Comscore Tracker

Berhasil Keluar Provinsi Hubei, 2 Mahasiswa Tiba di Kaltim Hari Ini

Mereka sempat terjebak di Kota Xiangyang

Penajam, IDN Times - Aliyah Adawiah, 19 dan  Raihan Ghulam Nafi Ahdar, 19, dua mahasiswa asal Kabupaten Penajam Paser Utara berhasil keluar dari Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok yang telah diisolasi di tengah penyebaran virus Corona. Saat ini, kedua mahasiswa ini telah kembali ke Indonesia. 

Ayah Aliyah Adawiah, Ghozali mengatakan, hari ini, dia menjemput anaknya bersama kawan satu kampusnya Raihan Ghulam Nafi Ahdar, di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

"Alhamdulillah anak saya dan Ghulam kondisi kesehatan cukup baik. Pemeriksaan kesehatan anak saya hanya dilakukan ketika baru tiba di Bandara Jakarta sedangkan di Balikpapan tidak ada pemeriksaan," ujar Ghozali.

Pria yang menjabat Kepala Bidang (kabid) Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten PPU ini menyampaikan anaknya dan Ghulam kini sudah di Penajam Paser Utara (PPU).

1. Anaknya sempat terjebak di asrama kampusnya saat merebaknya wabah virus Corona itu

Berhasil Keluar Provinsi Hubei, 2 Mahasiswa Tiba di Kaltim Hari IniHubei University of Arts and Science, di Kota Xiangyang, Provinsi Hubei, RRT (Facebook/Hubei University of Arts and Science)

Aliyah dan Ghulam yang merupakan mahasiswa fakultas Kedokteran semester pertama di Hubei University of Arts and Science di Kota Xiangyang, Provinsi Hubei, Tiongkok berjuang untuk bisa keluar dari Tiongkok.

Menurut Ghozali, anaknya sempat terjebak di asrama kampus saat merebaknya wabah virus Corona itu. Dia dan mahasiswa Indonesia lainnya hanya bisa menunggu di kamar asrama sambil menunggu tindakan dan pertolongan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di RRT.

Lokasi kampus Hubei University of Arts and Science ini ada di Kota Xiangyang. Kota ini terletak di Provinsi Hubei, provinsi yang sama dengan Kota Wuhan, sumber awal virus corona. Jarak dari Xiangyang ke Wuhan sekitar empat jam perjalanan denngan kereta.

Baca Juga: Beda Gejala Virus Corona, Influenza dan Flu Biasa, Penting Diketahui

2. Provinsi Hubei diisolasi, seluruh mahasiswa asal Indonesia panik

Berhasil Keluar Provinsi Hubei, 2 Mahasiswa Tiba di Kaltim Hari IniANTARA FOTO/REUTERS/Thomas Peter

Dari pengakuan Aliyah, para mahasiswa Indonesia sempat panik saat tersiar berita penyebaran virus corona hingga Kota Wuhan, Provinsi Hubei diisolasi. Suasana sangat sepi baik di kampus, maupun di jalanan.

"Ada 12 orang mahasiswa Kalimantan Timur yang kuliah di sana dan saat ini masuk musim liburan kuliah. Rencananya mereka tidak pulang ke Indonesia. Sebagian ada yang berlibur keluar kota Xiangyang, sampai akhirnya tersiarlah penyebaran virus Corona," kata Ghozali.

Dari 12 orang, delapan di antaranya kembali ke asrama kampus di kota Xiangyang, termasuk Aliyah. Sementara sebanyak lima mahasiswa lainnya diungsikan ke rumah sakit milik universitas.

Delapan mahasiswa ini kemudian berdikusi dan sepakat untuk pulang ke Tanah Air. Pada waktu itu, Hubei University of Arts and Science merekomendasikan seluruh mahasiswa itu untuk pulang meninggalkan asrama dan diputuskan kembali ke Indonesia.

"Berangkat awalnya lima orang lolos, pulang menggunakan kereta api menuju pelabuhan Kota Xiangyang, Provinsi Hubei," tutur Ghozali.

3. Aliyah dan dua kawannya keluar dari Hubei naik mobil carteran

Berhasil Keluar Provinsi Hubei, 2 Mahasiswa Tiba di Kaltim Hari IniAntisipasi penyebaran virus Corona, petugas dan pengunjung RSUD Raden Mattaher Jambi menggunakan masker. (IDN Times/Ramond Eka Putra)

Sementara itu, tiga orang lainnya yakni Aliyah, Ghulam, dan satu lagi rekan mereka dari Bekasi, Jawa Barat terjebak di Xiangyang. Pada Senin (27/1), ketiga orang mahasiswa ini memutuskan berangkat dari asrama menggunakan angkutan bus milik universitas.

Saat itu, semua akses masuk dan keluar Provinsi Hubei sudah ditutup atau diisolasi oleh Pemerintah Tiongkok. Mereka menuju stasiun kereta api di Kota Xiangyang yang ternyata telah ditutup, tidak lagi beroperasi. Begitu juga bandara di kota itu juga tutup. Mereka pun harus mencari bandara lain yang terdekat.

Melalui sambungan telepon, Ghozali menyarankan kepada Aliyah untuk mencari mobil carteran menuju Bandar Udara Internasional Changsha Huanghua di Kota Changsa, Provinsi Hunan. Ketiga mahasiswa ini kemudian naik mobil sewaan dengan jarak tempuh sekitar delapan jam ke bandara tersebut dan akhirnya mereka berhasil pulang ke Indonesia.

"Beruntung anak saya serta Ghulam berhasil pulang ke Tanah Air dengan selamat," ujarGhozali.

Baca Juga: Cegah Virus Corona, ABK Tiongkok di Pelabuhan Banten Diperiksa Ketat 

4. Ghozali khawatir anaknya trauma

Berhasil Keluar Provinsi Hubei, 2 Mahasiswa Tiba di Kaltim Hari IniGhozali bersama anaknya Aliyah Adawiyah Mahasiswa Kedokteran Hubei University of Arts and Science RRT (IDN Times/Istimewa)

Ghozali mengaku anaknya dalam kondisi sehat meski tidak diperiksa secara khusus di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. "Mereka telah diperiksa dengan thermo scan dan terdata waktu pemeriksaan di Bandara Soekarno-Hatta," tambahnya. 

Ia menjelaskan dirinya belum dapat mengorek keterangan dan kisah lebih jauh karena Aliyah masih kelelahan setelah perjalanan panjang pulang ke Tanah Air. Dia khawatir anaknya mengalami trauma setelah melarikan diri dari pusat munculnya endemi virus corona ini. 

Berhasil Keluar Provinsi Hubei, 2 Mahasiswa Tiba di Kaltim Hari IniIDN Times/Arief Rahmat

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App. Unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: KKP APT Pranoto Samarinda Tepis Isu 6 Penumpang Tertular Virus Corona

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya