Comscore Tracker

Terbaru, Azitromisin-Oseltamivir Dicoret dari Daftar Obat Pasien COVID

Penyesuaian obat COVID-19 karena ada varian virus Delta

Jakarta, IDN Time - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, Kementerian Kesehatan telah memperbarui pedoman tata laksana penanganan pasien COVID- 19 berdasarkan rekomendasi lima organisasi profesi kedokteran.

Perubahan tersebut merupakan upaya untuk penanganan pasien COVID-19, seiring adanya varian Delta.

"Kita sudah minta tolong lima organisasi profesi kedokteran untuk mengkaji protokol tata laksana COVID-19. Mereka mengajukan tata laksana baru, yang memang lebih sesuai dengan mutasi Delta," ujarnya dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Setpres, Senin (2/8/2021).

Baca Juga: Karena Varian Delta, Menkes: Obat Oseltamivir Diganti Favipiravir 

1. Komposisi obat yang diberikan untuk pasien COVID-19 berubah

Terbaru, Azitromisin-Oseltamivir Dicoret dari Daftar Obat Pasien COVIDSejumlah obat dan paket yang diberikan untuk warga Isoman di Kota Depok. (IDNTimes/Dicky)

Menkes mengatakan, intervensi medis bagi pasien COVID-19 di rumah sakit harus lebih cepat dengan adanya perubahan, salah satunya perubahan obat bagi pasien COVID-19

“Komposisi obat yang dibutuhkan agak berubah sedikit. Untuk itu kami sudah melakukan adjustment, perbaikan dari jadwal produksi dan paket-paket obat yang ada untuk bisa mencocokkan dengan protokol tatalaksana protokol COVID-19 yang baru,” imbuh Menkes

2. Kemenkes masih uji coba beberapa terapi dengan obat baru

Terbaru, Azitromisin-Oseltamivir Dicoret dari Daftar Obat Pasien COVIDIlustrasi ruang isolasi. (ANTARA FOTO/Fauzan)

Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan rumah sakit untuk melakukan uji klinis beberapa terapi dengan menggunakan beberapa obat baru. Menkes berharap mudah-mudahan obat baru tersebut bisa mengurangi tekanan kebutuhan obat-obat impor.

“Sehingga variasi dari tata laksana uji klinis perawatan COVID-19 di rumah sakit semakin kaya, semakin dekat perbedaan kualitas treatment-nya dengan treatment yang dilakukan di rumah sakit negara maju,” kata Menkes.

3. Daftar terbaru obat-obatan untuk pasien COVID-19

Terbaru, Azitromisin-Oseltamivir Dicoret dari Daftar Obat Pasien COVIDPerubahan tata laksana penanganan pasien COVID-29/ Dok Kemenkes

Dalam slide presentasi yang dibagikan Menkes, obat Azitromisin dan Oseltamivir tidak masuk dalam komposisi obat yang diberikan kepada pasien COVID-19.

Berikut ini adalah daftar obat-obatan dalam tata laksana baru penanganan pasien COVID-19:

Tanpa gejala

- Vitamin C, D

- Obat-obatan suportif

Ringan

- Vitamin C, D

- Favipiravir

- Pengobatan simtomatis

- Obat-obat suportif

Sedang

- Vitamin C, D

- Favipiravir atau Remdesivir

- Antikoagulan LMWH/UFH berdasarkan evaluasi DPJP

- Pengobatan simtomatis

- Pengobatan komorbid dan komplikasi yang ada

Berat

- Vitamin C, B1, D

- Favipiravir atau Remdesivir

- Kortikosteroid

- Anti IL-6 (tocilizumab/sarilumab)

- Pengobatan komorbid dan komplikasi yang ada

- Antikoagulan LMWH/UFH berdasarkan evaluasi DPJP

- Terapi tata laksana syok (bila terjadi)

Baca Juga: Debat Ivermectin, Obat Cacing yang Diendorse Pejabat Jadi Terapi COVID

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya