Comscore Tracker

Menkes Budi Serahkan Santunan  Kematian 11 Nakes di DKI Jakarta

Besaran santunan kematian Rp300 juta per ahli waris

Jakarta, IDN Times - Suasana haru menyelimuti gedung Kementerian Kesehatan saat Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris tenaga kesehatan yang wafat saat menangani pasien COVID-19 di DKI Jakarta, Senin (19/4/2021).

Tampak perwakilan ahli waris tak kuasa menahan kesedihan hingga terlihat beberapa kali mengusap air mata.

"Kepada para keluarganya yang ditinggalkan atas kerja keras dan darma bakti dari saudara-saudara kita dalam melawan pandemi COVID-19 ini, apa yang kita berikan saya rasa tidak bisa menggantikan yang sudah meninggalkan kita. Tapi merupakan rasa terima kasih dari pemerintah kepada keluarganya," kata Menkes Budi dipantau secara virtual.

1. 63 ahli waris menerima santunan sampai bulan April 2021

Menkes Budi Serahkan Santunan  Kematian 11 Nakes di DKI JakartaIDI berduka genap 100 dokter meninggal (Instagram.com/ikatandokterindonesia)

Budi menyampaikan santunan kematian kepada 11 orang ahli waris dari tenaga kesehatan yang telah berjuang dan gugur menangani COVID-19 di Provinsi DKI, sebagai perwakilan dari 63 ahli waris yang menerima santunan sampai bulan April 2021.

Jumlah santunan yang telah diserahkan kepada ahli waris tenaga kesehatan yang gugur selama pandemik ini sebanyak 196 orang. Sedangkan untuk tahun anggaran 2021, sampai minggu ketiga April akan diserahkan santunan kepada para ahli waris sebanyak 63 orang.

Ahli waris yang menerima santunan antara lain keluarga almarhum dr. Kusuma Harimin, Sp. An, keluarga almarhum Yogi Wahyu Andrianto Amd. Kep, keluarga almarhum Samsir Hasan Amd. Kep, keluarga almarhum Eka Wati Buchari, Amd. Keb, keluarga almarhum Ike Septiani, Amd. Keb, keluarga almarhum Zahrul Rozak, Amd. A.K, keluarga almarhum Ery Yuniarti, Amd. Keb, keluarga almarhum Ns. Alexander Risakotta, S.Kep, keluarga almarhum Restu Hidayah, keluarga almarhum Dina Mariana, Amd. Kep, dan keluarga almarhum Destara Putra Awalukita, Amd. EM.

Baca Juga: Setahun Pandemik COVID-19: 325 Dokter Gugur di Indonesia

2. Santunan kematian nakes Rp300 juta per ahli waris

Menkes Budi Serahkan Santunan  Kematian 11 Nakes di DKI JakartaPersonel Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polri mengikuti Apel Kesiapan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan Tenaga Kesehatan Polri di Lapangan Promoter, Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (11/2/2021) (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/Menkes/392/2020 tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang menangani COVID-19 besaran santunan kematian adalah Rp300 juta per ahli waris.

Menurutnya, yang terbaik yang bisa dilakukan untuk bisa meneruskan pencapaian almarhum adalah dengan bekerja keras dan terus hati-hati menjalankan protokol kesehatan.

"Mengalahkan pandemik ini adalah cita-cita kita semua, termasuk cita-cita almarhum para tenaga kesehatan," ujarnya.

3. Tunggakan santunan kematian 2020 disalurkan mulai 18 April

Menkes Budi Serahkan Santunan  Kematian 11 Nakes di DKI JakartaPara nakes yang wafat karena COVID-19. Dokumentasi Lapor COVID-19

Pada tahun 2020 tenaga kesehatan yang gugur dalam menangani COVID-19 dan telah mengusulkan santunan kematian sebanyak 253 orang. Santunan yang telah diserahkan baru 196 ahli waris.

Sisanya sebanyak 57 tenaga kesehatan lainnya akan diberikan santunan kematian terhitung mulai tanggal 18 April 2021.

Di samping itu, usulan santunan kematian yang masuk melalui aplikasi sebanyak 129 usulan, terdiri dari tenaga kesehatan yang gugur di tahun 2021 sebanyak 72 orang dan yang gugur di tahun 2020 sebanyak 57 orang.

Berdasarkan usulan melalui aplikasi tersebut, hingga Minggu 14 April 2021 data meninggal akibat COVID-19 terbanyak adalah Provinsi Jawa Timur 37 orang, Provinsi Jawa Tengah 34 orang, dan Provinsi DKI Jakarta sebanyak 20 orang.

Baca Juga: Menkes: Ada 3 Hal yang Buat Pandemik di Indonesia Bisa Seperti India

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya