Comscore Tracker

Dirawat di RSCM, Kemenkumham Minta Ba'asyir Lakukan Swab Test

Baasyir masuk usia rentan terpapar COVID-19

Bandung, IDN Times - Terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba'asyir disebutkan tengah dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Dia dibawa ke rumah sakit lantaran kondisi kesehatannya yang tengah menurun.

Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat meminta, pihak RSCM segera melakukan swab test pada terpidana teroris Abu Bakar Ba'asyir.

Belum diketahui sejak kapan Ba'asyir masuk ke RSCM. Ia cuma disebutkan mengalami demam tinggi, nyeri kepala, radang sampai akhirnya dilakrikan ke RS.

1. Swab test masuk kewenangan pihak RSCM

Dirawat di RSCM, Kemenkumham Minta Ba'asyir Lakukan Swab TestANTARA FOTO/Reno Esnir

Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kemenkumham Jabar, Abdul Aris mengatakan, Baasyir dibawa ke RSCM dari Lapas Gunung Sindur sejak beberapa waktu kemarin. Saat itu pihak lapas sudah memberikan rapid test virus corona dan hasilnya negatif.

Saat ini, Kemenkumham Jabar meminta dokter di RSCM melakukan swab test terlebih dahulu untuk memastikan kondisi Ba'asyir, di tengah pandemik COVID-19 yang masih melanda.

"Untuk swab test yang jelas pihak rumah sakit yang berwenang, tapi setidaknya kita sudah pastikan dari rapid test," ujar Aris saat dihubungi, Jumat (27/11/2020).

Baca Juga: Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di RSCM, Pengacara: Belum Tahu Sakit Apa

2. Semua lapas sudah menggelar rapid test

Dirawat di RSCM, Kemenkumham Minta Ba'asyir Lakukan Swab TestANTARA FOTO/Reno Esnir

Aris mengaku, saat ini semua narapidana yang berada di lapas Jabar sudah melakukan mitigasi penyebaran virus corona dengan menggelar test dan sejumlah penegakan protokol kesehatan COVID-19.

"Semua lapas sudah lakukan itu (rapid test). Tidak hanya di Lapas Gunung Sindur, semua (lapas) di Jabar sudah," ungkapnya.

3. Kemenkumham Jabar berharap Ba'asyir tetap sehat agar tetap bisa menjalani sisa tahanan

Dirawat di RSCM, Kemenkumham Minta Ba'asyir Lakukan Swab TestANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Ia berharap, Ba'asyir tetap diberikan kesehatan agar bisa menjalankan masa hukumannya di Lapas Gunung Sindur, meski usianya kini telah senja.

"Beliau (Ba'asyir) masuk narapidana yang rentan juga," kata dia.

Ba'asyir yang hampir bebas bersyarat merupakan pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah. Ia divonis 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2011 lalu, sehingga harus menjalani hukuman di Lapas Gunung Sindur, Jawa Barat. 

Ia merupakan terpidana kasus terorisme yang dianggap terlibat dalam beberapa peristiwa pengeboman, termasuk kasus bom Bali dan bom Hotel JW Marriot pada 2004. 

Baca Juga: Dijaga Densus 88, Abu Bakar Ba'asyir Sakit dan Dilarikan ke RSCM

Topic:

  • Ilyas Listianto Mujib

Berita Terkini Lainnya