Comscore Tracker

Batal Berangkat, 1.700 Calon Haji Semarang Minta Uang Kembali

Calon jemaah dijanjikan bisa berangkat tahun depan

Semarang, IDN Times - Sejumlah calon jemaah haji di Kota Semarang yang gagal berangkat ke tanah suci meminta pengembalian uang pemberangkatan ibadah haji. Tindakan tersebut mereka lakukan setelah mengetahui Menteri Agama Fachrul Rozi menunda keberangkatan ibadah haji pada 2020.8

1. Sejumlah calon jemaah sudah minta pembatalan uang keberangkatan haji

Batal Berangkat, 1.700 Calon Haji Semarang Minta Uang KembaliCalon haji yang gagal berangkat (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kantor Kemenag Kota Semarang, Sumari mengatakan, beberapa warga sudah mengutus petugas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) agar dapat mengurus pembatalan uang pemberangkatan haji.

"Banyak calon haji yang saat ini banyak yang tanya ke saya lewat pengurus KBIH. Ada juga beberapa yang mengajukan pembatalan uang keberangkatan haji. Tapi kondisinya saat ini masih kondusif kok," kata Sumari kepada IDN Times, Rabu (3/6).

Baca Juga: Cerita Calon Jemaah Haji Bandung 7 Tahun Menanti, Gagal Haji Tahun Ini

2. Ada 1.700 orang di Semarang yang seharusnya berangkat haji tahun ini

Batal Berangkat, 1.700 Calon Haji Semarang Minta Uang KembaliJemaah haji Indonesia pada musim haji 1440H. Dok. Kemenag

Merujuk surat keputusan Menteri Agama, Kemenag memang telah memberikan dua pilihan bagi calon haji yang gagal berangkat. Pertama, biaya peluasan pemberangkatan haji bisa disimpan terlebih dulu di bank dan kedua bisa mengajukan pengembalian uang keberangkatan haji.

Ia mengatakan di Kota Semarang sebenarnya ada 1.700 calon haji yang dijadwalkan berangkat haji tahun ini. Pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dengan para pengurus KBIH untuk membahas pembatalan ibadah haji.

3. Ibadah haji dibatalkan demi keselamatan jiwa di tengah pandemik COVID-19

Batal Berangkat, 1.700 Calon Haji Semarang Minta Uang KembaliRamadan hari pertama di Masjidil Haram (ANTARA FOTO/REUTERS/Ganoo Essa)

Pihaknya berharap umat Muslim bisa memahami keputusan pembatalan ibadah haji karena pemerintah mempertimbangkan keselamatan nyawa para calon haji di tengah pandemik virus corona (COVID-19).

"Saya berharap umat yang menjalankan syariat Islam bisa mempertimbangkan maslahat dan mudaratnya. Karena dalam kondisi pandemik saat ini, demi keselamatan jiwa, maka umat Islam harus ikhlas tidak bisa berangkat haji dulu. Kalau kita paksakan, segala persiapan akomodasi dan lainnya jadi tidak maksimal," katanya. 

4. Calon jemaah dijanjikan akan diprioritaskan berangkat haji pada 2021

Batal Berangkat, 1.700 Calon Haji Semarang Minta Uang KembaliMasjidil Haram, Makkah (IDN Times/Mela Hapsari)

Dia mengungkapkan para calon haji yang gagal berangkat haji tahun ini nantinya diprioritaskan untuk diurus keberangkatannya pada 2021 mendatang. Sedangkan regulasi terkait protokol kesehatannya akan disusun oleh Kemenkes.

"Jadi yang gagal berangkat tahun ini akan diprioritaskan berangkat 2021. Kecuali ada faktor teknis misalnya dia meninggal atau kondisi kesehatannya dinyatakan sudah tidak sanggup berangkat haji," ungkapnya.

Di Semarang, katanya ada 10 KBIH yang selama ini ditunjuk mengurus pemberangkatan haji. Termasuk menangani para calon haji luar kota yang memilih mendaftar haji lewat Semarang maupun yang pindah keluar kota.

"Untuk tahun ini, biaya keberangkatan haji totalnya sekitar Rp35 juta," ujarnya.

Baca Juga: Kisah Lutfiana Batal Naik Haji setelah Jual Mobil Demi ke Tanah Suci

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya