Comscore Tracker

Kalahkan Jakarta, Kasus Baru COVID-19 Terbanyak di Kalsel Hari Ini

Total kasus positif virus corona 28.818 kasus

Jakarta, IDN Times - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengungkapkan, kasus positif COVID-19 di Indonesia meningkat sebanyak 585, sehingga total kasus virus corona menjadi 28.818 kasus.

Hingga saat ini, kata Yuri, 418 kabupaten/kota telah terdampak COVID-19 di 34 provinsi. Dari semua wilayah tersebut, penambahan kasus positif terbanyak di Kalimantan Selatan yaitu 109 kasus, sementara jumlah pasien yang sembuh tidak bertambah.

"Berdasarkan hasil penyelidikan dan penelusuran, penyebab penambahan kasus tersebut adalah kontak erat di dua pasar yang terjadi seminggu sebelumnya," ujar Yuri dalam siaran langsung di TVRI, Kamis (4/6).

Baca Juga: [UPDATE] 6,5 Juta Orang di Dunia Terinfeksi Virus Corona 

1. Setelah Kalsel menyusul DKI Jakarta dan Jawa Timur

Kalahkan Jakarta, Kasus Baru COVID-19 Terbanyak di Kalsel Hari IniIlustrasi pasien tes swab. IDN Times/Feny Maulia Agustin

Selanjutnya, kata Yuri, provinsi kedua yang melaporkan penambahan kasus positif terbanyak adalah DKI Jakarta yakni 94 kasus dengan jumlah pasien sembuh 21 orang. Kemudian Jawa Timur dengan 90 kasus baru dan pasien sembuh bertambah 290 orang.

Penambahan kasus positif yang cukup tinggi juga terjadi di Sulawesi Selatan yakni 54 kasus dengan pasien sembuh bertambah tiga orang, diikuti Sumatera Utara 44 kasus positif baru dan tujuh pasien sembuh.

"Sementara itu, terdapat 19 provinsi yang melaporkan penambahan kasus positif di bawah 10, dan 11 provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan kasus positif baru," imbuhnya.

2. Jumlah pasien meninggal karena virus corona 1.721 orang dan sembuh 8.892 orang

Kalahkan Jakarta, Kasus Baru COVID-19 Terbanyak di Kalsel Hari IniIlustrasi perawat. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Yuri mengatakan, jumlah pasien meninggal hari ini 23 orang, sehingga total angka kematian menjadi 1.721 orang. Sedangkan angka kesembuhan pasien COVID-19 bertambah 486 orang, sehingga total menjadi 8.892.

Penambahan spesimen yang sudah diperiksa dan terverifikasi pada Kamis 4 Juni 2020 hingga pukul 12.00 WIB adalah 13.206 spesimen, sehingga total spesimen yang sudah diperiksa baik melalui tes cepat molekuler maupun PCR adalah 367.640 spesimen dari 251.736 orang.

"Hasil positif 28.818 orang dan negatif 222.918 orang," ucapnya.

3. Jokowi memerintahkan agar klaster-klaster COVID-19 dijaga ketat

Kalahkan Jakarta, Kasus Baru COVID-19 Terbanyak di Kalsel Hari IniPasar Rejomulyo atau Pasar Kobong ditutup setelah ditetapkan sebagai klaster baru COVID-19 di Kota Semarang. Dok. Pemkot Semarang

Untuk menekan angka penyebaran kasus COVID-19 di Indonesia, Presiden Joko "Jokowi" Widodo memerintahkan agar klaster-klaster penyebaran virus corona diawasi dengan ketat. Sebab dari klaster itulah wabah COVID-19 meluas.

"Kita harus melakukan monitor secara ketat potensi penyebaran di beberapa klaster, klaster pekerja migran, klaster jamaah tablig, klaster Gowa, klaster rembesan pemudik, klaster industri, ini perlu betul-betul dimonitor secara baik," jelas Jokowi pada konferensi pers secara daring, Senin (4/5).

4. Sebanyak 6,5 juta orang di dunia positif COVID-19

Kalahkan Jakarta, Kasus Baru COVID-19 Terbanyak di Kalsel Hari IniAntrean untuk tes asam nukleat di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, pada 16 Mei 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song

Sebanyak 6,5 juta orang di seluruh dunia dinyatakan positif terjangkit virus corona atau COVID-19, seperti laporan di laman World O Meter, Kamis (4/6) pagi. 

Angka kasus COVID-19 secara global hingga pukul 08.00 WIB mencapai 6.567.058 kasus. Kasus tertinggi tercatat berada di Amerika Serikat, dengan total kasus 1.901.783 kasus.

Berdasarkan laporan yang sama, total kasus kematian akibat COVID-19 mencapai angka 387.900 kasus. Sedangkan kasus sembuh tercatat mencapai 3.164.253 orang.

Disebutkan juga kasus yang terinfeksi saat ini berdasarkan catatan kasus aktif mencapai 3.014.905 kasus. Dua persen di antaranya berada di fase serius atau kritis, yaitu 54.201 kasus.

Baca Juga: [BREAKING] Penyebaran COVID-19 Masih Tinggi, DKI Jakarta Diperpanjang PSBB 

Topic:

  • Sunariyah
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya