Diobservasi di Natuna, Kondisi 285 WNI Baik

Pemerintah pusat masih merahasiakan identitas 285 WNI

Jakarta, IDN Times - Sebanyak 285 Warga Negara Indonesia yang datang dari Wuhan harus diobservasi selama 14 hari di Natuna. Dari 285 WNI tersebut, 238 berasal dari Wuhan, 5 tim dari Kemenlu, 18 orang crew dari Batik Air, dan 24 tim penjemput.

Pemerintah pusat sampai saat ini masih merahasiakan identitas WNI harus menjalani masa observasi tersebut. Meski demikian, sebagian pemerintah daerah membeberkan ada warganya yang harus dikarantina di Natuna.

1. Ada 7 Pemda yang beberkan data

Diobservasi di Natuna, Kondisi 285 WNI BaikWakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda menggelar rapat bersama OPD membahas antisipasi penyebaran virus corona. (IDN Times/Istimewa)

Dilansir dari berbagai sumber sampai saat ini baru ada 7 pemerintah daerah yang mengungkapkan jumlah warganya yang menjalani masa observasi di Natuna.

Berikut data sementara WNI yang dikarantina di Natuna: di Aceh ada 13 orang, Sumatera Utara 4 orang Riau 6, Jawa Barat 13, Kalimantan Utara 9, Sulawesi Barat 1, dan Sulawesi Selatan 10.

2. Pemda hanya diberitahu jumlah warga yang diobservasi

Diobservasi di Natuna, Kondisi 285 WNI BaikIlustrasi (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Masing-masing Pemda mengaku tidak diberitahu identitas warganya yang saat ini melalui masa observasi. Pemda hanya diberikan informasi mengenai jumlah warganya yang dikarantina.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebutkan 13 warganya saat ini menjalani observasi terkait virus corona di Natuna, setelah dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok, bersama 224 WNI lainnya.

3. Para WNI menikmati sarapan pagi bersama-sama

Diobservasi di Natuna, Kondisi 285 WNI BaikRatusan WNI tengah diobservasi di Pulau Natuna (twitter.com/@KemenkesRI)

Dilansir dari antara, Kemenkes RI melalui akun resmi media sosialnya mengabarkan bahwa 238 WNI, termasuk 13 warga Jabar dalam keadaan sehat dan kebutuhan mereka terpenuhi.

Pemprov Jabar juga terus berupaya memastikan keselamatan 13 warga Jabar yang menjalani observasi terkait virus corona, setelah dievakuasi dari Wuhan, China, bersama 224 WNI lainnya, di Pulau Natuna, Kepulauan Riau

4. Pemerintah pusat terus memberikan update kondisi WNI saat observasi

Diobservasi di Natuna, Kondisi 285 WNI BaikKementerian Kesehatan, menggelar telekonferens bersama awak media di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (5/2)/ IDN Times Dini Suciatiningrum

Meski sejauh ini identitas WNI yang dikarantina masih dirahasiakan, namun pemerintah pusat terus memberikan update kondisi mereka melalui platform media sosial resmi Kementerian Kesehatan di Twitter. 

"Sejauh ini 285 orang (238 warga yang dievakuasi, 5 orang tim aju Kemlu, 18 orang kru Batik Air, dan 24 orang tim penjemput) yang dilakukan tidak ada kenaikan suhu dan atau tanda atau gejala yang mengarah kepada infeksi nCoV," cuit akun Twitter @KemenkesRI pada Rabu (5/2).

5. Mereka juga mengaku senang karena makanan yang diberikan enak dan nikmat

Diobservasi di Natuna, Kondisi 285 WNI BaikANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Mayoritas WNI yang dijemput dari Wuhan, Tiongkok, merupakan mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di sana. Dalam sebuah video yang diunggah akun Twitter @KemenkesRI pada Kamis (6/2) pagi, anak-anak muda ini tampak menikmati makan pagi mereka di dalam barak.

Mereka duduk bersama di sebuah meja panjang, berbincang santai, dan hanya beberapa di antara mereka yang menggunakan masker. Dalam video tersebut mereka juga mengaku senang karena makanan yang diberikan enak dan nikmat.

"Terima kasih Bapak Presiden, terima kasih Pak Jokowi," ujar beberapa WNI dalam video tersebut.

Baca Juga: Ada Kasus Corona, WNI Tetap Boleh Bepergian ke Singapura

Topik:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya