Comscore Tracker

Mengerikan! Daging Anjing Kudisan Dijual di Semarang  

Saat berburu anjing, pedagang kerap berlaku sadis

Semarang, IDN Times - Sebelas warung dipergoki masih menjual masakan dari daging anjing di Jawa Tengah. Hal ini diungkapkan oleh para pegiat yang tergabung dalam Dog Meat Free Indonesia (DMFI). 

Koordinator DMFI Semarang Handojo mengungkapkan, penjual daging anjing tersebar di dekat Stadion Diponegoro, Jalan Barito, kawasan Tanah Putih, Lokalisasi Sunan Kuning, dan sisanya di dekat Goa Kerep Ambarawa dan satu di Ungaran.

1. Pedagang berburu anjing di sejumlah tempat dan kerap berlaku sadis

Mengerikan! Daging Anjing Kudisan Dijual di Semarang  Foto ilustrasi (IDN Times / Larasati Rey)

"Kalau dijumlah, ada 11 warung sengsu atau rica-rica berbahan daging anjing. Untuk tempat pembantaiannya ada di Pundak Payung Banyumanik," kata Handojo kepada IDN Times, Kamis (5/12).

Handojo mengungkapkan, para pedagang berburu anjing di sejumlah tempat. Mereka kerap berlaku sadis saat berburu. Pernah, kata Handojo, dia melihat seorang pedagang nekat menyembelih anjing yang tengah sakit-sakitan.

Baca Juga: Diharamkan di Taiwan, Konsumsi Daging Anjing Justru Meningkat di Indonesia

2. Ada pedagang yang menjual daging anjing kudisan

Mengerikan! Daging Anjing Kudisan Dijual di Semarang  Foto ilustrasi (IDN Times/Wayan Antara)

Tak hanya itu, kata Handojo, ada pula pedagang yang cuek menjual daging anjing yang didapat dari sembarang tempat. 

"Bahkan, saya pergoki dengan mata sendiri ada penjual di sekitar Stadion Diponegoro yang dagangannya didapat dari anjing yang kena kudisan. Ini kan sudah sangat berbahaya kalau dikonsumsi. Jalan satu-satunya ya saya rasa pemerintah harus menerbitkan aturan yang tegas untuk memberangus para pedagang daging anjing ini," beber dia.

Handojo menjelaskan, anjing sejatinya bukanlah binatang yang layak dikonsumsi. Karena selain proses penyembelihannya yang terlampau sadis, anjing juga rawan terkena rabies.

Dia mengatakan, sebaran daging anjing di Semarang kebanyakan dipasok dari Jawa Barat. Ia menyayangkan kepada para pedagang yang masih nekat menjual daging anjing dengan kondisi yang memprihatinkan.

3. Dinkes: Makan daging anjing bisa terjangkit penyakit menular

Mengerikan! Daging Anjing Kudisan Dijual di Semarang  IDN Times/Wayan Antara

Menurut Kepala Dinkes Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, orang yang kerap memakan daging anjing berpotensi mengalami gangguan kesehatan.

"Kan anjing tidak layak dimakan. Itu malah bisa menimbulkan antraks, leptosirosis, dan penyakit menular lainnya. Jadi, jangan lagi dikonsumsi," Yulianto menegaskan.

Pihaknya berharap tidak ada rabies yang mewabah di Jateng. Dalam waktu dekat ia akan melibatkan dinas peternakan dan dinas pertanian untuk mendeteksi sebaran rabies di beberapa daerah.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App. Unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Mengenal Lebih Jelas Penyakit Rabies yang Bukan Hanya dari Anjing

Topic:

  • Sunariyah

Just For You