Comscore Tracker

Warga Tunjukkan Status Tanah Tamansari yang Digusur Pemkot Bandung

Klaim akta jual beli tahun 1930 dinilai lemah

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung selama ini mengklaim tanah di area RW 11 Kelurahan Tamansari, Bandung Wetan merupakan aset mereka. Mereka mengaku memiliki sejumlah bukti atas hak milik tanah di kawasan itu. Bukti yang mereka miliki didasarkan pada akta jual beli tahun 1930 yang dimilikinya. 

Namun, klaim tersebut dibantah oleh warga. Seorang warga RW 11 Tamansari, Sambas menunjukkan surat persil yang tercatat tahun 1968. Dalam surat itu dinyatakan tanah di lokasi tersebut berstatus tanah negara bebas.

"Tanah negara bebas itu diperuntukkan untuk masyarakat. Ayah saya saja, punya rumah di sini sejak tahun 1950-an," ujar Sambas saat ditemui di Masjid Al Islam Tamansari, pada Sabtu (14/12).

Lalu, bagaimana nasib tanah yang sudah digusur kendati warga mengklaim telah memiliki suratnya?

1. Bukti menggunakan akta jual beli tahun 1930, lemah

Warga Tunjukkan Status Tanah Tamansari yang Digusur Pemkot BandungIDN Times/Yogi Pasha

Sambas mengatakan, dalih Pemkot Bandung berbekal akta jual beli tahun 1930 tidak kuat. Sebab, tahun 1930 merupakan era kolonial Belanda.

"RW 11 saja belum ada. Pemkot Bandung memang sudah ada tahun segitu? Gimana memetakan tanahnya? Batasannya apa?" ucap Sambas.

Baca Juga: Kenapa Warga RW 11 Tamansari Tergusur? Ini Kata Pemkot Bandung

2. Pemkot ditantang oleh warga menunjukan bukti kepemilikan tanah

Warga Tunjukkan Status Tanah Tamansari yang Digusur Pemkot Bandung(Suasana penggusuran di Tamansari Bandung) IDN Times/Debbie Sutrisno

Warga RW 11 lainnya, Eva Eryani Effendi naik pitam saat mendengar Pemkot Bandung mengklaim tanah yang didudukinya puluhan tahun adalah aset Pemkot. Dia bahkan menantang Pemkot Bandung menunjukkan bukti kuat terkait kepemilikan tanah itu.

"BPN sudah mengeluarkan surat tanggal 1 Desember 2018 yang menyatakan bahwa tanah di RW 11 status quo," sebut Eva

3. Berdasar Undang-Undang Pokok Agraria, warga berhak mensertifikasi

Warga Tunjukkan Status Tanah Tamansari yang Digusur Pemkot Bandung(Warga di Tamansari berkemas sebelum rumahnya digusur oleh Pemkot Bandung) IDN Times/Debbie Sutrisno

Berdasar UU Agraria Pokok nomor 5 tahun 1960, Eva mengatakan warga berhak melakukan sertifikasi atas lahan yang didudukinya. Pasalnya, warga yang tinggal di RW 11 Tamansari Kota Bandung sudah menduduki sejak puluhan tahun.

"Kalau melihat UU PA itu, warga yang sudah menduduki 20 tahun atau lebih, yang beritikad baik seharusnya diberi kemudahan untuk sertifikasi," kata Eva.

4. Persil berbunyi Tamansari berstatus tanah negara bebas

Warga Tunjukkan Status Tanah Tamansari yang Digusur Pemkot BandungSuasana penggusuran lahan di Tamansari, Kota Bandung (IDN Times/Galih Persiana)

Menurut Eva, akta jual beli yang dimiliki Pemkot Bandung tidak kuat. Sebab, ada proses nasionalisasi aset-aset negara dari Hindia Belanda sekitar tahun 1950-an.

"Proses nasionalisasi itu tidak bisa otomatis diwariskan kepada pemkot. Terlebih kami memiliki persil yang sudah dipetakan bidang tanahnya. Dalam persil juga disebut bahwa tanah di Tamansari ini merupakan tanah negara bebas," kata dia. 

5. Tanah negara bebas untuk rakyat

Warga Tunjukkan Status Tanah Tamansari yang Digusur Pemkot BandungIDN Times/Yogi Pasha

Status tanah negara bebas menurut Eva tidak bisa diasetkan kepada Pemkot Bandung. Tanah tersebut harus dikembalikan kepada warga yang merawat dan mengelola tanah tersebut.

"Tanah negara bebas harus dikembalikan lagi pada masyarakat sesuai pasal 33 tahun 1960 bahwa tanah, air, udara sebesar-besarnya dikelola oleh untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Undang-undang itu mereka pahami atau enggak?" tanya Eva. 

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Wali Kota Bandung Minta Maaf Terjadi Kekerasan Saat Penertiban Aset

Topic:

  • Santi Dewi

Just For You