Comscore Tracker

Kasus COVID-19 Unilever, Ridwan Kamil Minta Industri Gelar Tes Masif

21 karyawan dan 15 anggota keluarga PT Unilever positif

Bandung, IDN Times - Sebanyak 36 orang yang terdiri dari 21 karyawan dan 15 anggota keluarga karyawan PT Unilever Savoury Factory di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dinyatakan positif virus corona. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memerintahkan rapid test dilakukan secara masif ke wilayah industri.

"Kita akan fokus ke industri karena kasus Unilever yang di Kabupaten Bekasi itu lintas wilayah, kerjanya di Kabupaten Bekasi di pabriknya tapi tadi dilaporkan domisilinya ada di Karawang sebagian," ujar Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (3/7).

1. Seluruh kepala daerah di Jawa Barat diminta terus lakukan tes masif

Kasus COVID-19 Unilever, Ridwan Kamil Minta Industri Gelar Tes MasifDok.Humas Jabar

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, saat ini ada tren peningkatan kasus dan reproduksi COVID-19 di Jawa Barat. Maka dari itu, seluruh kepala daerah diminta terus melakukan tes masif rapid test dan swab test untuk mengetahui penyebaran corona.

"Saat ini peningkatan reproduksi COVID-19 di Jabar sudah masuk ke zona lampu kuning lah, hampir menyentuh di angka satu," jelasnya.

Baca Juga: Klaster Pernikahan Mengepung Semarang, Awalnya karena Jabat Tangan

2. Industri besar wajib melakukan tes PCR mandiri minimal 10 persen dari total pekerja

Kasus COVID-19 Unilever, Ridwan Kamil Minta Industri Gelar Tes MasifIDN Times/Debbie Sutrisno

Emil pun mengingatkan, kasus PT. Unilever Savoury Factory di Kabupaten Bekasi menjadi alarm pada sejumlah pelaku industri Jabar agar terus memperhatikan kondisi pekerja dan karyawannya. Ia menyebut, perusahaan harus mulai melakukan tes masif kembali agar mengetahui keamanan pekerjaannya.

"Meminta kepada kepala daerah untuk mewajibkan industri besar melakukan tes PCR mandiri minimal 10 persen dari total pekerja secara acak untuk memaksimalkan tidak ada anomali lainnya," katanya.

3. Unilever tutup pabrik di Cikarang setelah 36 orang positif COVID-19

Kasus COVID-19 Unilever, Ridwan Kamil Minta Industri Gelar Tes MasifANTARA FOTO

Sebagaimana diketahui, jumlah kasus terkonfirmasi positif PT Unilever Savoury Factory sejauh ini sebanyak 36 orang, terdiri dari 21 karyawan serta 15 anggota keluarga karyawan. Direktur Corporate Affairs dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk, Sancoyo Antarikso, mengaku saat ini sudah menutup sementara pabrik yang ada di Cikarang.

Sancoyo mengatakan, Unilever Indonesia juga telah menghubungi dan mengirimkan laporan resmi mengenai situasi tersebut kepada  Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, untuk melakukan contact tracing dan mewajibkan PCR test bagi keseluruhan karyawan gedung TBB yang sebanyak 265 orang.

"Pabrik-pabrik Unilever di Cikarang berada dalam lokasi yang terpisah-pisah. Gedung TBB merupakan salah satu bagian dari kompleks pabrik PT Unilever Indonesia Tbk di Cikarang, yang mana dalam kompleks tersebut terdapat beberapa gedung dengan protokol pemisahan zona kerja dan area produksi yang ketat," kata dia.

"Karyawan hanya diperbolehkan bekerja di zona masing-masing, dan tidak dapat
melintas zona kerja dan area produksi untuk alasan apa pun," ujarnya.

Baca Juga: Karyawannya Positif Corona, Unilever Tutup Pabrik Cikarang Sementara

Topic:

  • Dwifantya Aquina
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya