Comscore Tracker

Satu Buruh Positif COVID-19, Gugus Tugas Tangerang Tracing 952 Orang 

Pemkab Tangerang minta perusahaan tutup sementara

Tangerang, IDN Times - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang, Banten melakukan kontak tracing kepada 952 orang setelah seorang buruh pabrik di daerah tersebut terkonfirmasi positif terjangkit virus SARS-CoV-2 atau virus corona.

Saat ini buruh tersebut sudah dievakuasi ke rumah singgah COVID-19 milik Pemerintah Kabupaten Tangerang, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut sampai hasil tes swab keluar.

Baca Juga: PSBB Diperpanjang, 27 Taman Tematik Kota Tangerang Masih Tutup

1. Sudah 3 kali tes swab, dan kini tengah menunggu hasil tes ketiga

Satu Buruh Positif COVID-19, Gugus Tugas Tangerang Tracing 952 Orang Ilustrasi swab test. (Dok.Kementerian BUMN)

Anggota Bidang Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengatakan, buruh tersebut sudah dua kali tes swab.

"Sudah dirawat di rumah singgah Griya Anabatic dan kami juga sedang menunggu hasil swab test ketiga, sekarang kami melakulan tracing kontak terutama pada keluarganya dan sedang menunggu hasilnya juga," jelas Hendra kepada IDN Times, Jumat (19/6).

Baca Juga: Griya Anabatic Tangerang Rawat 2 PDP COVID-19 

2. Buruh yang positif merupakan OTG

Satu Buruh Positif COVID-19, Gugus Tugas Tangerang Tracing 952 Orang Ilustrasi swab test. (Dok.Kementerian BUMN)

Selain itu, lanjut Hendra, tracing kontrak juga dilakukan kepada 952 buruh lainnya yang sempat melakukan kontak dengan yang bersangkutan. Hasilnya, dipastikan 952 buruh tersebut terbebas atau negatif dari infeksi virus corona.

"Buruh itu tidak mengidap gejala berat, namun dia kami pastikan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG). Kami juga memastikan hanya satu buruh yang positif COVID-19," ujarnya.

3. Wabup minta perusahaan tutup sementara aktivitas produksinya

Satu Buruh Positif COVID-19, Gugus Tugas Tangerang Tracing 952 Orang Dok. Humas Pemkab Tangerang

Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang Mad Romli meminta perusahaan tempat buruh yang positif COVID-19 bekerja, harus menghentikan sementara operasional mereka. Hal ini sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Pasal 13 poin 9 disebutkan jika ada karyawan atau pekerja yang positif COVID-19, maka wajib menutup perusahaan selama 14 hari," ucap Mad Romli.

Baca Juga: 24 RW di Tangerang Masuk Zona Merah COVID-19

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya