Comscore Tracker

3 Pemimpin Sunda Empire Didakwa Sebar Hoaks dan Picu Keonaran

Pemimpin Sunda Empire tahu bahwa kerajaan mereka fiktif

Bandung, IDN Times - 3 pemimpin Sunda Empire yaitu Nasri Banks selaku Perdana Menteri, Raden Ratnaningrum yang mengklaim sebagai Kaisar, dan Ki Ageng Ranggasasana yang berposisi sebagai Sekretaris Jenderal, didakwa telah menyebarkan berita bohong atau hoaks yang memunculkan keonaran di masyarakat.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat juga mendakwa ketiga petinggi kekaisaran fiktif Sunda Empire mereka telah merusak keharmonisan masyarakat Sunda.

Ketiga terdakwa petinggi Sunda Empire ini menjalani sidang pertama di Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Persidangan dilakukan secara daring di mana ketiga terdakwa tersebut menjalani sidang secara terpisah di Polda Jabar.

"Mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat," kata Jaksa Kejati Jawa Barat, Suharja di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (18/6).

1. Kerajaan fiktif ini didirikan sejak 2003

3 Pemimpin Sunda Empire Didakwa Sebar Hoaks dan Picu KeonaranSidang terdakwa Sunda Empire. IDN Times/Debbie Sutrisno

Jaksa menjelaskan, kerajaan fiktif itu awalnya dibentuk oleh Nasri Banks bersama Ratnaningrum sejak tahun 2003. Kala itu, mereka belum merekrut anggota untuk bergabung.

Perekrutan anggota mulai dilakukan pada kurun 2007 hingga 2015. Anggota yang dihimpun Sunda Empire, menurut jaksa, mencapai 1.500 orang.

Untuk menjadi anggota kerajaan Sunda Empire, para calon anggota cukup menyerahkan identitas kartu tanda penduduk dan foto identitas. Lalu mereka merancang kartu tanda pengenal Sunda Empire yang memiliki biaya Rp100 ribu, serta seragam khas Sunda Empire yang biayanya Rp600 ribu.

"Seluruh biaya tersebut dibebankan kepada anggota," kata jaksa.

2. Para terdakwa tahu kalau Sunda Empire bukan bagian dari sejarah Sunda dan Indonesia

3 Pemimpin Sunda Empire Didakwa Sebar Hoaks dan Picu KeonaranSidang terdakwa Sunda Empire. IDN Times/Debbie Sutrisno

Menurut jaksa, para terdakwa sejatinya mengetahui secara sadar bahwa Sunda Empire bukan merupakan bagian dari sejarah. Namun, mereka selalu menyampaikan ke anggotanya bahwa hal itu tidak benar.

"Hal tersebut dilakukan oleh para terdakwa dengan maksud untuk menerbitkan atau menimbulkan keonaran dan kegaduhan di masyarakat. Khususnya masyarakat Sunda, karena pemberitaan bohong tersebut bagi sebagian masyarakat menganggap benar adanya," kata dia.

Atas perbuatan tersebut, ketiga terdakwa oleh jaksa didakwa dengan 3 pasal. Pertama, yakni Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, lalu Pasal 14 (2) UU Nomor 1 Tahun 1946 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dan ketiga Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

3. Pengacara terdakwa menolak dakwaan soal memicu keonaran

3 Pemimpin Sunda Empire Didakwa Sebar Hoaks dan Picu KeonaranIDN Times/Debbie Sutrisno

Sementara itu, kuasa hukum Rangga Sasana, Erwin Syahrudin menuturkan, dakwaan JPU terkait munculnya keonaran yang dilakukan kliennya tidak benar. Menurutnya, Rangga bersama rekannya hanya bercita-cita untuk membuat kesejahteraan.

"Tujuan seseorang itu kan untuk kegiatan baik. Kalau kita bercita-cita boleh saja kan, bukan halu. Bercita-cita kan boleh, untuk menyejahterakan masyarakat dunia. Jadi tidak ada alasan bagi jaksa untuk menyalahkan itu," kata Erwin.

4. Berharap Rangga Sasana bisa dibebaskan karena faktor penyakit paru-paru

3 Pemimpin Sunda Empire Didakwa Sebar Hoaks dan Picu KeonaranSekjen Sunda Empire Rangga Sasana (Youtube/Indonesia Lawyers Club)

Di sisi lain, Erwin berharap Rangga khususnya bisa bebas karena sedang sakit. Dia mengidap penyakit baru-baru ini sehingga baiknya dirawat di rumah sambil menjalani hukuman.

"Karena setelah dirawat RS Bhayangkara belum sembuh dengan maksimal," ujarnya.

Baca Juga: Sidang Perdana Petinggi Sunda Empire Dikawal Jenderal Bintang Empat

Baca Juga: Meskipun Panglima Sunda Empire Ditahan, Pergerakan Ini Masih Eksis

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya