Comscore Tracker

Penjual Jengkol Jual Senpi Rakitan di Toko Online Seharga Rp13 Juta

Pelaku merakit airsoft gun menjadi senpi berpeluru tajam

Tangerang, IDN Times - Jajaran Polresta Tangerang menangkap dua pelaku perdagangan dan perakitan senjata api (senpi) ilegal di Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (24/12). Dua warga Kecamatan Pasar Kemis berinisial EC dan JEP yang berprofesi sebagai pedagang jengkol dan buruh itu merakit airsoft gun menjadi senpi berpeluru tajam dan dijual kembali ke toko daring yakni Tokopedia.

Kedua pelaku menjual senpi rakitan mereka seharga Rp11 juta sampai Rp13 juta per unit selama satu tahun. Polisi juga menampik keduanya terlibat atau pun terpapar dalam jaringan terorisme.

1. Polisi mendapatkan barang bukti 11 pucuk senpi rakitan saat menggeledah rumah pelaku

Penjual Jengkol Jual Senpi Rakitan di Toko Online Seharga Rp13 Juta(Perdagangan dan pembuatan senpi ilegal di Tangerang) IDN Times/Candra Irawan

Kapolresta Tangerang AKBP Ary Ade Syan Indradi mengatakan, pengungkapan sindikat perdagangan dan perakitan senpi itu terbongkar karena ada laporan dari masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam polisi mendapati ada dua pelaku yang menjajakan senpi ilegal di marketplace Tokopedia.

"Kita lakukan penangkapan dan penggerebekan di rumahnya di Perumahan Perum Asri Kecamatan Pasar Kemis, kita mendapatkan beberapa barang bukti yang pertama 11 pucuk senpi yang sudah di-upgrade tersangka EC dan berasal dari airsoft gun," jelasnya usai gelar perkara di Mapolresta Tangerang, Selasa (24/12).

2. Salah satu pelaku membuka lapak dan menerima order melalui toko online

Penjual Jengkol Jual Senpi Rakitan di Toko Online Seharga Rp13 Juta(Perdagangan dan pembuatan senpi ilegal di Tangerang) IDN Times/Candra Irawan

Selain itu, kata Ade, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa lima pucuk airsoft gun, 372 butir puluru tajam dengan ukuran peluru kaliber 9 milimeter, kaliber 38 milimeter, kaliber 75 milimeter dan kaliber 22 milimeter. Selain itu polisi juga menemukan sejumlah sparepart dan perlengkapan pendukung upgrade dari airsoft gun ke senpi.

"Pelaku EC, perannya dia menerima order melalui Tokopedia, dia membuka lapak di situ. Menawarkan kepada masyarakat bahwa dia bisa meng-upgrade airsoft gun menjadi senpi, dengan biaya Rp2 juta sampai Rp3 juta dan bonus 25 butir amunisi," ujarnya.

3. Senpi hasil rakitan dijual dengan harga Rp11 juta sampai Rp13 juta per unit

Penjual Jengkol Jual Senpi Rakitan di Toko Online Seharga Rp13 Juta(Perdagangan dan pembuatan senpi ilegal di Tangerang) IDN Times/Candra Irawan

Menurut Ade, biaya jasa upgrade dari airsoft gun ke senpi berbanding jauh dengan harga jual senpi yang dirakit sendiri oleh para pelaku, senpi hasil rakitan pelaku dijual dengan harga Rp11 juta sampai Rp13 juta per unit. Selain EC, polisi juga mengamankan JEP yang berperan sebagai pembuat sparepart.

"Pelaku JEP ini bekerja sebagai operator mesin bubut di Kecamatan Cikupa, dia membuat berbagai sparepart antara lain silinder, laras senpi, magazine hingga firing pin atau pelatuk senpi," ungkapnya.

4. Pelaku diancam hukuman penjara seumur hidup

Penjual Jengkol Jual Senpi Rakitan di Toko Online Seharga Rp13 Juta(Pelaku perdagangan dan pembuatan senpi ilegal di Tangerang) IDN Times/Candra Irawan

Ade menambahkan, kasus itu masih dilakukan pendalaman pihaknya, karena keterangan kedua pelaku kepada penyidik masih berubah-ubah. Namun pada fakta ya polisi mendapati barang bukti senpi dan ratusan peluru.

"Para tersangka kita jerat pasal 1 ayat 1undang undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang penguasaan kepemilikan senpi dan juga manusia secara ilegal, dengan ancaman hukuman seumur hidup," kata Ade.

Baca Juga: Pengemudi Lamborghini yang Todongkan Pistol ke Pelajar Ditangkap

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya