Comscore Tracker

3 Sesar Aktif di Jawa Barat Selain Sesar Lembang yang Patut Diwaspadai

Sesar Lembang paling banyak diteliti

Bandung Barat, IDN Times - Jawa Barat tak hanya dilewati Sesar Lembang, Pusat Studi Gempa Nasional mencatat masih ada tiga sesar aktif lainnya yang tidak bisa diprediksi pergerakannya. Tiga sesar itu antara lain Sesar Cimandiri, Sesar Baribis, dan Sesar Garsela.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Jabar, Adwin Singarimbun mengatakan, dari keempat sesar yang ada di Jabar, baru sesar Lembang yang banyak diteliti.

"Karena memang lokasi sesar Lembang ini dekat dengan ibu kota Jabar. Kemudian tingkat penduduk yang berada di sekitar sesar Lembang cukup padat," ungkap Adwin saat ditemui di Bandung Barat, Kamis 28 November 2019.

1. Sesar Lembang yang kini di ujung siklus 500 tahunan

3 Sesar Aktif di Jawa Barat Selain Sesar Lembang yang Patut Diwaspadai(Ilustrasi) IDN Times/Sukma Shakti

Sesar Lembang merupakan patahan yang membentang sepanjang 29 kilometer di sebelah utara cekungan Bandung. Jika ditarik dari barat, titik nol sesar Lembang berada di daerah Padalarang kemudian melewati Ngamprah, Cihideung, Lembang, dan Bukit Batu Lonceng Kabupaten Bandung Barat. Sedangkan ujung timurnya di Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung.

Kepadatan penduduk di garis sesar ini dinilai menjadi sebab penting harus dilakukannya penelitian yang komprehensif. Melihat, potensi ancaman bencananya tidak bisa dianggap remeh.

Saat ini, BPBD sudah menyusun dokumen rencana kontijensi sebagai panduan kebencanaan Sesar Lembang. Menyusul siklus pergerakan sesar Lembang sudah berada di ujung siklus. Siklus pergerakan itu diprediksi terjadi per 500 tahun sekali.

"Selain dekat dengan ibu kota dan padat penduduk, banyak juga infrastruktur-infrastruktur yang strategis yang berada di garis sesar," kata Adwin.

2. Sesar Cimandiri yang membentang 100 kilometer

3 Sesar Aktif di Jawa Barat Selain Sesar Lembang yang Patut DiwaspadaiANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

Bentangan sesar Cimandiri diperkirakan mencapai 100 kilometer membentuk gawir. Mulai dari wilayah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, melintang ke arah barat selatan sampai Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

"Sesar Cimandiri ini dari Sukabumi, terus mengarah ke arah tengah ke timur, Cianjur terlewati dan sebagian Kabupaten Bandung Barat," jelas Adwin.

3. Sesar Baribis membentang dari Majalengka sampai Subang

3 Sesar Aktif di Jawa Barat Selain Sesar Lembang yang Patut DiwaspadaiIlustrasi gempa, ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Sesar aktif yang satu ini memiliki panjang 25 kilometer. Berdasar data PuSGeN tahun 2017, Adwin menerangkan Sesar Baribis memanjang dari Majalengka sampai Subang, merupakan ujung utara dari imbrikasi belakang busur di Jawa Barat.

Sesar ini teridentifikasi sebagai sesar naik yang dapat diamati dari topografi dan seismik refleksi. Kegempaan juga sering terjadi di daerah ini.

"Kalau dari data PuSGeN, sesar ini sekitar Cirebon, Kuningan, Majalengka," sebutnya.

4. Sesar Garsela sempat dianggap tidak aktif sebelum ada gempa Garut

3 Sesar Aktif di Jawa Barat Selain Sesar Lembang yang Patut DiwaspadaiTirto.id

Meski dibilang kecil, Sesar Garsela sempat menjadi pemicu gempa di wilayah Garut. Sesar Garsela ini sempatdianggap Sesar tidak aktif. Namun, setelah terjadi pergerakan, sesar ini menandakan salah satu sesar aktif di Jawa Barat.

"Sesar ini ada di wilayah Garut bagian selatan. Cuman sesar ini belum banyak diteliti," ujarnya.

Adwin menyebutkan, dari empat sesar aktif di Jawa Barat, baru sesar Lembang yang memiliki hasil penelitian yang komprehensif. Namun, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penelitian juga untuk patahan lainnya.

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya