Comscore Tracker

Mobil Kapolsek di Rembang Seruduk Rumah Warga, Dua Orang Tewas

Diduga kapolsek tengah mabuk ketika seruduk rumah warga

Semarang, IDN Times - Seorang bocah berusia tiga tahun dan neneknya Yasringah (50 tahun) tewas pada Senin malam (25/5) usai diseruduk sebuah mobil Isuzu Panther yang dikemudikan Kapolsek Gunem Kabupaten Rembang. Peristiwa itu terjadi ketika malam itu Iptu berinisial SY menyeruduk sebuah rumah di Jalan Provinsi Lasem-Sale, Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan. 

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes (Pol) Iskandar F. Sutisna, SY ketika itu tengah dalam perjalanan dinas. Ia menyeruduk sebuah rumah karena tiba-tiba melihat seseorang yang berdiri di tengah jalan. Alhasil, SY langsung membanting setir hingga mengakibatkan rumah warga hancur. 

SY kini masih diperiksa secara intensif oleh Bidang Propam Jateng. Ada yang menduga SY bisa menabrak rumah warga karena menyetir dalam kondisi mabuk. Benar kah itu?

1. Bocah berusia dua tahun itu tidak tertolong ketika dilarikan ke puskesmas

Mobil Kapolsek di Rembang Seruduk Rumah Warga, Dua Orang TewasIlustrasi jenazah (IDN Times/Sukma Shakti)

Saat terjadi peristiwa itu, di dalam rumah tengah dihuni oleh anggota keluarga lengkap. Menurut keterangan warga, ketika mobil Isuzu Panther SY menyeruduk rumah, tiga orang yakni Samadi, Yasringah dan Putri (bocah berusia tiga tahun) terpental. Samadi berhasil selamat, tetapi tidak dengan Yasringah dan Putri. 

Kedua korban tewas di rumah sakit dan puskesmas terdekat lantaran luka serius pada bagian kepala dan punggung.

Baca Juga: Kronologi Geng Motor Tabrak Polisi di Bundaran HI Saat Dibubarkan 

2. Polda Jateng masih menunggu hasil laboratorium untuk buktikan apakah Kapolsek SY benar-benar mabuk

Mobil Kapolsek di Rembang Seruduk Rumah Warga, Dua Orang TewasIlustrasi kecelakaan mobil. IDN Times/Mia Amalia

Kantor berita Antara pada (28/5) lalu melaporkan Polda Jateng masih terus mendalami apakah ada unsur kelalaian atau kesengajaan dari peristiwa tersebut. Kapolda Jateng, Irjen (Pol) Ahmad Luthfi mengatakan masih menunggu hasil laboratorium untuk menentukan apakah Kapolsek SY betul-betul mengendarai mobil dalam kondisi mabuk. 

"Hasil lab belum keluar," kata Ahmad. 

Ia juga tak menampik bila SY berpotensi kuat untuk dicopot. Bahkan, Polda Jateng sudah menyiapkan penggantinya. 

Ahmad juga menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap seluruh anggota polisi di bawah Polda Jateng. 

"Polisi harus jadi suri tauladan serta tak boleh menyakiti hati masyarakat," ujarnya. 

3. Kapolsek SY berdalih menabrak rumah warga karena menghindari orang yang berada di tengah jalan

Mobil Kapolsek di Rembang Seruduk Rumah Warga, Dua Orang TewasIlustrasi kecelakaan mobil. IDN Times/Mia Amalia

Dari keterangan SY, ia berdalih tengah dalam perjalanan berangkat menuju ke tempat dinas. 

"Yang bersangkutan melihat ada seseorang yang berdiri di tengah jalan, lalu kemudian menghindar dan banting setir hingga menabrak sebuah rumah," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes (Pol) Iskandar F. Sutisna.

Ia menyebut banyak faktor yang bisa menjadi pemicu terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, ia melanjutkan, pemeriksaan masih terus dilakukan terhadap korban, para saksi, termasuk kendaraan yang digunakan. 

Baca Juga: Nelayan yang Hilang di Rembang Ditemukan Mengambang Tak Bernyawa  

Topic:

  • Santi Dewi

Berita Terkini Lainnya