Comscore Tracker

JK Prediksi Puncak Wabah Virus Corona Akhir April, Tembus 5 Ribu Kasus

Virus COVID-19 berbeda dengan SARS

Jakarta, IDN Times - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla memprediksi, wabah virus corona atau COVID-19 di Indonesia akan mencapai puncaknya pada akhir April dengan kasus yang bisa menembus 5 ribuan.

"Tiap hari disampaikan oleh pemerintah perkembangan merebaknya wabah itu rata-rata 20 persen naik, maka pada puncaknya nanti ini terus pada bulan depan atau akhir April bisa mencapai 5 ribuan, terjadi peningkatan," jelas Jusuf Kalla yang akrab disapa JK, dalam acara Suara Millennials by IDN Times, Senin (30/3).

Baca Juga: Jusuf Kalla Gulirkan Opsi Lockdown untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

1. JK: Virus corona bencana besar, seluruh bangsa harus melawannya

JK Prediksi Puncak Wabah Virus Corona Akhir April, Tembus 5 Ribu KasusJenazah korban saat dievakuasi ke rumah sakit (IDN Times/Humas Polres Aceh Timur)

JK yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia mengatakan, jumlah kasus virus corona akan terus meningkat seperti yang terjadi di berbagai negara.

Kendati demikian, JK menilai pemerintah sudah berupaya, dengan membuat gugus tugas dan sebagainya.

"Ini betul musibah besar atau bencana besar, maka seluruh bangsa harus melawannya," tegas JK.

2. Virus COVID-19 tidak terlihat bentuknya dan penyebarannya cepat

JK Prediksi Puncak Wabah Virus Corona Akhir April, Tembus 5 Ribu KasusKetua Umum PMI Jusuf Kalla (IDN TImes/Fiqih Damarjati)

Menurut JK, pemerintah bukan tidak belajar dari pengalaman dahulu saat menangani virus SARS yang juga melanda Indonesia pada 2002, tapi meski sama-sama virus namun mempunyai sifat berbeda.

JK mengungkapkan, saat pandemik SARS penyebabnya kelihatan yaitu ayam atau unggas, namun virus COVID-19 ini tidak terlihat bentuk dan bagaimana penyebarannya.

"Dulu solusinya saya dan menteri pertanian keliling Indonesia untuk melihat kompleks di mana ayam ada banyak yang mati, maka kita minta daerah itu untuk musnahkan ayam, namun sekarang tidak kelihatan, jauh lebih sulit, kecepatan juga lebih cepat," paparnya.

3. Protokol krisis ada dalam Undang-Undang Kebencanaan

JK Prediksi Puncak Wabah Virus Corona Akhir April, Tembus 5 Ribu KasusANTARA FOTO/Zabur Karuru

JK menegaskan, Indonesia sudah memiliki Undang-Undang Kebencanaan sebagai protokol krisis, meski dalam undang-undang tersebut lebih banyak kepada bencana alam namun intinya tetap ada suatu protokol kalau ada bencana.

"Jadi bagaimana, siapa yang bertanggung jawab, apa solusinya, bagaimana caranya, penanganannya, timing-nya bagaimana itu sudah ad,a tapi ini memang sesuatu yang tidak diperkirakan," ujarnya.

Walau demikian, JK mengakui banyak negara yang bersikap tegas. Dia mencontohkan saat Pemerintah Tiongkok mau menangkap dokter Lie.

4. PMI akan berusaha membantu atasi bencana virus corona

JK Prediksi Puncak Wabah Virus Corona Akhir April, Tembus 5 Ribu KasusKetua PMI PPU, Hamdam juga Wabup PPU sedang mendamping relawan PMI dalam pelaksanaan penyemprotan disinfektan (IDN Times/Ervan Masbanjar)

PMI, kata JK, akan berusaha membantu meski pemerintah memang tidak meminta dan tidak boleh meminta PMI untuk terlibat. Sebab, kondisi ini sudah menjadi tugas PMI yang tercantum dalam Undang-Undang kepalangmerahan.

"Juga ada hukumnya apabila ada bencana seperti ini, maka kami akan berusaha sesuai dengan kemampuan dan serta kejadiannya," tegas JK.

https://www.youtube.com/embed/Bg4nZkBuZzQ

Baca Juga: [BREAKING] Kasus Positif Virus Corona di Indonesia Jadi 1.414 Orang, 74 Sembuh

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya