Comscore Tracker

UAS Sebut Catur Haram, MUI Jabar: Kalau untuk Olahraga Tidak

MUI Jabar minta agar tak mudah labeli sesuatu haram

Bandung, IDN Times - Pendapat Ustaz Abdul Somad yang memasukan permainan catur ke dalam kategori haram menuai banyak komentar, termasuk dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat. Sekretaris Umum (Sekum) MUI Jawa Barat Rafani Achyar mengaku baru mendengar dan mengetahui pernyataan permainan itu diharamkan dari ceramah UAS. Selama ini bermain catur malah masuk cabang olahraga (Cabor) dan dilombakan, kata Rafani.

"Saya baru dengar catur haram. Prinsip dalam Islam ini harus menghindarkan dari perbuatan tidak bermanfaat, kalau olahraga saya tidak masalah," ujar Rafani saat dihubungi IDN Times Jabar, Sabtu (23/11).

Lalu, mengapa MUI tak memasukan permainan catur ke dalam kategori haram?

1. Catur dapat mengasah otak kiri dan otak kanan

UAS Sebut Catur Haram, MUI Jabar: Kalau untuk Olahraga Tidak(Sekretaris Umum MUI Jawa Barat Rafani Akhyar) IDN Times/Galih Persiana

Rafani menjelaskan, jika bermain catur hanya untuk perbuatan yang belum jelas dan sia-sia, maka dapat dimasukkan kategori dilarang. Namun untuk atlet di bawah naungan manajemen yang resmi, tentu tidak menjadi masalah.

"Catur tentu harus dilihat. Kalau memang masuk kategori sia-sia tentu dilarang. Tapi catur dalam pengertian olahraga apa lagi mengasah otak, ini tidak masalah," ujar Rafani. 

Baca Juga: 6 Kontroversi Ustaz Abdul Somad yang Bikin Geger Tanah Air

2. MUI Jawa Barat mengimbau agar tidak mudah melabeli sesuatu haram

UAS Sebut Catur Haram, MUI Jabar: Kalau untuk Olahraga TidakIDN Times/Galih Persiana

Rafani mengatakan masalah halal dan haram bukan sesuatu yang mudah untuk dinilai. Catur dalam pandangannya, bisa menjadi haram, misalnya, jika dimainkan hingga meninggalkan kewajiban salat lima waktu.

"Jangan langsung dianggap catur haram. Memang bisa haram kalau dia bisa meninggalkan pekerjaan utama, misalnya menghabiskan waktu dan canda gurau," tuturnya. 

Namun, ia melanjutkan, apabila catur dalam konteks olahraga, maka hal tersebut tidak haram. 

"Malah bisa memberi manfaat," katanya lagi. 

3. Tidak ada fatwa khusus yang mengharamkan catur

UAS Sebut Catur Haram, MUI Jabar: Kalau untuk Olahraga Tidakhttps://triptrus.com

Sampai saat ini, kata Rafani, MUI Jawa Barat belum mengetahui ada fatwa atau aturan catur itu haram. Sebab menurutnya, catur justru kerap kali dipraktikan dalam ilmu perang.

"Teori ilmu perang juga ada teori catur. Fatwa bersifat umum, olahraga apa pun kalau menjerumuskan sia-sia itu haram, kalau catur olahraga ya boleh-boleh saja," katanya.

4. MUI Jawa Barat tidak mempermasalahkan ceramah UAS

UAS Sebut Catur Haram, MUI Jabar: Kalau untuk Olahraga Tidaktechexplorist.com

Rafani menambahkan, soal pendapat UAS yang memandang bahwa catur itu haram, menurutnya tidak jadi masalah karena semua boleh berpendapat. Namun masyarakat tetap harus diberikan pemahaman.

"Pendapat beliau (UAS) boleh saja, silakan saja, tidak dilarang beda pendapat. Tapi masyarakat perlu diberi pemahaman konsepsi, catur yang mana yang diharamkan," jelasnya.

"Kalau olahraga semua kenal, dan ini diatur, jadwal waktu ibadah juga, ini ada manfaatnya. Beda dengan gapleh, ini kan tidak masuk dalam kategori olahraga," kata dia lagi. 

Baca Juga: KPK Sudah Periksa Pegawainya yang Undang UAS untuk Beri Ceramah

Topic:

  • Santi Dewi

Berita Terkini Lainnya