Comscore Tracker

RI Jadi Negara Penularan COVID-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah!

Ancaman gelombang ketiga COVID-19 masih mengintai

Jakarta, IDN Times - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menetapkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat penularan COVID-19 rendah atau Level 1.

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat diminta tidak terlena dengan penetapan status tersebut.

"Ancaman gelombang ketiga dan varian baru virus corona masih terus mengintai," ujar Nadia dalam siaran tertulis, Selasa (2/10/2021).

1. Tidak ada toleransi bagi pihak yang melanggar protokol kesehatan

RI Jadi Negara Penularan COVID-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah!Personel Satpol PP memberikan imbauan kepada pelaku usaha tentang pemberlakuan PPKM Mikro di Jalan Saranani, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (8/7/2021). (ANTARA FOTO/Jojon)

Nadia mengingatkan sejumlah negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Brunei, dan Thailand masih berada dalam tingkat penularan COVID-19 tinggi atau Level 4.

''Masyarakat, baik yang berada di Indonesia maupun yang hendak masuk ke Indonesia, wajib tetap disiplin protokol kesehatan dan mematuhi setiap kebijakan Pemerintah. Tidak ada toleransi bagi pihak yang melanggar ketentuan,'' tegasnya.

Baca Juga: Harga Reagen PCR Rp13 Ribu? Begini Penjelasan Kemenkes  

2. Pemerintah tingkatkan tes epidemiologi

RI Jadi Negara Penularan COVID-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah!Ilustrasi tes cepat antigeng. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Dengan ditetapkannya status tersebut, pemerintah terus meningkatkan kualitas penanganan COVID-19 melalui deteksi dengan meningkatkan tes epidemiologi, meningkatkan rasio kontak erat yang dilacak, dan surveilans genomik.

Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan penguatan dari sisi terapeutik dengan mengonversi tempat tidur di rumah sakit sebanyak 30 sampai 40 persen dari total kapasitas rumah sakit dan pemenuhan suplai oksigen, alat kesehatan dan SDM, mengerahkan tenaga kesehatan cadangan, pengetatan syarat masuk RS, dan pemanfaatan isolasi terpusat.

3. Pemerintah alokasi 50 persen vaksin di daerah kasus dan mobilitas tinggi

RI Jadi Negara Penularan COVID-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah!Ilustrasi/Kepadatan kendaraan di ruas Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (5/7/2021) pada hari ketiga pemberlakuan PPKM Darurat. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Terkait vaksinasi, pemerintah mengalokasikan vaksin sebanyak 50 persen di daerah dengan kasus dan mobilitas tinggi, memperbanyak sentra vaksinasi, memberlakukan syarat kartu vaksin, dan mempercepat vaksinasi.

"Pemerintah juga memperkuat implementasi PPKM Level 1 sampai 4 dan memanfaatkan teknologi digital dalam implementasi protokol kesehatan," imbuhnya.

Baca Juga: PPKM DKI Jakarta Turun Jadi Level Satu

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya