KSP Dukung Optimalisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Program jaminan sosial ketenagakerjaan penting bagi pekerja

Jakarta, IDN Times -- Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan program yang memberikan perlindungan terhadap pekerja dari risiko kecelakaan kerja, ancaman PHK, ataupun kematian. Setidaknya itu yang dialami oleh keluarga almarhum Sandjaja yang merupakan pegawai pemerintah non-pegawai negeri (PPNPN) di lingkungan KSP.

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko bersama Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin menyerahkan santunan senilai total Rp342 juta kepada ahli waris dari almarhum Sandjaja. Almarhum yang bertugas sebagai tenaga keamanan tersebut telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak 2021.

Karena mengikuti program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, istri dan anak almarhum Sandjaja berhak mendapatkan manfaat berupa santunan kematian karena kecelakaan kerja dan beasiswa pendidikan mulai jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. 

1. BPJS Ketenagakerjaan merupakan solusi terbaik perlindungan dari risiko kecelakaan kerja

KSP Dukung Optimalisasi Program Jaminan Sosial KetenagakerjaanKepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko bersama Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin. (Dok. BPJS Ketenagakerjaan)

Moeldoko mengatakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan merupakan sebuah solusi terbaik dalam memberikan perlindungan dari risiko kecelakaan kerja sehingga dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh jajaran personel Kantor Staf Presiden untuk wajib mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan karena dengan iuran yang terjangkau, manfaat yang didapatkan sangat besar. 

“Seperti almarhum ini alhamdulillah bisa meninggalkan sesuatu untuk anaknya dan istrinya. Berikutnya saya terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah merespons hal ini,” kata Moeldoko.

Baca Juga: Contact Center 175 BPJS Ketenagakerjaan Raih Sertifikat ISO 9001:2015

2. BPJS Ketenagakerjaan dan KSP melakukan pengawasan ketat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

KSP Dukung Optimalisasi Program Jaminan Sosial KetenagakerjaanGedung BPJS Ketenagakerjaan. (Dok. BPJS Ketenagakerjaan)

Dalam kesempatan yang sama, Zainudin juga mengapresiasi keseriusan KSP dalam menjamin perlindungan dan kesejahteraan seluruh pekerjanya.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan dan KSP yang tergabung dalam Tim Koordinasi, Sinkronisasi dan Pengendalian terus berkolaborasi melakukan pengawasan terhadap 19 kementerian, 5 lembaga, 34 gubernur, dan 514 bupati/wali kota dalam menjalankan perintah Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

3. Program JSK bukti hadirnya negara dalam memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi pekerja

KSP Dukung Optimalisasi Program Jaminan Sosial KetenagakerjaanBPJS Ketenagakerjaan (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Pihaknya menambahkan bahwa salah satu fokus utama BPJS Ketenagakerjaan adalah peningkatan kepesertaan di sektor non-ASN. Hingga saat ini, jumlahnya telah mencapai 4 juta peserta yang terdiri atas pekerja honorer di tingkat pusat, provinsi, hingga ke RT, RW, dan aparat desa.

“Ini merupakan salah satu bukti hadirnya negara dalam memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi pekerja. Kami atas nama keluarga besar BPJS Ketenagakerjaan juga turut menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya salah satu PPNPN di KSP atas nama Bapak Sandjaja. Siapa pun pasti tidak ingin kehilangan orang yang dicintainya. Namun, dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, almarhum telah memberikan jaminan bagi keluarganya untuk tetap hidup layak dan anaknya dapat terus melanjutkan pendidikan,” kata Zainudin menerangkan.

Lebih lanjut, Zainudin menjelaskan bahwa dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, para PPNPN bisa mendapatkan beragam manfaat program perlindungan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). 

4. BPJS Ketenagakerjaan berkolaborasi dengan seluruh kementerian dan lembaga demi kesejahteraan seluruh pekerja Indonesia

KSP Dukung Optimalisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaanyouthmanual.com

Di akhir keterangannya, Moeldoko juga mendorong BPJS Ketenagakerjaan untuk dapat melindungi para petugas pemilu yang juga berisiko mengalami kecelakaan kerja. Pihaknya melihat pada penyelenggaraan pemilu tahun lalu banyak petugas yang meninggal dunia saat mengawal jalannya pesta demokrasi tersebut. 

Merespons hal tersebut, Zainudin akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Pihaknya juga berharap pemerintah segera menetapkan bahwa seluruh petugas pemilu wajib dilindungi BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami siap menjalin kolaborasi dengan seluruh kementerian maupun lembaga lainnya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh pekerja Indonesia. Karena, dengan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, pekerja dapat lebih fokus dalam bekerja karena terbebas dari rasa cemas sehingga berujung pada produktivitas yang terus meningkat dan cita-cita universal coverage jaminan sosial dapat segera terwujud,” kata Zainudin. (WEB)

Baca Juga: Penyuluh di BPJS Ketenagakerjaan Harus Tularkan Nilai Anti Korupsi

Topik:

  • Ezri T Suro
  • Ahmad Faisal

Berita Terkini Lainnya