Comscore Tracker

Kedatangan Penumpang KA di Jateng Naik 48 Persen Jelang Larangan Mudik

Setiap penumpang kereta diperiksa tujuan perjalanan

Semarang, IDN Times - Menjelang pemberlakuan larangan mudik Lebaran, jumlah kedatangan penumpang kereta api di wilayah Jawa Tengah melonjak. Jumlah penumpang tersebut tersebar di sejumlah stasiun kereta wilayah Jateng.

Perlu diketahui, pemerintah telah memutuskan larangan mudik Lebaran yang berlaku selama 6-17 Mei 2021, guna mencegah penyebaran kasus COVID-19. Selain itu, pemerintah juga memberlakukan pembatasan perjalanan pada 22 April - 5 Mei 2021 dan 18 - 24 Mei 2021.

Baca Juga: Pemudik Sepeda Motor Mulai Padati Jalur Pantura

1. Jumlah penumpang kereta melonjak 48 persen jelang larangan mudik

Kedatangan Penumpang KA di Jateng Naik 48 Persen Jelang Larangan MudikPenumpang memakai masker dan pelindung wajah (Face Shield)�di Kereta Api (KA) Ranggajati relasi Cirebon-Jember saat transit di Stasiun Balapan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (14/6). (ANTARA FOTO/Maulana Surya)

Kepala PT KAI Daop 4 Semarang Wisnu Pramudyo mengatakan menjelang penerapan larangan mudik, arus kedatangan penumpang kereta api di 19 stasiun jalur Pantura Jateng wilayah Daop 4 Semarang mengalami lonjakan 48 persen ketimbang kondisi normal. Rata-rata ada 300 penumpang setiap hari.

"Lonjakan kedatangan penumpangnya gak signifikan karena masih bisa diantisipasi. Kira-kira kenaikannya 48 persen dibanding hari biasa. Sebab saat ini jumlah kereta api yang dioperasikan sangat terbatas," ujar dia saat dikonfirmasi IDN Times, Senin, 3 Mei 2021. 

2. Hanya 3 KA yang beroperasi di Daop 4 Semarang pada saat darurat

Kedatangan Penumpang KA di Jateng Naik 48 Persen Jelang Larangan MudikManajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) Sumut Divre 1 mengoperasikan kembali empat perjalanan kereta api (KA) reguler jarak menengah Sri Bilah premium relasi Medan-Rantauprapat dan Putri Deli (Medan-Tanjung Balai) dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran virus COVID-19. (ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

Wisnu mengatakan sesuai surat edaran yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan, ada verifikasi yang diberlakukan secara ketat bagi para pengguna kereta api.

"Semua kereta berhenti beroperasi pada 6 sampai 17 Mei 2021, tapi ada sejumlah pengecualian," kata dia.

Wisnu menjelaskan sesuai mekanisme yang diterapkan Kemenhub, nantinya hanya ada tiga KA yang masih beroperasi. Yaitu kereta jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek, KA Maharani, dan KA Kedungsepur. 

Ia menyebut, ketiga kereta api itu beroperasi hanya untuk keadaan darurat. Bagi warga yang hendak pulang kampung selama 6 - 17 Mei, imbuh dia, harus mengantongi izin resmi dari kantor kelurahan. Bagi ASN Eselon IV juga wajib membawa surat persetujuan dari atasannya.

"Aturan itu sudah tertuang dalam edaran yang diterbitkan Kemenhub. Maka bagi penumpang kereta api yang menempuh perjalanan dalam waktu aturan larangan mudik, jadi wajib punya surat dari lurah atau yang ASN harus dapat persetujuan dari atasannya," kata Wisnu. 

3. Penumpang kereta api wajib buktikan punya urusan mendadak

Kedatangan Penumpang KA di Jateng Naik 48 Persen Jelang Larangan MudikSuasana Stasiun Kereta di tengah pandemik COVID-19 (Dok. Humas KAI)

Selain itu, di dalam surat izin yang ditandatangani lurah, warga juga harus membuktikan sedang punya keperluan mendadak seperti sakit, saudara meninggal, melahirkan dan sebagainya. Pihaknya sebagai operator kereta api akan melakukan verifikasi yang ketat untuk mengecek kebenaran alasan penumpang kereta api melakukan perjalanan. 

"Sesuai surat edaran Kemenhub, nantinya kita lakukan verifikasi. Dan warga hanya boleh naik di kereta jarak tertentu saja. Seperti tujuan Surabaya ke Semarang dan Surabaya ke Jakarta," kata Wisnu. 

4. PT KAI beri bantuan pada porter di wilayah Jateng

Kedatangan Penumpang KA di Jateng Naik 48 Persen Jelang Larangan MudikKepala Daop 4 Semarang memberikan bantuan sembako kepada para porter di Stasiun Tawang. IDN Times/Fariz Fardianto

Demi mendukung pelayanan maksimal, PT KAI memberikan bantuan paket sembako senilai Rp328 juta kepada para porter secara serentak di semua kantor perwakilan KAI di Indonesia. 

Menurut Wisnu, porter menjadi ujung tombak PT KAI yang bertugas membantu mengangkat barang-barang bawaan penumpang kereta, sekaligus memberi informasi perjalanan dan fasilitas di dalam stasiun. 

"Di wilayah kita ada 112 porter yang dapat bantuan. Mencakup porter di Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, dan Cepu. Bantuan ini untuk meringankan beban porter yang selama pandemik terdampak penurunan jumlah penumpang kereta api," kata dia. 

Baca Juga: 1.144 Pemudik Tiba di Pelabuhan Belawan Jelang Larangan Mudik

https://www.youtube.com/embed/EXoKAQvml2I

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya