Comscore Tracker

Kelaparan, Akhirnya Warga Distrik Kuyawage di Papua Terima Bantuan

Kemensos akan membangun lumbung sosial di Papua

Jakarta, IDN Times - Cuaca ekstrem yang melanda Distrik Kuyagawe, Papua membuat warga mengalami kelaparan akibat gagal panen.

Sejak kabar ini diterima pada Juli 2022, Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini mengerahkan jajarannya untuk mengirimkan bantuan ke satu wilayah terisolasi di perbatasan Kabupaten Puncak dan Lanny Jaya tersebut.

Saat ini, tumpukan bantuan yang menggunung di Posko Penanganan Bencana di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua telah selesai didistribusi pada Senin, (8/8/2022) lalu.

Wajah gembira tergambar dari salah anak yang menerima bantuan tahap kedua dari Kementerian Sosial untuk warga di Distrik Kuyawage.

"Terima kasih, makanannya banyak. Ada baju juga, saya bisa ganti baju," kata salah satu warga, Matius.

Baca Juga: Kelaparan Akibat Cuaca di Kuyawage, Mensos Risma: Kirim Makanan Segera

1. Akses jalan membahayakan

Kelaparan, Akhirnya Warga Distrik Kuyawage di Papua Terima BantuanKemensos salurkan bantuan pangan bagi masyarakat yang kelaparan akibat cuaca ekstrem di Distrik Kuyawage, Papua. (dok. Kemensos)

Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya, Tendien Wenda, mengatakan, pihaknya melakukan pengawalan ketat dalam penyaluran bantuan tersebut karena akses jalan yang cukup membahayakan.

"Akses jalan tidak seperti kampung, tetapi lepas kampung, hutan belantara, pepohonan, tebing dan jurang. Medannya cukup membahayakan sehingga kami harus mengamankan tamu (Kemensos) serta bantuan itu. Jangan sampai terjadi kecelakaan dan barangnya berhamburan, tidak sampai," kata Tendien.

Baca Juga: KSP Klaim Tak Ada Warga Lanny Jaya Papua Meninggal karena Kelaparan

2. Akses jalan hanya bisa dilalui pejalan kaki

Kelaparan, Akhirnya Warga Distrik Kuyawage di Papua Terima BantuanKemensos kirim bantuan ke Distrik Kuyawage, Papua (dok. Kemensos)

Tendien mengatakan, penyaluran bantuan tersebut dikawal sampai batas jalan atau titik temu. Hal tersebut dikarenakan akses selanjutnya tidak bisa dilalui kendaraan.

"Kami dropping bantuan itu dari jalan darat. Kami tidak antar sampai Kampung Kuyawage, tetapi ke titik temu karena jalanan setelah titik temu itu tidak bisa dilalui kendaraan, hanya jalan setapak," katanya.

Warga kemudian mengambil langsung bantuan di titik temu tersebut dan membawa ke kampungnya dengan cara dipikul. Pasalnya, jalan dari titik temu menuju ke Distrik Kuyawage berupa jalan setapak yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Minta Mendagri Evaluasi Dana Otsus di Papua-Papua Barat

3. Kemensos akan membangun lumbung sosial di beberapa kabupaten di Papua

Kelaparan, Akhirnya Warga Distrik Kuyawage di Papua Terima BantuanKemensos salurkan bantuan pangan bagi masyarakat yang kelaparan akibat cuaca ekstrem di Distrik Kuyawage, Papua. (dok. Kemensos)

Pihaknya juga memberi apresiasi kepada Kementerian Sosial yang cepat tanggap terhadap situasi di Lanny Jaya dan Distrik Kuyawage.

"Berkat bantuan ini, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangan," katanya.

Dalam jangka panjang, Kemensos akan menjaga ketahanan pangan masyarakat di Papua, khususnya saat menghadapi kelangkaan pangan.

Oleh karena itu, rencananya Kemensos akan membangun lumbung sosial di beberapa kabupaten yang ada di Papua.

4. Kemensos kirimkan bantuan

Kelaparan, Akhirnya Warga Distrik Kuyawage di Papua Terima BantuanKemensos salurkan bantuan pangan bagi masyarakat yang kelaparan akibat cuaca ekstrem di Distrik Kuyawage, Papua. (dok. Kemensos)

Sebelumnya, bantuan Kementerian Sosial tahap kesatu telah didistribusikan pada Senin (1/8/2022). Bantuan tahap kedua yang tiba di Posko Penanganan Bencana di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya telah terdistribusi pada 8 Agustus 2022.

Adapun bantuan tahap kedua berupa 2.000 paket makanan siap saji, 2,8 ton beras, 500 potong pakaian anak, 250 potong pakaian pria dewasa, 250 potong pakaian wanita dewasa, dan seribu lembar selimut.

Begitu pun dengan bantuan tahap ketiga yang juga sudah tiba di Posko Penanganan Bencana di Tiom. Bantuan tersebut berupa beras 2,5 ton dan siap didistribusikan ke Distrik Kuyawage.

Proses distribusi bantuan juga dikawal ketat oleh Kapolres Lanny Jaya dan Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya. Hal ini guna memastikan bantuan sampai tanpa kendala ke masyarakat di Distrik Kuyawage.

Baca Juga: Pengesahan 3 Provinsi di Papua Dinilai Jadi Komitmen Jokowi Bangun RI

Topic:

  • Deti Mega Purnamasari

Berita Terkini Lainnya