Comscore Tracker

Siap-Siap! Vaksinasi Mandiri oleh Swasta Dimulai Selasa Besok

Menkes terapkan harga per dosis vaksin Rp321.660

Jakarta, IDN Times - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah menetapkan besaran harga vaksin Sinopharm yang akan digunakan untuk vaksinasi mandiri atau gotong royong. Harga pembelian vaksin ditetapkan Rp321.660 per dosis pada Selasa (11/5/2021). Lalu kapan vaksinasi mandiri dimulai?

Juru Bicara Vaksinasi dari PT Bio Farma Bambang Heriyanto mengungkapkan, program vaksinasi gotong royong atau vaksinasi mandiri akan dimulai pada Selasa, 18 Mei 2021.

"Rencananya besok," ujarnya saat dihubungi IDN Times, Senin (17/5/2021).

Baca Juga: Pemerintah Jual Vaksin Gotong Royong ke Swasta Rp500 Ribu per Dosis 

1. Prioritas pemberian vaksin ditentukan pemerintah

Siap-Siap! Vaksinasi Mandiri oleh Swasta Dimulai Selasa BesokVaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 dosis pertama pada seorang seniman saat vaksinasi massal bagi seniman dan budayawan, di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (19/4/2021). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Adapun prioritas pemberian vaksin gotong royong, Bambang mengungkapkan, akan berkoordinasi dan mengikuti arahan pemerintah.

"Mana yang paling dulu divaksin tergantung arahan pemerintah, apakah nanti berdasarkan zona risiko seperti di zona merah dulu atau di sektor tertentu dulu seperti padat karya, dan lainnya," imbuh dia.

2. Persyaratan faskes layani vaksinasi mandiri

Siap-Siap! Vaksinasi Mandiri oleh Swasta Dimulai Selasa BesokIlustrasi petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 saat kegiatan vaksinasi massal (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Dia menambahkan, tidak semua fasilitas kesehatan dapat melayani vaksinasi mandiri. Bambang menerangkan, faskes yang dimiliki oleh perusahaan harus memenuhi berbagai persyaratan, yakni sedang tidak melayani vaksinasi program pemerintah, memiliki tempat penyimpanan vaksin yang memadai (cold storage), kemudian tenaga ahli yang kompeten dalam pemberian suntikan.

"Apabila perusahaan belum memiiki faskes untuk tempat penyuntikan, bisa menggunakan fasilitas layanan kesehatan yang berada di lingkungan holding BUMN farmasi seperti imunicare, jaringan laboratorium milik Kimia Farma," dia menambahkan.

3. Pemerintah telah menerima total 982.400 dosis vaksin Sinopharm

Siap-Siap! Vaksinasi Mandiri oleh Swasta Dimulai Selasa BesokSebuah stan yang menampilkan kandidat vaksin virus corona dari China National Biotec Group (CNBG), sebuah unit dari raksasa farmasi milik negara China National Pharmaceutical Group (Sinopharm), terlihat di Pameran Internasional China untuk Perdagangan Jasa (CIFTIS) 2020, di tengah wabah COVID-19, di Beijing, China, Jumat (4/9/2020). (ANTARA/REUTERS/Tingshu Wang)

Sebelumnya, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah secara resmi telah menerima total 982.400 dosis vaksin Sinopharm. 

Ia juga mengatakan, nantinya vaksin ini akan digunakan untuk vaksin gotong royong atau vaksin mandiri.

"Program vaksinasi gotong royong ini diharapkan dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Saat ini teknis pelaksanaan program vaksinasi gotong royong sedang dikoordinasikan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan PT Bio Farma," ujar Wiku melalui konferensi pers di channel YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (4/5/2021).

4. Menkes tetapkan harga vaksin gotong royong Rp321.660

Siap-Siap! Vaksinasi Mandiri oleh Swasta Dimulai Selasa BesokVaksin buatan Sinopharm yang akan digunakan dalam vaksinasi di Peru pada Februari 2021. (Flickr.com/Ministerio de Defensa del Perú)

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah menetapkan besaran harga vaksin Sinopharm yang akan digunakan untuk vaksinasi mandiri atau gotong royong yakni Rp321.660 per dosis.

Aturan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021 tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharm Melalui Penunjukan PT Bio Farma (Persero) dalam Pelaksanaan Pengadaan Vaksin COVID-19 dan Tarif Maksimal Pelayanan untuk Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong.

"Menetapkan besaran harga pembelian vaksin produksi Sinopharm melalui penunjukan PT Bio Farma (Persero) dalam pelaksanaan pengadaan vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan tarif maksimal pelayanan untuk pelaksanaan vaksinasi gotong royong harga pembelian vaksin sebesar Rp321.660 per dosis, dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis," demikian tertulis dalam surat keputusan tersebut dalam Diktum kesatu huruf a, dikutip IDN Times, Minggu (16/5/2021).

Baca Juga: Kadin: 8.300 Perusahaan Daftar Vaksin Gotong Royong

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya