Comscore Tracker

Pesan Natal dari Uskup Agung dan Sri Sultan Hamengkubuwono X

Tema Natal kali ini mengandung unsur persaudaraan

Kota Yogyakarta, IDN Times-- Perayaan Natal tinggal menghitung jam, Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Ruyatmoko  menyampaikan pesan persaudaraan untuk umat Kristiani yang merayakannya.

Pesan itu disampaikan Uskup usai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X di Kompleks Kepatihan, Senin kemarin. Pertemuan membahas keharmonisan dan kerukunan hidup beragama, khususnya di DIY.

Uskup berharap umat Kristiani bisa meresapi makna Natal yang bertema "Hiduplah sebagai Sahabat Bagi Semua Orang”. “Artinya, bisa menjadi saudara bagi orang lain. Ini cocok dengan yang bicarakan tadi, kedamaian, keharmonisan untuk Indonesia maju," katanya.

Ia lalu mengingatkan soal deklarasi di Abu Dabi, antara Paus dengan Masjid Al Azhar, dan Ahmed Al Thayib soal persaudaraan. Di mana, deklarasi ini berusaha untuk mewujudkan kehidupan bersama yang damai dan rukun.

Selain soal kedamaian, pertemuan juga membahas rencana pemekaran Kevikepan Yogyakarta. “Kami berbincang mengenai pemekaran gereja kevikepan Yogyakarta yang rencananya kami mekarkan menjadi dua, di Yogyakarta bagian  timur dan barat,” katanya.

Baca Juga: Tak Hanya untuk Natal, 7 Manfaat Pohon Cemara yang Jarang Diketahui

1. Uskup mengajak warga Yogyakarta selalu bersyukur

Pesan Natal dari Uskup Agung dan Sri Sultan Hamengkubuwono XIlustrasi Gereja HKTY Ganjuran. IDN Times/Daruwaskita

Uskup Agung, Rubiyatmoko mengajak masyarakat Yogyakarta bisa menjadi harapan banyak orang. Daya tarik yang luar biasa sebagai pusat budaya, pendidikan dan bisa menjadikan suasana hati damai dan adem. 

“Maka jadi harapan bersama kiranya mencoba mengajak masyarakat Yogyaarta untuk menciptakan kota yang adem ayem, yang membuat orang kangen, jadi kota ngangeni. Mari kita mencoba untuk menciptakan atau menawarkan sesuatu yang baik atau yang ngangeni dengan mereka semua,” ucapnya.

2. Berharap setiap orang Kristiani dapat merayakan Natal

Pesan Natal dari Uskup Agung dan Sri Sultan Hamengkubuwono XIlustrasi toleransi beragama (IDN Times/Sunariyah)

Uskup Agung berpendapat semua warga negara Indonesia yang beragama Kristiani dapat merayakan hari raya sesuai dengan agama dan imannya. Hal ini disampaikan menyikapi umat Kristiani di Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, yang tidak bisa merayakan Natal. 

"Semua orang bisa merayakan sesuai agama dan imannya, kemarin Menag juga menyerukan soal ini maka menurut hemat saya larangan seperti itu tidak pada tempatnya terjadi di Indonesia yang sungguh menghayati atau menghargai Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Uskup Agung Semarang pun meminta kajian terkait hal ini. Pihaknya mengaku tidak bisa memberikan penilaian secara langsung tanpa ada data yang konkret.

3. Sri Sultan berharap perayaan hari Natal dapat berlangsung dengan khidmat

Pesan Natal dari Uskup Agung dan Sri Sultan Hamengkubuwono XGubernur DIY, Sri Sultan HB X. IDN Times/Tunggul Kumoro

Sementara itu, Sri Sultan HB X Gubernur DIY, berharap semua umat kristiani bisa merayakan hari Natal Sultan dalam keadaan sehat, keadaan makin baik dalam aspek hubungan kebersamaan maupun politik, ekonomi kesejahteraan dan sebagainya.

“Semoga dapat merayakan natal dengan khidmat. Setiap tahun kita selalu berharap lebih baik dalam aspek hubungan kebersamaan, politik dan ekonomi," ujar Sultan. 

Baca Juga: Warga Dilarang Rayakan Natal di Sumbar? Ini Penjelasan Menteri Agama

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya