Comscore Tracker

Cegah COVID-19 di Kawasan Industri, Jabar Akan Gelar Rapid Tes Massal

Kasus di PT Unilever sudah ditangani Pemkab Bekasi

Bandung, IDN Times - Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau COVID-19 setelah dibukanya kembali industri di Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jabar berencana menggelar tes massal menggunakan alat rapid test di sektor industri.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat Daud Achmad menuturkan, tes massal ini rencananya mulai dilakukan pekan depan di kawasan industri. Harapannya, ketika ada pekerja yang diduga terpapar virus corona bisa langsung terdeteksi untuk segera dilakukan pelacakan.

"Ada bantuan 20 ribu test kit lengkap dari pusat untuk tes massal di daerah industri. Sasarannya daerah industri di Rancaekek (Kabupaten Bandung), Kabupaten Bekasi, Karawang, Purwakarta, Bogor, dan Sumedang," kata Daud saat dihubungi, Sabtu (4/7/2020).

Baca Juga: Pakar Epidemiologi UI Sebut Rapid Test Tidak Perlu, Kenapa? 

1. Pemprov Jabar berupaya kendalikan penyebaran COVID-19 termasuk di kawasan industri

Cegah COVID-19 di Kawasan Industri, Jabar Akan Gelar Rapid Tes MassalDrive thru rapid test di Bandara Soekarno-Hatta (Antaranews)

Daud mengatakan, Pemprov Jabar sudah berupaya mengendalikan penyebaran COVID-19 termasuk di kawasan industri. Bahkan karena pengetatan ini, bisa diketahui penyebaran baru virus corona.

"Untuk pengawasan serta pengendalian lebih banyak berada di kabupaten/kota," ujarnya.

Termasuk dengan surat pernyataan kesediaan industri untuk melaksanakan protokol kesehatan, harus dibuat oleh manajemen pabrik tersebut. Pemerintah daerah harus memastikan pabrik membuat surat tersebut agar protokol kesehatan diterapkan dengan benar.

2. Temuan kasus di PT Unilever sudah ditangani Pemkab Bekasi

Cegah COVID-19 di Kawasan Industri, Jabar Akan Gelar Rapid Tes MassalANTARA FOTO

Terkait temuan adanya puluhan pegawai di PT Unilever, Kabupaten Bekasi, yang terpapar COVID-19, Daud memastikan, tim gugus tugas di daerah tersebut sudah bergerak dan memastikan protokol kesehatan COVID-19 dilakukan.

Termasuk dengan pelacakan dan pengetesan yang bakal dijalankan terhadap orang-orang terdekat yang terpapar. "Ini akan dimonitor oleh gugus tugas daerah dan kami akan memberikan bantuan," ungkapnya.

3. Unilever hentikan operasional pabrik untuk sementara

Cegah COVID-19 di Kawasan Industri, Jabar Akan Gelar Rapid Tes MassalIlustrasi Industri/Pabrik (IDN Times/Arief Rahmat)

Sebelumnya, PT Unilever Tbk menghentikan sementara operasional di gedung TBB sejak Jumat, 26 Juni 2020. Hal itu dilakukan karena sejumlah karyawan di bagian engineering gedung TBB terkonfirmasi positif COVID-19.

Direktur Corporate Affairs dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk, Sancoyo Antarikso, menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan karyawan adalah prioritas utama.

“Operasional segera kami tangguhkan begitu mendapat kabar tersebut, untuk berfokus menerapkan berbagai langkah preventif dalam upaya menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan," katanya melalui keterangan tertulis, Kamis 2 Juli 2020.

4. Unilever telah melapor ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi

Cegah COVID-19 di Kawasan Industri, Jabar Akan Gelar Rapid Tes MassalIlustrasi virus corona. IDN Times/Arief Rahmat

Selanjutnya, Unilever Indonesia juga telah menghubungi dan mengirimkan laporan resmi mengenai situasi tersebut kepada  Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, untuk melakukan contact tracing dan mewajibkan PCR test bagi seluruh karyawan gedung TBB yang berjumlah 265 orang.

"Pabrik-pabrik Unilever di Cikarang berada dalam lokasi yang terpisah-pisah. Gedung TBB merupakan salah satu bagian dari kompleks pabrik PT Unilever Indonesia Tbk di Cikarang, yang mana dalam kompleks tersebut terdapat beberapa gedung dengan protokol pemisahan zona kerja dan area produksi yang ketat," kata dia.

"Karyawan hanya diperbolehkan bekerja di zona masing-masing, dan tidak dapat
melintas zona kerja dan area produksi untuk alasan apa pun," ujarnya.

Baca Juga: Berkaca dari Kasus Unilever, Pabrik Harus Perketat Protokol Kesehatan

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya