Comscore Tracker

Pengibaran Bendera Peringatan Sumpah Pemuda Gagal, Ridwan Kamil Kecewa

Ridwan Kamil memberikan peringatan kepada panitia acara

Bandung, IDN Times - Pengibaran bendera Merah Putih memperingati Hari Sumpah Pemuda di Sarana Olahraga (SOR) Arcamanik, Kota Bandung, Senin (28/10), mengalami kegagalan. Upacara bendera tersebut dipimpin langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Gagalnya pengibaran tersebut terjadi ketika petugas tak bisa menarik tali ketika bendera Merah Putih dikibarkan dan hendak dikerek ke bagian atas tiang bendera. Namun, saat lagu Indonesia Raya terus dikumandangkan, bendera tersebut tetap tersangkut di di bawah.

1. Ridwan Kamil sempat minta pengibaran diulang

Pengibaran Bendera Peringatan Sumpah Pemuda Gagal, Ridwan Kamil KecewaIDN Times/Debbie Sutrisno

Saat insiden tersebut terjadi, pemimpin upacara kemudian meminta para peserta upacara membalikkan badan. Setelah upacara pengibaran bendera selesai, barulah para peserta diminta menghadap kembali ke depan.

Setelah lagu Indonesia Raya selesai, Ridwan Kamil meminta pengibaran bendera diulang. Namun, sesuai standar operasional (SOP) pengibaran bendera tidak boleh dilakukan berulang dalam satu upacara yang sama.

Dengan kejadian ini sampai upacara selesai tidak ada bendera merah putih yang berkibar di tengah-tengah lapangan upacara.

2. Ridwan Kamil beri peringatan ke panitia dan pengisi acara

Pengibaran Bendera Peringatan Sumpah Pemuda Gagal, Ridwan Kamil KecewaDok.Humas Jabar

Usai upacara, Ridwan menegaskan kejadian ini adalah peringatan bagi pengisi dan panitia acara agar mengecek seluruh kesiapan.

"Yang namanya gladi itu bukan hanya (dicek) sampai tiang, tapi sampai benderanya sesuai ritme lagu," ujar dia.

3. Teguran agar kejadian serupa tak lagi terulang

Pengibaran Bendera Peringatan Sumpah Pemuda Gagal, Ridwan Kamil Kecewawww.setneg.go.id

Ridwan yang mengaku sempat aktif di Paskibraka sangat menyesalkan kejadian ini. Insiden tersebut harus jadi koreksi semua pihak agar kejadian serupa tidak terulang.

"Ini bukan yang pertama ya, saya amati sering kejadian karena terlalu menggampangkan teknis. Saya kira ini teguran dari saya," ujar dia.

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya