Comscore Tracker

Jenazah Pasien Isolasi RSUP Kariadi Dibungkus Plastik, Ini Kata Dokter

Pasien punya riwayat perjalanan ke Spanyol

Semarang, IDN Times - Seorang pasien yang dirawat di ruang isolasi RSUP dr Kariadi Semarang, Jawa Tengah meninggal beberapa waktu lalu. Meski pihak rumah sakit memastikan pasien itu negatif virus corona, namun jenazah pasien tersebut dibungkus dengan plastik berlipat-lipat.

Tim dokter penyakit infeksi RSUP dr Kariadi mengatakan, langkah tersebut dilakukan  karena perlu sikap kewaspadaan secara khusus.

Baca Juga: Sempat Dikarantina, 23 Pasien di RS Kariadi Negatif Virus Corona

1. Pasien sempat dilabeli suspect virus corona oleh RSUP Kariadi

Jenazah Pasien Isolasi RSUP Kariadi Dibungkus Plastik, Ini Kata DokterSuasana RSUP Kariadi di jam pelayanan pagi hari. IDN Times/Fariz Fardianto

Ketua Tim Penyakit Infeksi New Emerging dan Re Emerging RSUP dr Kariadi, Muchlis Achsan Udji Sofro mengatakan, pihaknya sengaja memberikan perlakuan ekstra hati-hati begitu pasien tersebut meninggal dunia.

"Ketika pasien dirawat di sini dengan melihat riwayat perjalanan sebelumnya, maka saat diberi perawatan kita beri label infeksi corona virus. Mengingat ada label itu, maka kontak fisik yang dilakukan petugas juga harus harus dibatasi," katanya, Kamis (27/2). 

Baca Juga: Pasien Meninggal di Semarang Akibat Broncopneumonia Bukan Virus Corona

2. Dokter RSUP Kariadi pakai pelindung lengkap karena belum terima hasil yang menyatakan positif virus corona

Jenazah Pasien Isolasi RSUP Kariadi Dibungkus Plastik, Ini Kata DokterKetua Tim Analis Penyakit RS Kariadi menjelaskan kronologi pasien suspect virus Corona. IDN Times/Fariz Fardianto

Pihaknya juga meminta para dokter dan perawat yang menangani pasien memakai alat pelindung diri yang lengkap.

Termasuk keluarga yang sering kontak langsung dengan pasien, juga disterilkan dari hubungan orang lain di sekitar rumahnya.

"Soalnya kan kami belum dapatkan hasil yang positif dari virus corona yang dicek di Litbangkes Jakarta. Sampai pasiennya meninggal hasil positif belum kita terima juga," papar Muchlis.

3. Ketua tim infeksi RSUP Kariadi: Kita hati-hati biar tidak tertular

Jenazah Pasien Isolasi RSUP Kariadi Dibungkus Plastik, Ini Kata DokterSeorang pengunjung saat berada di pintu masuk RSUP dr Kariadi. IDN Times/Fariz Fardianto

Untuk itulah, ketika proses pemulasaran sampai jenazah dikuburkan, pihaknya memilih ekstra hati-hati. Tim medis membungkus jenazah dengan plastik berlipat-lipat untuk mengantisipasi dampak terburuknya.

Ia beralasan, sikap kewaspadaan tinggi harus diberlakukan agar tidak tertular virus yang diidap si pasien. 

"Kalau tidak hati-hati dan tidak sesuai prosedur lalu ternyata hasilnya positif, kan nanti semua orang yang kena dampaknya. Walau hasilnya negatif, kita masih tetap hati-hati. Biar petugas yang merawat tidak tertular, keluarga juga tidak tertular," imbuhnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu panik dengan kejadian meninggalnya pasien negatif virus corona tersebut. Ia menekankan kondisi yang panik justru membuat daya tahan tubuh jadi menurun.

"Harus hati-hati tapi jangan berlebihan," kata Muchlis.

Baca Juga: Virus Corona Jadi Ujian Politik dan Diplomatik Tiongkok 

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya