Comscore Tracker

JK: Kepergian Syekh Ali Jaber Jadi Kehilangan Besar Umat Islam

Syekh Ali Jaber meninggal dunia setelah dirawat 19 hari

Jakarta, IDN Times - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK), menyampaikan duka cita atas wafatnya ulama ternama Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau Syekh Ali Jaber. Syekh Ali meninggal Kamis (14/1/2021) pagi di RS Yarsi Jakarta.

Jusuf Kalla menilai kepergian Syekh Ali Jaber merupakan kehilangan besar bagi umat Islam di Indonesia, mengingat alhmarhum semasa hidupnya memiliki dedikasi yang tinggi berdakwah di Indonesia.

“Almarhum telah berdakwah dari masjid ke masjid di seluruh Indonesia. Tentunya kita semua berduka cita atas wafatnya ulama besar dan ternama, Syekh Ali Jaber. Kepergiannya merupakan suatu kehilangan yang besar bagi umat Islam di Indonesia," ujar Jusuf Kalla atau JK dalam siaran tertulis yang diterima IDN Times.

Baca Juga: [BREAKING] Innalillahi, Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia Hari Ini 

1. Dakwah dan pesan-pesan kebaikannya kerap kali viral

JK: Kepergian Syekh Ali Jaber Jadi Kehilangan Besar Umat IslamSyekh Ali Jaber bersama Gus Miftah dan Dedy Corbuzier

Menurut JK, dengan aksen dan bahasa Indonesia yang baik, wajah Syekh Ali Jaber yang bersahaja juga sangat akrab dengan pemirsa Indonesia, karena almarhum rutin mengisi acara-acara religius di televisi nasional.

"Dakwah dan pesan-pesan kebaikannya kerap kali viral di media sosial, sehingga sosoknya begitu dekat dengan umat," ujarnya.

2. Sempat dirawat dan memakai ventilator selama 16-17 hari di RS

JK: Kepergian Syekh Ali Jaber Jadi Kehilangan Besar Umat Islaminstagram.com/syekh.alijaber

Kabar duka kepergian Syekh Ali Jaber disampaikan oleh Ustaz Yusuf Mansyur di akun Instagramnya, @yusufmansurnew. Yusuf Mansur menyebut, sebelum meninggal dunia Syekh Ali Jaber sempat mengalami kondisi kritis pada Rabu (13/1/2021) malam. Ia juga sempat memakai ventilator selama 16-17 hari lamanya di rumah sakit.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, kita semua berduka, Indonesia berduka, Syekh Ali berpulang ke Rahmatullah jam 8.30 tadi di RS Yarsi. Insha Allah beliau syahid, kurang lebih 16 hari sampai 17 hari di ventilator, dan semalam dikabari oleh Ust. Iskandar, dari dokter, Syekh Ali kritis," ujar Yusuf dalam unggahan di Instagramnya, Kamis (14/1/2021).

"Saya juga sebar permohonan doa pada ustadz, ustadzah, kyai, para alim ulama, ke Aa Gym, ke teman-teman seluruh Nusantara, pimpinan-pimpinan pondok seluruh Indonesia, kondisinya kritis, sudah mau dipasangin alat jantung (Rabu malam)," tambahnya.

3. Kondisi Syekh Ali Jaber sempat stabil

JK: Kepergian Syekh Ali Jaber Jadi Kehilangan Besar Umat IslamSyekh Ali Jaber (Instagram.com/yayasan.syekhalijaber)

Sementara Manajer Humas & Pemasaran Rumah Sakit YARSI, Elly M Yahya, mengatakan Syekh Ali Jaber meninggal pada Kamis (14/1/2021) pukul 08.38 WIB. Ia sempat menjalani perawatan selama 19 hari, usai dinyatakan positif virus corona.

"Telah meninggal dunia Bapak Ali Saleh Mohammed  bin Ali Jaber (Syekh Ali Jaber) pada usia 44 tahun di ruang ICU Rumah Sakit YARSI setelah menjalani perawatan selam 19 hari," ungkap Elly dalam siaran tertulis.

Dalam beberapa hari terakhir perawatan, Elly mengatakan, kondisi Syekh Ali Jaber sempat stabil. Namun, pada Kamis (14/1/2021) pukul 08.38 WIB, Syekh Ali Jaber menghembuskan napas terakhirnya.

 

Baca Juga: [BREAKING] Sebelum Meninggal, Syekh Ali Jaber Dirawat 19 Hari di RS Yarsi

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya