Comscore Tracker

Hadapi Pandemi Covid-19, Pemkot Madiun Dukung Physical Distancing

Masyarakat diminta tertib physical distancing

Madiun, IDN Times – Pandemi Covid-19 yang kini tidak kunjung usai membuat sejumlah masyarakat di Indonesia terpaksa beraktivitas di rumah untuk sementara waktu. Guna mengurangi penyebaran Covid-19, pemerintah berupaya untuk mendukung dan tidak ada hentinya memohon kepada masyarakat tertib menerapkan physical distancing. Seperti halnya Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun yang memiliki tiga kebijakan berikut untuk memutus rantai penyebaran wabah Covid-19.

1. Taman kota ditutup sementara

Hadapi Pandemi Covid-19, Pemkot Madiun Dukung Physical DistancingIDN Times/Pemkot Madiun

Pemkot Madiun membatasi aktivitas yang dilakukan masyarakat di ruang terbuka hijau (RTH). Taman-taman yang ditutup di antaranya, taman hutan kota yang berada di Jalan Basuki Rahmat, RTP Taman Hutan Ngegong Kota Madiun, RTH Obor, TGP, hingga Taman Lalu Lintas Bantaran. Penutupan tersebut ditandai dengan pemasangan spanduk peringatan.

“Intinya semua RTH yang ada harus mendukung physical distancing,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto.

2. Penerbitan SIM ditutup

Hadapi Pandemi Covid-19, Pemkot Madiun Dukung Physical Distancingsimkeliling.com

Selain taman kota, pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satlantas Polres Madiun Kota ditutup sejak hari Selasa, 31 Maret 2020 lalu. Dispensasi kepada masyarakat diberikan bagi mereka yang masa berlaku SIM-nya habis dalam kurun waktu tersebut.

“Untuk pemegang SIM yang habis masa berlakunya terhitung mulai tanggal 17 Maret 2020 atau saat penutupan, nantinya dapat memperpanjang setelah pelayanan dibuka kembali dengan proses perpanjangan, bukan proses baru. Kami ingin masyarakat Kota Madiun tetap di rumah untuk memutus penyebaran Covid-19,” ujar Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Budi Cahyono.

3. Pengalihan beberapa ruas jalan yang merupakan pintu masuk Kota Madiun

Hadapi Pandemi Covid-19, Pemkot Madiun Dukung Physical Distancingtribratanewspolresmadiun.com

Kapolres Madiun Kota, AKBP R Bobby Aria, mengatakan physical distancing dilakukan dengan mengalihkan beberapa ruas jalan yang merupakan pintu masuk Kota Madiun.  Pengalihan sejumlah ruas jalan ini terjadi pada kendaraan yang melaju dari arah Nglames, Kabupaten Madiun akan dialihkan ke jalan Ring Road Timur. Kemudian, dari arah Jiwan, Kabupaten Madiun juga harus berbelok ke kiri menuju Ring Road. Begitu pun, kendaraan dari arah Ponorogo dialihkan membelok ke kanan masuk jalan DI Pandjaitan.

“Penutupan siang hari akan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB–14.00 WIB. Sementara malam hari dimulai pukul 19.00 WIB-23.00 WIB. Hal itu diterapkan untuk memutus rantai penyebaran virus corona,” kata Boby.

Upaya-upaya tersebut diharapkan mampu mencegah penyebaran corona dan mempertahankan Kota Madiun dalam status zero positif corona.

Topic:

  • Ester Ajeng

Berita Terkini Lainnya