empat mesin diesel MTU diesel supercharged yang bertanggung jawab dalam penyediaan daya listrik kapal.

Baca Juga: CEK FAKTA: Mayat Awak KRI Nanggala-402 Terdampar di Pulau Mandangin

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya