Comscore Tracker

Kisah Polisi di Tulungagung Menjadi Relawan Pemakaman Pasien COVID-19

4 kali ikut memakamkan jenazah pasien COVID-19 

Tulungagung, IDN Times - Aipda Sugapri, salah seorang anggota polisi di Tulungagung, rela menyisihkan waktunya untuk menjadi relawan pemakaman pasien COVID-19. Kaur Ident Satreskrim Polres Tulungagung ini, sudah empat kali membantu tim Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSUD Dr Iskak, untuk memakamkan jenazah pasien terkonfirmasi positif corona. Hal ini dilakukan karena minimnya relawan yang mau membantu proses pemakaman.

1. Masyarakat takut karena tak miliki APD

Kisah Polisi di Tulungagung Menjadi Relawan Pemakaman Pasien COVID-19Prosesi pemakaman salah satu pasien COVID-19 di Tulungagung, IDN Times/ istimewa

Ditemui di ruangannya, Sugapri menceritakan awal keterlibatannya sebagai relawan pemakaman jenazah pasien COVID-19. Awalnya pria yang akrab dipanggil Gapri ini diminta tolong oleh Tim IPJ, untuk membantu memakamkan jenazah seorang pasien positif. Hal ini dikarenakan pihak keluarga dan masyarakat tidak ada yang mau membantu.

Mereka khawatir dan takut akan terpapar virus karena tidak memiliki Alat Pelindung Diri (APD) sesuai protokol kesehatan yang berlaku. "Setelah itu setiap ada pemakaman jenazah pasien COVID-19 saya selalu diminta bantuan, hingga saat ini sudah empat kali terlibat pemakaman," ujarnya, Kamis (17/12/2020).

2. Bersihkan tubuh sebelum pulang ke rumah

Kisah Polisi di Tulungagung Menjadi Relawan Pemakaman Pasien COVID-19Prosesi pemakaman salah satu pasien COVID-19 di Tulungagung, IDN Times/ istimewa

Meskipun telah mengenakan APD lengkap dan sesuai standar protokol kesehatan, sebagai manusia biasa, Gapri mengaku masih sering merasa khawatir ikut terpapar virus corona.

Untuk itu, setelah prosesi pemakaman selesai, Gapri tidak langsung pulang ke rumah. Pria ini kembali ke kantor dan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. "Rasa khawatir itu ada sebagai manusia biasa, untuk mengurangi risiko saya langsung mandi di kantor setelah proses pemakaman selesai," imbuhnya.

Baca Juga: COVID-19, Separuh Pasien di Tulungagung Tergolong Usia Produktif

3. Harap masyarakat tidak khawatir selama kenakan APD

Kisah Polisi di Tulungagung Menjadi Relawan Pemakaman Pasien COVID-19Prosesi pemakaman salah satu pasien COVID-19 di Tulungagung, IDN Times/ istimewa

Meskipun sebagai relawan, namun Gapri hanya bisa membantu prosesi pemakaman usai jam kerja. Melalui aktivitasnya ini Gapri berharap bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, untuk mau menjadi relawan.

Angka kasus kematian karena COVID-19 di Tulungagung sendiri terus bertambah setiap harinya. Masyarakat diminta untuk tidak takut selama mengikuti protokol kesehatan yang sesuai. Asal protokol kesehatan ditegakkan dengan benar, tidak ada masalah dengan Covid-19,” pungkasnya.

Baca Juga: Viral Mata Jenazah COVID-19 Hilang, RSUD Probolinggo: Hoaks Itu!

Bramanta Pamungkas Photo Verified Writer Bramanta Pamungkas

peternak huruf

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya