Comscore Tracker

Cerita Korban Selamat Bus Maut Sumedang: Rem Blong Saat di Tanjakan

Tercatat 27 orang meninggal akibat kecelakaan bus Sumedang

Sumedang, IDN Times - Salah satu korban selamat dari peristiwa kecelakaan maut Bus Sri Padma di Tanjakan Cae, Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menceritakan bagaimana peristiwa itu terjadi. 

Korban selamat yang bernama Imam (40 tahun) mengungkapkan, sepulang dari ziarah Pamijahan di Tasikmalaya, bus hendak melewati Jalan Raya Bandung. Namun, semua penumpang dengan sopir bus sepakat untuk melewati Jalan Raya Wado-Malangbong, pada Rabu, 10 Maret lalu.

Pada saat itu, ujar guru SMP IT Al Muawanah Kabupaten Subang tersebut, rombongan tidak mau melewati Jalan Raya Bandung karena jarak tempuhnya dianggap lebih jauh. 

"Kawan-kawan yang lain secara inisiatif pengen lewat Wado Sumedang," kata Imam di RSUD Sumedang, Kamis (11/3/2021).

Baca Juga: Penyebab Kecelakaan Maut Bus di Sumedang Masih Diinvestigasi

1. Rem bus diduga blong saat sudah di Tanjakan Cae dan penumpang panik

Cerita Korban Selamat Bus Maut Sumedang: Rem Blong Saat di Tanjakan(Imam (40) salah seorang korban yang selamat dari kecelakaan maut Bus Sri Padma di Tanjakan Cae, Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Rabu (10/3/2021)) Istimewa

Setelah memilih Jalan Wado-Malangbong, Imam mengatakan, di pertengahan jalan rem bus seperti tidak berfungsi alias blong. Saat itu kondisi bus sudah dalam Tanjakan Cae, dan kondisi penumpang sempat panik.

"Nah, pas tahu blong kita semua gak bisa apa-apa karena kan tahu jalur itu sudah menurun. Saya panik sama kawan-kawan yang lain dan langsung pasrah saja," ucapnya.

2. Imam sudah mencium baru rem blong

Cerita Korban Selamat Bus Maut Sumedang: Rem Blong Saat di Tanjakan(Imam (40) salah seorang korban yang selamat dari kecelakaan maut Bus Sri Padma di Tanjakan Cae, Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Rabu (10/3/2021)) Istimewa

Meski demikian, Imam menuturkan, penumpang tidak ada yang keluar dari bus untuk menyelamatkan diri. Kemudian, bus tetap melaju dan langsung masuk jurang dengan kedalaman kurang lebih 20 meter.

"Pada saat di jalan saya sudah mencium bau kampas rem. Tetapi jawaban sopir katanya rem baru saja diganti," ucapnya.

3. Penumpang terpental keluar dari dalam bus

Cerita Korban Selamat Bus Maut Sumedang: Rem Blong Saat di TanjakanKecelakaan bus di Wado, Sumedang (IDN Times/Azzis Z.)

Kemudian, setelah masuk dalam jurang, Imam tidak dapat mengingat dengan pasti peristiwa selanjutnya. Ia hanya menyebut penumpang lain sudah dalam kondisi terpental keluar dari dalam bus.

"Waktu begitu jatuh seluruh penumpang di bus keluar dan terpental," katanya.

4. Korban meninggal saat ini 27 orang

Cerita Korban Selamat Bus Maut Sumedang: Rem Blong Saat di TanjakanPetugas mengevakuasi korban kecelakaan bus PO Sri Padma Kencana di Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021). Hingga Rabu (10/3) malam (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Imam diselamatkan oleh Amar yang merupakan warga setempat. Amar sudah berada di tempat saat Imam berusaha keluar dari bus dengan kondisi luka-luka. Saat itu, Imam terlihat mencari anaknya yang di dalam bus.

Korban kecelakaan maut dari peristiwa ini sementara ada 27 orang meninggal dunia. Kemudian yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sumedang 25 orang. Seluruh korban selamat nantinya akan dirawat terlebih dahulu.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Sumedang, Pemerintah Pastikan Bus Melanggar Aturan

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya