Comscore Tracker

Daftar Lima Aksi Brutal Geng Motor Aniaya Korban Hingga Meninggal

Pelaku pembunuhan sadis kebanyakan masih di bawah umur

Jakarta, IDN Times - Keberadaan geng motor sangat meresahkan masyarakat. Tidak hanya membuat onar, namun juga tidak segan-segan menganiaya korban sampai meninggal.

Seperti yang dialami DT (15) yang menjadi korban kebrutalan geng motor saat tengah mengikuti Sahur On The Road di depan Vihara, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5).

Aksi geng motor yang memakan korban sudah sering terjadi mirisnya sebagian besar pelaku masih di bawah umur. Berikut ini kasus-kasus geng motor yang terhitung sadis saat beraksi.

1. Fajar tewas ditusuk bambu oleh geng motor

Daftar Lima Aksi Brutal Geng Motor Aniaya Korban Hingga MeninggalANTARA FOTO/Rony Muharrman

Pada Mei 2017 silam, seorang pemuda warga Jakarta Timur tewas setelah dibantai tujuh anggota geng motor, dua di antaranya masih di bawah umur

Kejadian tersebut semula berawal dari konvoi iring-iringan sampai ke Pondok Gede dan Jatiwaringin Jakarta Timur, saat konvoi mereka juga termotivasi untuk membuat onar.

Korban yakni Muhammad Fajar merupakan warga biasa namun dia menjadi kebengisan geng motor. Dia tewas setelah dianiaya menggunakan bambu sepanjang kurang lebih 1,5 meter dan golok.

2. 15 Begal sadis Bandung

Daftar Lima Aksi Brutal Geng Motor Aniaya Korban Hingga MeninggalANTARA FOTO/Budiyanto/

Masih di tahun yang sama, Mei 2017. 15 anggota geng motor XTC berhasil diringkus kepolisian Bandung. 10 orang di antaranya masih di bawah umur.

Komplotan ini termasuk sadis sebab langsung membacok dan mengambil barang-barang korbannya.

Seperti yang dialami Dicky Noviana (32), saat dia menepi di sekitar Jalan Sukagalih, Sukajadi, untuk mengangkat telepon pada Senin 15 Mei 2017 sekira pukul 00.30 WIB. Tiba-tiba geng tersebut membacok punggung dan lengan Dicky.

Baca Juga: Polisi Periksa CCTV di Lokasi Tewasnya DT yang Ditusuk Saat SOTR 

3. Anggota geng motor bacok teman sendiri

Daftar Lima Aksi Brutal Geng Motor Aniaya Korban Hingga MeninggalANTARA FOTO/Risky Andriyanto

Dilansir dari Antara, Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Ditreskrimum Polda) Riau menangkap empat remaja anggota geng motor di bawah umur yang dengan sadis tega menghabisi nyawa temannya sendiri dengan bacokan senjata tajam.

"Dalam aksinya mereka melakukan pengeroyokan disertai pembacokan hingga menyebabkan korban bernama Angga (18) meninggal dunia," kata Kholid.

Kholid menjelaskan, tindakan membabi buta yang dilakukan oleh remaja putus sekolah tersebut berawal dari cekcok di media sosial Facebook.

"Mereka geng. Ada grup Warlex. Saling ejek di Facebook, akhirnya terjadi pengeroyokan terhadap korban," jelas Kholid.

"Korban mengalami luka cukup parah pada bagian punggung, kaki dan paha. Sejauh ini kita sudah periksa belasan saksi dan menetapkan empat orang ini sebagai tersangka," ujarnya.

4. Tidak hanya senjata tajam, geng motor juga gunakan pistol

Daftar Lima Aksi Brutal Geng Motor Aniaya Korban Hingga MeninggalANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Tidak hanya, menggunakan senjata tajam. Saat beraksi geng motor juga menggunakan senjata api jenis pistol.

Seperti kejadian di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (29/4) lalu. Dwi Prastyo (21) dipepet empat pelaku yang berboncengan dan langsung menodongkan celurit dan pistol ke arah Dwi. Beruntung, Dwi lolos dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jakarta Utara

Pihak kepolisian membekuk dua pelaku begal bersenjata api jenis pistol. Salah satu pelaku yang juga masih duduk di bangku SMP.

5. Enam pelaku geng motor aniaya lima korban di bawah umur

Daftar Lima Aksi Brutal Geng Motor Aniaya Korban Hingga MeninggalANTARA FOTO/Budiyanto

Aksi geng motor berikutnya tidak kalah sadis. Enam pelaku beraksi pada Minggu (24/3) sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Empat korban yang juga di bawah umur sempat melawan sebelum kabur menyelamatkan diri dan melaporkan namun namun satu rekannya yang masih duduk di bangku SMP tertinggal dan dianiaya.

Dari enam begal, dua di antaranya masih di bawah umur sehingga mendapat penanganan khusus.

Baca Juga: Remaja Ditusuk Hingga Tewas Saat SOTR, Polisi Buru Pelaku Utama

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Just For You