Comscore Tracker

Banjir Underpass Kemayoran Surut, Petugas Temukan Ular Sanca dan Lele

Banjir merendam underpass selama berhari-hari

Jakarta, IDN Times - Underpass Kemayoran yang sempat tergenang air selama tiga hari kini telah bisa dilalui kendaraan. Seorang petugas penyedot air, Sudaryono, mengatakan tak mudah menguras underpass yang menghubungkan wilayah Sunter, Jakarta Utara, dan Kemayoran, Jakarta pusat tersebut.

Sudaryono mengatakan penyedotan air dari underpass Kemayoran bahkan melibatkan banyak pihak, seperti Tim PPK Kemayoran bersama Pemprov DKI Jakarta, PUPR, hingga Armada TKL. Proses pengurasan memakan waktu berhari-hari.

 

1. Di sela-sela penyedotan banjir, petugas menemukan ular dan ikan

Banjir Underpass Kemayoran Surut, Petugas Temukan Ular Sanca dan LeleUnderpass Kemayoran (IDN Times/Cindi Nopitasari)

Sudaryono mengatakan, selama proses penyedotan air,  banyak hal unik yang ia temukan. Salah satunya adalah binatang-binatang yang terjebak di dalam underpass berisi air.

"Saya nemu banyak binatang, ya kemarin ada ular ular sanca batik, itu yang ngambil pedagang-pedagang, saya gak tau itu dikemanain ularnya,"  kata Sudaryono kepada IDN Times, Senin (28/1).

Selain ular, tak disangka, ia juga menemukan beragam jenis ikan, seperti lele dan gurame. Lalu ia mengaku kalau membawa pulang dua ekor ikan untuk dimasak di rumah.

2. Petugas rela lembur demi menyedot sisa air yang ada

Banjir Underpass Kemayoran Surut, Petugas Temukan Ular Sanca dan LeleUnderpass Kemayoran (IDN Times/Cindi Nopitasari)

Sudaryono mengatakan untuk menyedot air dari underpass Kemayoran dibutuhkan 20 unit pompa air. Padahal sebelum banjir hanya tersedia tiga unit pompa air. Bahkan sampai saat ini masih ada petugas yang membersihkan sisa air yang menggenang di beberapa titik terowongan.

Di jalan utamanya sendiri sudah tak ada becekan-becekan genangan air. Namun petugas tetap siaga jikalau ada genangan air tinggi lagi, supaya tak mengganggu laju kendaraan yang lewat di terowongan itu.

3. Baru kali ini Underpass Kemayoran terendam banjir parah

Banjir Underpass Kemayoran Surut, Petugas Temukan Ular Sanca dan LeleUnderpass Kemayoran (IDN Times/Cindi Nopitasari)

"Banjir seperti ini kan baru terjadi kemarin ini, sebelum-sebelumnya kan gak sampai setinggi ini. Tanggal 1 Januari, kondisi di sini gak ada masalah, kondisi ekstrem itu yang jadi masalah, kebetulan terjadi pas kemarin ini," Ungkap Direktur Perencanaan dan Pembangunan PPK Kemayoran Riski Renando.

Riski menilai penyebab utama banjir di underpass Kemayoran adalah debit air hujan yang dan banyaknya pembangunan di sekitar underpass, membuat air tak bisa meresap ke dalam tanah.

Dirinya mengklaim bahwa pihaknya telah rutin membersihkan saluran-saluran air, dibantu oleh Pemprov DKI Jakarta, dan akan lebih mengoptimalkan untuk bersih-bersih saluran air.

Baca Juga: Masalah Banjir Kemayoran, Anies Akan Cari Solusi Permanen

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya