Comscore Tracker

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

Padahal sebentar lagi Habib Bahar mau otw bebas nih...

Bandung, IDN Times - Bahar bin Smith kembali ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama. Pendakwah kontroversial itu dilaporkan oleh seseorang bernama Andriansyah pada 4 September 2018.

Surat penetapan Bahar sebagai tersangka tertuang dalam surat nomor B/4094/X/2020/Ditreskrimum yang ditandatangani langsung Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Patoppoi pada 21 Oktober 2020.

1. Polisi melakukan rangkaian gelar perkara kasus penganiayaan yang terjadi di wilayah Bogor

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka Kasus PenganiayaanPencabutan asimililasi Habib Bahar bin Smith (Dok. Kemenkumham)

Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Patoppoi mengatakan, Bahar diduga telah melakukan tindak penganiayaan secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP dan 351 KUHPidana.

"Bahar ditetapkan sebagai tersangka usai polisi melakukan rangkaian gelar perkara atas penganiayaan pada pelapor yang terjadi di wilayah Bogor," ujarnya saat dihubungi, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: Dari Nusakambangan, Bahar bin Smith Dipindah ke Lapas Gunung Sindur

2. Polda Jabar belum membeberkan kronologi kejadian

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka Kasus PenganiayaanANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Ketika disinggung soal kronologi kejadian penganiayaan yang melibatkan Bahar Smith, Patoppoi masih belum mau berkomentar banyak. Ia hanya mengatakan kejadian ini terjadi di wilayah Bogor dengan korban merupakan pelapor sendiri.

"Pelapor adalah korban sendiri, TKP di Bogor," singkatnya.

3. Bahar Smith sebelumnya mendapatkan hak asimilasi dan dikabarkan akan bebas

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka Kasus PenganiayaanIDN Times/Galih Persiana

Seperti diketahui, Majelis hakim Pengadilan Tata Usah Negara (PTUN) Bandung baru saja mengabulkan gugatan surat keputusan (SK) pencabutan asimilasi Bahar bin Smith, pada Senin, 12 Oktober 2020.

Ketua Majelis PTUN Bandung, Faisal Zad menilai, gugatan Bahar bin Smith terkait surat keputusan pencabutan asimilasi telah dipenuhi. Adapun surat keputusan yang menjadi dasar pencabutan asimilasi oleh tergugat dalam hal ini Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bogor, tidak sah.

Ia menuturkan, SK Kepala Bapas Klas 2 Bogor dengan nomor W11.pas.pas.33.pk.01.05.02-1987 tanggal 18 Mei 2020 yang sebelumnya menjadi surat untuk pencabutan asimilasi dari Bahar bin Smith, tidak sah. Hakim juga mencabut surat keputusan itu.

4. Kemenkumham sempat akan ajukan banding perihal hak asimilasi Bahar

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka Kasus PenganiayaanIDN Times/Istimewa

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkum HAM Jabar, Abdul Aris mengatakan, atas apa yang sudah diputuskan oleh hakim ini, pihaknya akan mengajukan banding.

"Selanjutnya, tim advokasi melakukan rapat membahas langkah hukum selanjutnya mengajukan upaya banding," katanya.

Baca Juga: Minta Cabut SK Asimilasi, PTUN Bandung Kabulkan Permintaan Habib Bahar

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya