Comscore Tracker

Cerita Warga Depok Kebingungan buat Dapatkan Vaksin COVID-19

Terkendala kuota terbatas

Depok, IDN Times - Pemerintah Kota Depok dan sejumlah instansi di Kota Depok menggelar vaksinasi COVID-19. Namun, sejumlah warga masih merasa kesulitan untuk mengakses vaksin tersebut.

Salah seorang warga Kelurahan Cilodong, Sofia, mengatakan telah mendengar kabar Pemkot Depok menggelar vaksinasi untuk warga secara gratis. Tetapi, hingga kini dirinya belum dapat menikmati fasilitas tersebut karena merasa minimnya informasi.

"Kalau dengar cerita teman, katanya sudah ada, tapi saya coba cari tahu rata-rata terbatas," ujar Sofia, Rabu (21/7/2021).

1. Pemkot diminta sosialisasikan vaksin lebih meluas

Cerita Warga Depok Kebingungan buat Dapatkan Vaksin COVID-19Lokasi screening di RSUD Kota Depok sebelum melakukan vaksinasi COVID-19. (IDNTimes/Dicky)

Sofia berharap Pemkot Depok lebih menyebarluaskan informasi kepada warga terkait vaksinasi COVID-19. Sofia menyakini, banyak warga Kota Depok ingin mendapatkan vaksinasi gratis.

"Takutnya vaksinasi gratis yang diberikan Pemkot Depok habis, mau tidak mau harus vaksin berbayar," keluh Sofia.

Sofia menuturkan, di lingkungannya pernah ditawari vaksinasi oleh seorang Bhabinkamtibmas, namun kuotanya terbatas. Dirinya berharap, Pemkot Depok dapat turun ke tengah masyarakat menyosialisasikan vaksinasi, sehingga warga yang ingin ikut vaksin dapat mengikuti program Pemkot Depok.

"Saya waktu itu sempat tanya Pak RT, tapi jawabannya tidak tahu," terang Sofia.

Baca Juga: Cara Cek Data Vaksinasi COVID-19, Ada Lokasi Vaksinasi Terdekat    

2. Pendaftaran vaksinasi diharapkan dikoordinasi pengurus lingkungan

Cerita Warga Depok Kebingungan buat Dapatkan Vaksin COVID-19Ilustrasi vaksinasi COVID-19 (ANTARA FOTO/Jojon)

Kesulitan masyarakat terkait vaksinasi COVID-19 juga dirasakan masyarakat Kelurahan Abadijaya, Samsul Iman. Ia menyakini vaksin bagus untuk meningkatkan imun guna mencegah penularan COVID-19. Akan tetapi, hingga saat ini belum mendapatkan vaksinasi yang diinisiasi Pemkot Depok.

"Saya sempat cari tahu bahwa daftarnya harus melewati online, waktu itu pernah coba namun gagal untuk masuk ke website onlinenya," tutur Samsul.

Samsul mengusulkan, untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin, Pemkot Depok dapat bekerja sama dengan pengurus lingkungan. Nantinya, pengurus lingkungan menjadi pihak pendata masyarakat yang ingin ikut vaksinasi.

"Menurut hemat saya, lebih baik pengurus RT mendata masyarakat dan data tersebut diberikan ke Pemkot Depok melalui kelurahan, karena tidak semua masyarakat mengerti cara daftar online," ucap Samsul.

3. Warga diarahkan menghubungi Puskesmas

Cerita Warga Depok Kebingungan buat Dapatkan Vaksin COVID-19Ilustrasi vaksinasi COVID-19 (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Ketua RT4/3 Kelurahan Duren Mekar, Abdul Rajab Aji Purnama, mengatakan terdapat beberapa warga yang sempat menanyakan informasi vaksinasi di Kota Depok. Berdasarkan informasi yang didapat, dirinya mengarahkan warga menguhungi hotline Puskesmas atau melakukan pendaftara secara online, sesuai link yang diberikan Puskesmas.

"Kalau informasi vaksinasi, saya dapatnya vaksin yang di Puskesmas, kalau sentra vaksinasi di tempat lain saya gak tahu," ujar Aji.

Aji mengungkapkan, pernah mendapatkan kabar TNI dan Polri menggelar vaksinasi COVID-19. Namun vaksinasi yang difasilitasi Polri dan TNI jumlahnya terbatas.

"Kalau yang TNI dan Polri vaksinasinya terbatas, jadi kami tidak dapat mengusulkan lebih banyak warga kami untuk mendapatkan vaksin," pungkas Aji.

Baca Juga: Beda Angka Stok Vaksin COVID-19 di Indonesia, Ini Penjelasan Menkes

Topic:

  • Jihad Akbar

Berita Terkini Lainnya