Comscore Tracker

Kemenkes Ralat Penyebab Meninggalnya Pasien di RSUP dr. Kariadi

Dari bronkopneumonia jadi flu babi

Semarang, IDN Times - RSUP dr Kariadi tiba-tiba meralat pernyataannya mengenai penyebab meninggalnya seorang pasien pria usai menjalani karantina virus corona (COVID-19). Apabila sebelumnya pihak rumah sakit menyatakan ia tewas karena bronkopneumonia, maka dalam keterangan pers yang dilakukan pada Kamis (27/2), RSUP dr. Kariadi mengatakan pasien pria itu meninggal akibat terjangkit virus H1N1 atau flu babi.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Kementerian Koordinator PMK kemarin. Ia mengaku kali ini yakin penyebab kematian adalah flu babi setelah dilakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) sebanyak dua kali. 

"Jadi ini bukan COVID-19 (Corona) tapi ketemu nya H1N1 (flu babi). Hasilnya di-PCR dua kali," ungkap Terawan di Jakarta. 

Lalu, mengapa keterangan pihak rumah sakit bisa berbeda?

1. Hasil diagnosa pasien di RSUP dr. Kariadi bisa berbeda usai dilakukan pemeriksaan di Badan Litbang Kemenkes

Kemenkes Ralat Penyebab Meninggalnya Pasien di RSUP dr. KariadiDokter Penanggungjawab pelayanan RSUP dr Kariadi saat menjelaskan diagnosa terbaru flu babi. IDN Times/Fariz Fardianto

Dokter Penanggung Jawab Pelayanan di RSUP dr Kariadi, Fathur Nur Kholis mengungkapkan telah memperoleh hasil diagnosa dari Litbangkes pada Rabu (26/2) malam. Hasilnya ada virus influenza tipe A yang bersarang pada paru-paru pasien tersebut. Virus tersebut merupakan turunan dari H1N1 alias flu babi.

"Hasil lab-nya sudah kami terima semalam. Dia positif menderita influenza tipe A atau H1N1. Itu kami dapatkan setelah ada kepastian kalau si pasien berumur 37 tahun ini negatif COVID-19. Di sampel yang sama menunjukan bahwa ada virus H1N1," ujar Fathur, saat memberikan keterangan di RSUP dr Kariadi Semarang, Kamis (27/2). 

Baca Juga: Gejala Flu Babi, Fakta Virus yang Merenggut Nyawa Pasien RSUP Kariadi

2. Pasien diduga tertular flu babi saat pergi ke Spanyol

Kemenkes Ralat Penyebab Meninggalnya Pasien di RSUP dr. Kariadipixabay.com

Pasien berusia 37 tahun itu, Fathur melanjutkan, bisa tertular flu babi diduga saat sedang melancong ke Spanyol. Ketika menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit, pasien juga mengaku sempat transit ke Dubai sebelum melanjutkan perjalanan ke Semarang. 

Flu babi, menurutnya pernah mewabah sekitar tahun 2009-2010. Di tahun ini, flu babi kembali muncul dengan menginfeksi pasien yang sempat menjalani karantina virus corona.

"Virusnya ada di Spanyol dan bapak ini kan WNI yang pernah dari Spanyol juga," kata Fathur menambahkan. 

Ia mengatakan meski masa pandeminya sudah lewat, tetapi flu babi masih bisa ditularkan melalui saluran transmisi udara. Dengan kata lain, setiap orang di Indonesia bisa tertular flu babi meski tidak bepergian ke luar negeri. 

"Penyebabnya karena ada tiga faktor. Bisa virus, bakteri dan jamur atau enzim lainnya seperti mikroorganisme atau non mikro. Itu bisa menyebabkan si penderitanya mengalami stadium ringan hingga berat. Tapi flu babi masa pandemi sudah lewat. Cuma virus itu akan mengalami mutasi," katanya memberikan penjelasan. 

3. RSUP dr. Kariadi meminta masyarakat tak paranoid

Kemenkes Ralat Penyebab Meninggalnya Pasien di RSUP dr. KariadiSuasana RSUP Kariadi di jam pelayanan pagi hari. IDN Times/Fariz Fardianto

Fathur mengakui gejala flu babi memang menyerupai virus corona yakni demam disertai batuk, pilek dan nyeri pada tenggorokan. Masa karantina yang dibutuhkan pasien yang terjangkit virus flu babi berkisar satu hingga empat hari. Ia pun meminta agar publik tidak paranoid lantaran mengetahui ada pasien yang meninggal akibat terjangkit virus flu babi. 

"Ini virus yang masa pandeminya sudah lewat. Maka tidak perlu paranoid karena pernah terjadi beberapa di antara kita. Nah, bronkopneumonia yang diderita si pasien tersebut membuat kerusakan parenkim parunya. Itu bukan virus mematikan dan penularannya tergantung daya tahan tubuh," katanya lagi. 

Baca Juga: Banyak yang Ragu! Benarkah Indonesia Bebas Virus Corona?

Topic:

  • Santi Dewi
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya